Mantan BossKu

Mantan BossKu
37


__ADS_3

" Kamu melamun


ditanya satya yang tak kunjung


mendapatkan perhatian Jane,


"Ah.tidak. Saya hanya sedang berpikir" Jawab


...Jane....


...Satya memundurkan wajahnya sehingga Jáne...


Bisa kembali duduk dengan normal,


Tapi tatapan mata pria itu tidak mampu Jane terima .


karena terlalu lekat dan membuatnya


menunduk sambil memainkan sedotan


dari minuman teh yang dibelikan dengan


...uang satya....


"Jane."


"Hmm?"


Jane meruluk dalam hati kenapa suasana


mendadak canggung seperti ini? Kemana keramaian


pantai Kuta yang menyambut mereka tadi? Kenapa


juga Satya betah sekali menatapnya seolah Jane


bisa hilang disedot cahaya dari ufo milik alien?


"Terimakasih sudah meluangkan waktumu


untuk menemaniku


" Ya ah.. sama-sama"


"Kamu tidak lelah 'kan mengikutiku seharian


Jane lelah sebenarnya, apalagi mengingat ada


...Panji yang dia tinggalkan di rumah seharian. Dia...


...kangen dengan anaknya yang lucu itu....


...Satya yang melihat Jane tiba-tiba cemberut...


...dan menghela nafas berat pun menjadi merasa...


...bersalah....


"Maaf Ya.. saya sudah mengganggu


waktumu "


Jane merapikan anak rambutnya yang mnutupi


wajah dan menatap Satya lagi.


..."Tidak papa, saya...


...juga sudah menyanggupinya"...


...Namun angin bertiup lagi dan menerbangkan...


...anak rambut Jane yang sudah dirapikan oleh wanita...

__ADS_1


...itu, Satya yang melihatnya, bergerak untuk...


...merapikan anak rambut itu dan menepikannya di...


...telinga Jane....


...Jane tentu saja terdiam dan meremang ketika...


...Satya dengan sengaja mengusap tellnganya. Mata...


...mereka saling bertatapan satu sama lain, kemudian...


...entah bagaimana wajah mereka sudah sangat dekat...


...saat ini posisinya. Memanfaatkan kewarasan yang...


...Sudah tinggal beberapa persen saja di otak Jane...


...Kini dia memalingkan wajahnya tepat ketika bibit...


...mereka hampir bersentuhan....


...Tapi Satya langsung meraih dagu Jane...


...sehingga kini wajah mereka kembali bertatapan...


...dengan posisi yang sangat dekat. Satya tahu...


...tindakan yang akan dilakukannya ini sangatlah...


...lancang, tapi dorongan di dalam hatinya tidak bisa...


...dia abaikan. Dan saat ini perhatiannya terfokus...


...pada bibir Jane yang sejak tadi menarik...


...perhatiannya....


...sekali tidak menolak lagi, Tapi tiba tiba ada hujan...


...pasir...


...Bukan, tapi ada seorang anak kecil yang...


...berjongkok di belakang mereka dan manyiprati mereka dengan pasir...


...Jane dan Satya langsung menutupi wajah...


...mereka dan mencoba menghindari dan cipratan pasir...


...yang dilakukan oleh anak kecil Yang saat ini tertawa dengan apa yang, dilakukannya...


..."Aduh, Boni., Ya ampun."...


...Lalu seorang...


...bertubuh agak gempal berlarían menuju anak itu...


...dan langsung memegang tangan bocah kecil itu...


..."Boni, ih anak ibu kok pinter banget main pasirmya...


...Satya menurunkan tangan yang dia gunakan...


...untuk menghalangi wajah dan rambutnya dari pasir....


...Kini dia melíhat bocah kecil itu sudah berhenti...


...melakukan kegiatan yang m**kniatnya untuk...


...merasakan bibir Jane....


..."Maaf mas, mba.. ya ampun.- anak saya eni...

__ADS_1


...ganggu kalian pasti,.. maaf ya.. silahkan...


...dilanjutkan." Setelah meminta maaf dan...


...menanyakan Jane yang rambutnya penuh pasir,...


...wanita itu berbalik pergi membawa anaknya yang...


...bernama Boni....


..."Kamu nggak papa?" Tanya Satya sambil...


...meringis melihat rambut Jane kini ada pasirnya...


...Tidak terlalu banyak tapi jelas susah untuk...


...dibersihkan...


...Jane masih berusaha menghilangkan pasir dari...


...rambut panjangnya, ditanyai begitu oleh Satya...


...membuat bahu Jane meluruh. Dia juga tidak berani...


...mendongak karena beberapa orang memperhatikan...


...mereka meski suasananya sudah hampir gelap tapi...


...kejadian tadi pasti masih bisa dilihat....


..."sebaiknya kita pulang saja "Usul Satya,...


...Jane mengangguk setuju dan menerima uluran...


...tangan Satya untuk membantunya bangkit dari...


...pasir Tapi tautan tangan mereka itu tidak kunjung...


...lepas sampai mereka tiba di samping mobil dan...


...Satya membuka pintu mobil untuk Jane...


..."Apa masih banyak?" Tanya Jane pada Satya...


...mengenai jumlah butiran pasir di rambutnya....


...Tangan Satya bergerak menuju puncak kepala...


...dan mengusap butiran pasir yang tertinggal...


...disana, sementara Jane terdiam dengan tindakan...


...satya itu....


"Apa kamu mau mampir mandi di hotel tempat


sayaa menginap? Sepertinya kamu tidak bisa pulang


degan kondisi seperti ini." Ujar Satya.


Jane mendongak, dia berpikir apa dia harus


sampai mampir ke kamar hotel Satya dan mandi


disana? Dia ingin pulang saja, tapi apa yang akan dia


kata kan pada mamanya tentang kondisi rambutnya


"Kita akan ke hotel saja" Putus Satya tanpa


menunggu pendapat Jane.


 

__ADS_1


__ADS_2