
sandra menggandeng tangan jane untuk ke dalam sebuah bar yang letaknya dekat dengan apartemen Jane. di mana mereka sesekali dan beberapa kali mereka juga mampir ke mari jika sedang suntuk. dan karena jane yang masih saja bermuram durja dengan masalahnya yang disebabkan bajingan semacam tommy alfian .sandra membawa jane kembali berharap temannya segera bangkit dan melupakan rasa sedihnya .
yang hanya akan membuat Tommy merasa menang.karena telah memanfaatkan jane selama ini.
" Lu mau kemana" tanya Sandra.ketika Jaane
beranjak dari Sisinya
" gue mau minum banyak jawab" Jane lalu kembali melangkah meninggalkan Sandra.yang sudah menemukan pria dengan setelan jas dan wangi harum semerbak juga tampilan berkelas. dia yakin Sandra akan melupakan dirinya karena pria itu.
__ADS_1
dan berjalan menuju area bar dan duduk di kursi tinggi yang bersebelahan dengan orang pria yang di hadapannya sudah ada banyak gelas dan botol. jane menebak pria itu sudah mabuk karena terkantuk-kantuk diatas meja bar namun masih bisa didengar olehnya suara tawa dan tangisan dari pria itu.
jane meringis ,melihat pemandangan seperti itu. sepertinya pria itu juga sudah memiliki masalah yang berat dan tidak beda dengan dirinya namun dia tidak akan memperdulikan itu. lagipula masalahnya juga sudah pelik.dia tidak ingin menambah masalahnya lagi dalam hidupnya dan dia akan minum sebanyak mungkin hari ini untuk melupakan sejenak semua rasa sakit hati yang sudah ditimbulkan oleh seorang pria yang mengaku mencintai nya.tetapi malah memanfaatkan kecacatan dalam dirinya.
" tommy brengsek " umpat jane lalu dia meminum segelas alkohol yang sesaji dihadapannya
" dasar bajingan"umpatnya lagi dan meminum alkohol lagi dan lagi.seperti itu terus dan terus dan terus menerus hingga beberapa kali
" PRita kamu kembali " ucap Satia
__ADS_1
Jane tidak bisa melihat dengan jelas Siapa yang memeluknya saat ini. dan mengecup Puncak kepalanya dia juga tidak menolak karena pelukan itu sangat hangat. lagipula tenaganya sudah hilang entah kemana saat ini.
.
satya yang memeluk Jaane saat ini masih bergumam tidak jelas. hanya Satu hal yang membuat satya mengira jane adalah Prita.
adalah karena jane menggunakan dress sama dengan dress yang pernah satya hadiahkan untuk prita
setia hafal sekali dengan dress itu .sehingga begitu dia melihat seseorang wanita duduk di sebelahnya dengan menggunakan dress itu, dia mengira itu prita istrinya yang sudah meninggalkan dirinya untuk selamanya. pandangan matanya sudah tidak fokus karena alkohol ,membuatnya tidak bisa melihat jelas.dan tidak bisa melihat perbedaan antara prita dan jane.
__ADS_1
" prita ayo kita pulang " setelah puas memeluk dan mencium Jane yang dikiranya adalah prita. Satya menggandeng jane untuk ikut bersamanya .meski berjalan sempoyongan dia tetap membawa Jane bersamanya. Jaane pun tidak menolak dia sungguh tidak peduli akan dibawa ke mana saat ini .alkohol yang diminumnya sudah terlalu menguasai dirinya. Begitu tiba di luar bar, satya menelpon sopir bayaran yang bisa menggantikannya untuk mengemudi mobilnya.Dia mendudukan Jane di kursi belakang,begitu pula dirinya yang kemudian duduk disebelah Jaane menunggu sopir pengganti datang