Mantan BossKu

Mantan BossKu
29


__ADS_3

". Denis. " seru jane melihat siapa yang berdiri dihadapannya sekarang


Denis tersenyum melihat Jane yang terkejut


"waw...nggak nyangka bisa ketemu kamu di pernikahan temen kuliahku.untung saja aku tidak mangkir dari undangan ini.jadi aku bisa ketemu sama kamu lagi " ujar denis sambil tersenyum


Jane ikut tersenyum " jadi temen kuliahmu memepelai yang mana ?" tanya jane


" jadi temen kuliahku yang pria.kami satu organisasi. meski tidak akrab karena aku masuk ke BEM meskipun banyak anggotanya ,tapi dia ternyata dia masih ingat aku." jelas denis


"Jane"


baik Jane maupun Denis menoleh kearah suara yang memanggil nama Jane. disana ada marsha yang mendekat ke arah mereka .


" siapa " bisik marsha dengan tarlingan mata menggoda Jane. tentu jane menjadi salah tingkah. marsha pasti salah paham


" mbak ini denis temen aku dari jakarta


dan denis ini mbak marsha .pemilik wo tempat aku kerja " ucap Jane memperkenalkan kedua orang


yang berdiri didekat nya


Denis dan Masha saling berjabat tangan dan menyebut nama masing-masing .

__ADS_1


" Oke deh Jaane, kamu bisa pulang sekarang karena sudah jam 10 malam. kasihan Panji "kata Marsha menyuruh Jane untuk menyerahkan pekerjaannya padanya


" lo...mba, Kan aku jadi ketuanya. nggak bisa dong aku pulang gitu aja " tanya jane heran


" dah pulang aja, barusan Mama kamu telepon ke aku .Katanya Panji rewel dan nggak mau tidur. dia nangis terus " jawab Marsha menjelaskan situasinya


jane menutup mulutnya dan tangannya,karena terkejut .mimik wajahnya langsung berubah


khawatir


"panjy rewel mbak? kenapa Mama telepon Mbak Marsha " tanya jane sambil merogoh tas kecil yang dipakainya .


dan Jane melihat pada ponselnya yang menunjukkan 15 panggilan tak terjawab Dan ponselnya dalam mode silent. itu pasti karena tadi dia sempat bertemu dengan mempelai dan berdiskusi sebentar .sehingga dia memastikan dering ponsel nya


"Ya ,pulang aja. teman-teman yang lain pasti bisa ngerti kok " jawab marsya


" maaf banget Mbak, aku jadi ngerepotin dan makasih udah kasih izin aku.aku pulang sekarang ya Mbak " kata Janet. tidak enak


"eh... tunggu kamu gimana pulangnya .tadi kita kan rombongan pakai mobil kantor kesini ."


marsya mencegah jane yang sudah akan angkat kaki dari hotel


" saya akan antar Jane "

__ADS_1


Jane dan Marsha menoleh pada denis yang terlupakan kehadirannya, karena pembahasan soal Panji


" Nah kamu bisa pulang sama Denis ja jane.


aku juga khawatir, kalau kamu naik ojek online" tutur Marsha.


"tapi....."


". ayo .." ucap Denis


belum Jane menyelesaikan ucapannya Deni sudah menarik tangan Jane


" kami duluan " kata Denis pada Marsha yang tersenyum jahil pada jane. yang Pasrah aja saat ditarik tangannya oleh Dennis


########


satya merasakan tubuhnya ditimpa sesuatu, ketika dia membuka mata dia akhirnya tahu siapa yang sedang tidur di atas tubuhnya.siapa lagi jika bukan Jasmine, Putri sematawayangnya. entah bagaimana dia bisa tidur di atas tubuhnya.


Padahal tadi Jasmine bisa tidur bersisian dengannya. Satria melihat jam yang tergantung di atas tembok yang menunjukkan pukul 10.30 malam.


kepalanya terasa pening dan badannya masih terasa lemas juga panas .sudah sejak tadi siang dia merasakan hal ini.dan puncaknya sore tadi ketika jam kerja Sudah habis .meski ada hal yang seharusnya diselesaikan dan seharusnya dia lembur tapi ternyata tubuhnya menolak .satya pulang ke rumah orang tuanya karena Jasmine ada di sana dan dia juga butuh seseorang untuk merawatnya.


pada keadaan seperti ini tentu saja Mamanya sudah sering memberi wejangan pada setya untuk cepat mencari pendamping agar bisa merawatnya.Satya dan Jasmine dan Satya akan membalas wejangan itu Dengan mengatakan bahwa dia bisa menemui dokter dan meminta perawatan Jika dia sakit .lalu ibunya akkan memukul kepala Satria tanpa aba-aba seolah ingin menyadarkan otak Satya. dokter tidak bisa menjaga setya 24 jam dan tidak bisa setiap hari melakukannya

__ADS_1


__ADS_2