Mantan BossKu

Mantan BossKu
4


__ADS_3

bangkit dan Berdiri tegap lagi setelah Kehilangan itu ternyata tidak semudah itu pikir Satria. beberapa hari setelah istrinya meninggalkan dirinya untuk selamanya. setia masih belum bisa berpikir jernih, dia bahkan tidak merawat Jasmine dengan baik seperti permintaan istrinya.


dia mengabaikan anaknya itu dan mengurung diri di apartemen yang pernah dia tinggal di saat kuliah .dia tidak membuka pintu untuk siapa pun yang datang. dia hanya ingin sendiri saat ia masih belum bisa bangkit dari ingatan dan di mana dia sendiri yang melepas alat bantu pernapasan hidung istrinya dan mendengar suara dokter yang menyatakan waktu kematian istrinya. semua itu masih jelas di ingatannya.


dia masih menatap kedua tangan kanannya dan memukul tangan itu dengan keras menggunakan tangan kirinya .karena tangan kanannya itu yang melepaskan alat bantu pernapasan istrinya dan saat ia masih merasa bersalah akan itu. rasa bersalah yang kian hari kian membesar dalam dirinya .

__ADS_1


"maaf prira.... maaf "ucapnya terus menerus.


semua orang terdekat saatnya mencoba untuk membujuk satia,namun pria itu tidak kunjung sadar dengan kenyataan yang harus dihadapi sekarang ini. untuk tetap hidup dengan baik sesuai permintaan istrinya sendiri,bahkan suara anaknya yang menangispun diacuhkan.


seminggu kemudian ketika satya sudah tercekat oleh rasa bersalahnya.pria itu membawa mobilnya menuju tempat dimana semasa kuliah di habiskan waktu malamnya .disana bar langganan nya sejak masa kuliah itu masih ada dan tetap berdiri tenggak.dan kini sekarang dia kembali lagi dengan segudang beban berat yang akan dia lupakan sejenak dengan berada di dalam tempat ini.

__ADS_1


saat ia berjalan melintasi orang-orang yang sedang berkumpul dan menari dengan iringan musik dari DJ di atas panggung beberapa kali dia mendapat colekan dari wanita-wanita berpakaian minim yang melewatinya saat ia tidak menanggapi itu karena niatnya datang ke tempat ini hanyalah melupakan sejenak masalahnya tanpa membuat masalah baru dengan terlibat dengan wanita-wanita itu saat ia memilih duduk di kursi tinggi yang menghadap barat dimana seorang pegawai pegawai sedang mengocok minuman yang menyajikan pada orang-orang yang duduk di hadapannya


"satu yang paling keras "pinta Satya pada bartender. yang kemudian ditanggapi anggukan oleh bartender itu dan mulai membuatkan pesanan Satya.


Satya tidak mempedulikan apapun yang ada di sekelilingnya. suara musik ,teriakan dan tawa orang-orang serta wanita yang beberapa kali menyapanya.

__ADS_1


Dia meminum minuman yang mengandung alkohol itu tanpa ingin diganggu oleh siapapun.sampai kemudian dia memesan berkali-kali Minuman itu pada bartender. berjajar gelas dan botol yang mengandung alkohol itu di hadapannya .matanya sudah sayu dan dirinya sudah merasa melayang saat ia sudah menyadari dirinya memang sudah mabuk berat dan mulai tidak bisa mengendalikan dirinya yang tertawa dan menangis bersamaan


__ADS_2