
Selva terus berlari mengejar Ratna yang tidak lagi terlihat oleh pandangannya. Ia mencari-cari ke seluruh ruangan dan lorong rumah sakit namun tidak juga menemukan keberadaan Ratna.
Setelah berpikir sejenak, Selva teringat akan kata-kata Ratna yang mengatakan Roni telah tiada, Untuk itu Selva berniat untuk mencari Ratna di kamar jenazah. Namun baru beberapa langkah iaberlari, Maria berteriak memanggil Selva.
"Selva..."
Selva yang mendengar pun menghentikan langkahnya dan berbalik mendekati Maria.
"Aku sudah menghubungi pengacara semua akan baik-baik saja," ucap Maria.
"T-tapi anak ku?"
"Anak mu ada di sini."
Mendengar suara Ratna, Secara bersamaan Selva dan Maria menoleh ke sisi kanan mereka dimana Ratna berdiri menggandeng Selvi.
"Selviii..." Selva melangkahkan kakinya untuk mendekati mereka namun Ratna langsung menghentikannya.
"Tunggu!" tegas Ratna mengangkat kelima jarinya kearah Selva.
__ADS_1
"Kamu bisa mendapatkan anakmu, Tapi berikan uang yang Aku inginkan."
"Kamu masih berani memeras kami?" disaat Selva bingung dengan permintaan Ratna, Maria langsung menyela pembicaraan.
"Tidak. Aku tidak akan memeras kalian. Tapi Aku minta kalian menanggung semua biaya pemakaman Mas Roni. Selain itu Aku juga butuh biaya untuk melanjutkan hidup ku. Yah anggap saja itu kompensasi selama aku mengurus anak Selva."
"Apa kamu tidak sedang merencanakan sesuatu? Kenapa kamu tiba-tiba berubah pikiran?" tanya Maria memastikan.
"Tidak. Aku hanya berpikir ulang atas apa yang Aku rencanakan sebelumnya. Aku yang tidak memiliki cukup banyak uang bagaimana mungkin bisa melawan keluarga Narendra, Di tambah lagi dengan bukti yang Nyonya Hilda tunjukkan. Aku tidak mau karena ketamakan ku justru membuat ku tidak mendapatkan sepeserpun. Atau lebih parahnya lagi kalian akan membuat ku kembali merasakan dinginnya jeruji besi."
Mendengar itu Maria tersenyum smirk. Ia pikir Ratna masih memiliki cadangan lain untuk memeras mereka. Tapi ternyata Ratna tak selicik yang ia pikirkan.
"Apa, Perjanjian tertulis?"
"Yah, Hitam di atas putih. Dengan di saksikan oleh seluruh keluarga dan juga pengacara kami yang akan segera datang "
Ratna terdiam mendengar permintaan Ratna, Ia pikir tidak perlu adanya hitam di atas putih atau pun semacamnya. Namun seperti yang sudah ia katakan kepada Maria. Akhirnya Ratna setuju dan mengikuti Maria yang membawanya kembali ke ruangan Marvin.
Melihat kedatangan Selva bersama Ratna dan putri kecilnya, Marvin tersenyum. Hatinya merasa cukup lega karena tidak terjadi apapun pada mereka. Namun tidak seperti Marvin, Narendra justru merasa kesal sekaligus penasaran untuk apa mereka kembali.
__ADS_1
"Maria, Untuk apa kamu membawa mereka kembali ke sini?" tanya Narendra.
"Kita akan menyelesaikan masalah ini Pa."
"Setelah Hilda membawa bukti, Masalah ini akan semakin mudah diatasi oleh pengacara keluarga kita, Jadi tidak perlu membawa mereka kemari."
"Papa benar, Tapi jika masalah ini bisa di selesaikan dengan damai Kenapa kita harus melibatkan polisi, Biar bagaimanapun Ratna sudah mengasuh anak Selva."
"Anak Selva tidak ada hubungannya dengan keluarga kita!" tegas Narendra.
"Tapi dia memiliki hubungan dengan ku." saut Hilda memotong ucapan Narendra. Membuat Narendra tercengang.Tak terkecuali dengan Marvin dan semua orang yang merasa heran kenapa tiba-tiba Hilda peduli dengan cucunya.
"Hilda kamu..." ucap Narendra yang tidak bisa melanjutkan pertanyaannya.
"Yah, Aku tahu selama ini Aku tidak peduli dengan Selva maupun anaknya yang merupakan cucu kandung ku, Tapi setelah Aku kehilangan semuanya, Suami, Anak, Harta bahkan cinta darimu membuat ku sadar jika apa yang terjadi dengan ku bisa saja karena dosa ku kepada anak yang tidak berdosa ini." dengan mata berkaca-kaca, Hilda berlutut di depan Selvi dan menyentuh dagu mungilnya.
"Sayang... Ini nenek. Maafkan Nenek jika selama ini Nenek tidak mengakui kehadiran mu..." ucapan dengan nada sedih dan penyesalan membuat Selva termangu menatap Hilda. Dalam hatinya Selva bertanya-tanya bagaimana bisa Hilda bisa berubah secepat itu, Apakah ia benar-benar menyesali perbuatannya atau hanya sekedar berakting dengan tujuan lain.
Bersambung...
__ADS_1