
"aku tahu ....aku tahu kamu sudah berjuang sangat keras untuk sembuh.tapi jika ternyata Tuhan lebih sayang kamu, aku bisa apa. setiap kamu sakit aku hanya bisa menangis ,aku nggak bisa apa-apa" satrya sudah kehabisan air matanya namun masih tersisa satu tetes LG yang jatuh membasahi tanah merah dihadapan nya
"Sayang... jangan khawatir ,sesuai pesan kamu aku akan hidup baik dan membesarkan anak kita dengan baik juga. Aku janji aku janji akan tetap mencintai kamu Dan nggak ada lagi wanita yang lain menggantikanmu. Aku sayang kamu Prita Maheswari ,selamat tinggal..."ucapnya sambil bangun dari duduk nya Satya berjalan sambil terhuyung huyung
kedepannya tidak ada lagi pita yang tersenyum manis di hadapannya tidak ada lagi peristiwa yang bermain bersamanya dan anaknya tidak ada lagi Prita yang mewarnai hari-hari nya.dengsn ok angkah pelan ,Satya mulai meninggalkan tanah luas itu.dia berjanji pada dirinya sendiri akan datang.agar prita tidak kesepian
Satya pun sampai dirumahnya...matanya mengelilingi setiap bagian-bagian rumah,sambil mencari bayang-bayang wanita yang ia cintai itu.lalu langsung masuk kamar tanpa melihat Jasmine yang sedari tadi memanggil nya
#####
jane membuka pintu apartemennya, dan menemukan sandra .temannya sejak dia kuliah di jakarta.
" lu putus sama tommy "tanya sandra .
lalu masuk ke dalam tempat tinggal jane yang sudah dianggapnya rumahnya sendiri. jaane masih diam dan tidak berniat menjawab.
__ADS_1
dia berjalan menuju sofa dan mendudukkan dirinya di sana ,lalu memejamkan mata .sandra mengamati temannya itu dalam diam dan ikut duduk di samping.
" jane, elu emang harusnya udah putus sama tommy dari dulu " ujar sandra .
dia mengambil ponsel dari tasnya dan memainkannya .jane membuka matanya, setelah mendengar kalimat sandra .
"maksud lu". dia menoleh pada sandra karena heran mendengar ucapan sandra.temannya itu sangat cuek dan paling nggak mau tahu soal kehidupan percintaan janin atau orang lain.
Sandra mendongakkankepalanya dan mengalihkan fokusnya pada ponsel yang sedang dia genggam. dia menoleh pada jane yang masih melihat ke arahnya.Sandra kembali melihat pada ponselnya. jarinya membuka aplikasi pemutar suara dan menekan sebuah file suara yang telah direkam nya.
dan reaksi temannya itu, seperti dugaannya. penasaran dan terkejut juga.
"Jane... gimana gue nggak bosen .gue dapat jatah terus dari dia hahaha". Sandra menghentikan rekaman itu lagi .dan melihat jane yang sudah bergerak mendekat ke arahnya dengan wajah memucat
"lu bilang lu nggak cinta sama dia, tapi tunangan"
__ADS_1
"Yaelah ...cuma beliin cincin doang. sama pasang muka manis depan bokap nyokapnya mah nggak ribet kali. yang penting gue tetep bisa pakai dia"
" gila lu,sekalian aja nikahin aja. kalau gitu makin enak kan pakainya"
" sorry to say gue emang tunangan sama dia tapi buat nikah Gua tetep bakal pilih cewek yang bisa di kasih gue anak hahaha "
"sabis lu bro ,anak orang lo mainin "
Jaane merebut ponsel Sandra dan mematikan rekaman itu.lalu dia mendongak dan menatap pada Sandra .matanya sudah merah dan berkaca-kaca. dia sudah siap menumpahkan Bendungan air matanya .
"udah dari dua minggu lalu rekaman ini gw pengen gw kasih ke lu. tapi lu kayaknya makin lengket sama si badjingan itu. gue nggak tega buat hancurin harapan lu sorry " ucap sandra dengan berat hati
dan sekali lagi hati Jane hancur.dia sudah tidak bisa menahan air matanya yang hendak keluar untuk kesekian kalinya, selama2 hari ini .sandra yang melihat itu, langsung membawa tubuh temannya itu dalam pelukannya membiarkannya temannya itu melepaskan semua yang ada di hatinya.
" nangis aja ....nangis aja Jaane . lepasin kekesalandan kesedihan lo semuanya. setelah itu lu bangkit ,buktiin ke badjingan itu kalau lu enggak butuh cowok kayak dia .lo tuh bisa hidup tanpa cowok yang cuma nganggap elu barang doang" ucap sandra memberikan semangat buat jane
__ADS_1