Mantan BossKu

Mantan BossKu
26


__ADS_3

jam 10 pagi akhirnya Jane melaju mobilnya menuju hotel dimana satya berada. dengan berat hati Jane harus menyia-nyiakan waktu liburannya bersama panji.


"maafkan mama ya panji.. " batin Jane sambil terus melaju


sampai didepan hotel ternyata satya sudah stanbay menunggu kedatangan Jane. Jane pun keluar dari mobilnya dan melambaikan tangannya pada satya. satya diam sejenak, dia melihat apa yg Jane kenakan senada dengan yang dipakai. Jane dengan kaos oblong putihnya berpadu dengan rok jeans, sedangkan satya oblong putih dengan jeans pendek.lalu mereka pun tertawa bersamaan. satya mendekati Jane.


"biar aku yang bawa Jane" ucap satya


"baiklah pak " balas Jane sambil melemparkan kunci mobilnya kepada satya


akhirnya merekapun mulai melajukan mobilnya.


"enaknya kita kemana dulu Jane " tanya satya


"kita Krisna dulu aja pak, ga lengkap kebali klo ga mampir ke Krisna " jawab Jane


akhirnya Jane memandu satya mengarahkan laju mobil dan sampailah di Krisna


"apa aja oleh-oleh yang mau bapak beli " tanya Jane


satya langsung memberikan ponsel pintarnya kepada Jane, dimana sudah banyak permintaan dari orangtua, anak dan kerabat satya untuk dibelikan oleh satya. dan dengan sigap Jane langsung mencari barang-barang yang diinginkan untuk dibeli satya, mulai dari baju, acc, tas dan terakhir Jane menuju tempat oleh-oleh makanan.saat melangkah kekounter makan Jane tidak sengaja tertabrak oleh ibu -ibu dan langsung menjatuhkan badannya kebelakang. dengan sigap satya langsung menahan punggung Jane yang hampir terjatuh.


"emmm... maaf ya mass, saya ga sengaja nabrak istrinya " ucap si ibu yang nabrak Jane.


mendengar ucapan si ibu Jane langsung membelalakan matanya.


"saya bu.... " belum usai ucapan Jane, satya langsung memotong ucapan Jane


"iya ibu gapapa istri saya gapapa ko " ucap satya sambil tersenyum dan memeluk Jane dari belakang. mendengar ucapan satya Jane serasa ta percaya dengan apa yang dia dengar dan langsung dibuat salah tingkah oleh tingkah laku satya. Jane langsung melepaskan pelukan satya dan berlari pelan sambil memilih makanan. belanjaan satya sudah 1 troli. dan akhirnya merekapun selesai berbelanja dan langsung menuju pantai Kuta sesuai tujuan awal satya.


berhubung mereka pergi hari minggu jalanan kuta tampai ramai, satya meminta dibukakan makanan yang mereka beli tadi. Jane memberikan makanan kepada satya, namun satya meminta disuapin oleh Jane, dengan berdalih sedang menjadi driver hingga tangannya ta bisa memegang makanan. akhirnya Jane pun menyuapi makan kemulut satya.tapi lagi-lagi Jane dibuat salah tingkah oleh kelakuan satya, gimana tidak... saat Jane menyuapi satya, satya menahan tangan Jane lalu mengulumnya.karena ada remahan makanan yang tersisa.jane menarik tangannya dan langsung mengarahkan pandangan nya pada jendela mobil.


"Jane lagi,saya masih lapar " pinta satya

__ADS_1


"bapak suap sendiri aja " jawab jane


"saya kan ga bisa Jane " ucap satya


"Bapak kamu bisa pakai 1 tangan, tangan yang satunya bisa buat makan " jelas Jane yang ta mau kalah


" ga bisa Jane nanti klo kita kenapa-napa


gimana "jelas satya.


Jane yang mendengar ucapannya langsung kembali menyuapi satya sambil memajukan mulutnya


" tapi jangan dimakan juga tangan saya pak.. bapak ga bisa bedain apa yang mana makanan sama tangan saya" pinta Jane yang masih kesal


satya terkekeh mendengar ucapan Jane..


"abis tangan kamu manis Jane, jadi aku keterusan deh ngulum nya" jawab satya sambil terkekeh menggoda Jane. Jane yang mendengar hanya mendengus kesal


"pak kita parkir disini aja, nanti ke kutanya kita jalan kaki aja " pinta Jane


jalanan tampak ramai mobil hingga motor pun kadang melewati trotoar. mereka berjalan berdampingan, ta beberapa lama saat mereka jalan, Tiba-tiba ada motor yang melaju begitu saja tanpa klakson.tanpa aba-aba satya langsung menarik Jane dalam pelukannya. kedua mata merek Bersidobrok membuat satya langsung melepas kan pelukannya dan menggaruk teengkuknya yang ta gatal.


"akhirnya... " ucap Jane langsung duduk di pasir putih kuta. satya tersenyum melihat Jane sambil ikut mendudukkan dirinya disamping Jane.namun entah kenapa mereka hanya terdiam.mereka sibuk dengan pikiran masing-masing.satya sering mencuri pandang begitupun sebaliknya.


"jane, setelah kamu risain kamu


sibuk ngapain aja " satya memulai pembicaraan setelah lama mereka terdiam.


"ga ada yang spesial ko, saya melalui hari-hari seperti biasa. dari pagi hingga malam untuk bekerja " balas Jane sambil tersenyum


"pernahkah kamu memikirkan aku Jane" tanya satya ragu.


Jane hanya tersenyum tanpa jawaban. keadaan sepertinya memihak pada Jane, karena selang pertanyaan satya ada beberapa pengamen yang datang diantara mereka.beberapa pengamen itu membawa alat musik berbeda-beda, mereka bernyanyi sambil berjoget-joget.jane dengan reflek menggoyang-goyangkan tangannya mengikuti musik dan satyapun tertawa dan akhirnya merekapun melupakan pertanyaan yang diucapkan satya tanpa jawaban.

__ADS_1


akhirnya sunset kuta mulai muncul, Jane dan satya sangat menikmati sunset dipantai kuta, namun mata satya beralih pada Jane... satya lama menatap Jane, menatap dengan penuh kerinduan. Jane pun yang merasa ada sepasang mata yang sedang mempertahankan nya dan berbalik melihat kepada sosok tersebut namun pandangan satya pun tetap tidak beralih. satya yang sudah menahan kerinduannya pada Jane langsung mendaratkan ciuman pada bibir Jane. Jane pun memejamkan matanya dan menikmati ciuman satya. namun tiba-tiba angin kencang datang meniup pasir yang ada disana... tubuh mereka pun penuh dengan pasir. merekapun langsung berdiri membersihkan tubuh mereka dari pasir.


"kita sudah harus pulang nih pak, badan saya sudah penuh pasir" ucap Jane


"sebaiknya kamu mandi dulu sebelum kamu pulang Jane, apa kamu mampir aja kekamar hotelku menginap Jane tuk membersihkan badan kamu ''jelas satya


Jane pun berpikir sejenak , klo Jane harus pulang dengan penuh pasir apa kata ibunya. sedangkan Jane izin pergi untuk bekerja lembur hari ini.


" baiklah pak, saya bisa numpang membersihkan badan saya ditempat bapak menginap"ucap Jane


merekapun langsung pulang menuju hotel dimana satya menginap. sampai dikamar, satya langsung memberikan handuk dan baju yang mendadak dibelikan satya di basement hotel yang menjual cinderamata khas bali. Jane pun langsung menuju kamar mandi.setelah merasa tubuhnya sudah bersih Jane pun keluar dari kamar mandi. mata Jane langsung menuju satya yang sedang duduk diujung ranjang.


"sudah bersih " tanya satya


"sudah pak, tapi yang dikepala kayanya ga sepenuhnya bersih, mungkin saya harus membersihkan disalon " jelas Jane sambil tersenyum


"sepertinya saya juga harus mandi, badan saya juga penuh dengan pasir " ucap satya


"iya Pak, itu dikuping bapak memang


ada pasirnya " balas Jane


"mana " tanya satia sambil meraba kebelakang kupingnya


"itu pak " ucap Jane sambil menunjuk


"ini" usap satya kembali kebagian laen kupingnya


"bukan... itu.. " akhirnya Jane pun mendekat dan menunjukkan kembali


"ini " satya kembali mengusap dibagian yang salah. akhirnya Jane mengarahkan tangan satya dibagian belakang kupingnya yang berpasir. tanpa sadar wajah keduanya hanya berjarak satu jengkal.mata mereka Bersidobrok, badan mereka mematung sejenak, namun tangan kanan satya langsung menarik tengkuk Jane, dan ******* bibir Jane dalam -dalam, Janepun membalas cium-cium satya.. dan permainan mereka semakin memanas,.. tapi tiba-tiba Jane mendorong tubuh satya hingga pelukannya terlepas.


"harusnya kita tidak. melakukan kesalahan untuk kedua kalinya, karena saya sudah memiliki kekasih" ucap Jane dengan nafas yang masih tersenggal -senggal

__ADS_1


"yang lalu biarlah berlalu, jika dimasa depan kita bertemu lagi. anggap ini tidak pernah terjadi. dan anggap kita tidak saling mengenal " pinta Jane sambil mengambil tasnya dan pergi meninggalkan satya


__ADS_2