Mata Hati Dan Jantung Mu Milik Ku

Mata Hati Dan Jantung Mu Milik Ku
1.Bab 1


__ADS_3

Tidak.....teriak amelia saat mendengar kabar yg menimpa roby dan keluarganya.amelia menangis histeris saat mengetahui bahwa mobil yg di kendarain roby dan keluarganya menggalami kecelakaan.amel sangat terpukul karena di hari pernikahan yg telah di rencana kan dengan matang menjadi musibah yang memilu kan


Amel yang di temani oleh sahabat nya susi menuju ruang UGD, di depan ruangan itu amel terduduk lemas tak bertenaga air mata terus membasahi pipi nya.


Sudah satu jam amel menunggu di tempat itu namun belum terlihat ada dokter atau suster yg keluar dari ruangan tersebut.


"mel... Sebaiknya kamu makan dulu, karena sejak tadi kamu belum makan nanti kamu sakit"susi memberikan makanan kepada amel


Amel tidak merespon ucapan susi, dirinya hanya terduduk lemas tak berdaya, amel merasa separuh jiwanya hilang, air matanya masih saja membasahi pipinya seolah tidak pernah kering sampai matanya bengkak

__ADS_1


Susi merasa ibah melihat nasib yang di alami oleh sahabatnya itu. Susi sangat prihatin melihat keadaan amel yang sangat brantakan dengan gaun pengantin yang masih menempel di tubuhnya dan meap yang sudah blepotan karena air matanya, kondisinya sangat memperhatinkan. Susi menyentuh bahu amel dengan lembut membuat amel sadar dari lamunanya.


Amel menangis di pelukan susi dengan pilu hingga menyayat hati setiap orang yang mendengar nya.


"amel…sebaiknya kamu bersihkan terlebih dahulu tubuh mu, ini aku sudah bawakan baju ganti buat kamu"ucap susi seraya memberikan begpaper kepada amel.


Amel menerima begpaper itu dengan ragu karena amel tidak ingin meninggalkan tempat itu.


Dengan langkah gontai amel menuju kamar mandi.

__ADS_1


Amel dan roby telah berpacaran selama tiga tahun mereka saling mencintai, walaupun amel tumbuh di panti namun keluarga roby dapat menerima amel dengan baik karena keluarga roby dapat melihat bahwa amel itu gadis yang cantik dan baik hati serta penyayang.


Amel berkerja di sebuah kafe ternama di kota Jakarta dan tinggal di sebuah kontrakan yang sangat sederhana tapi bersih dan sangat nyaman tempat itu banyak di hiasi oleh berbagai warna bunga mawar, karena amel gemar menanam bunga.


Amel keluar dari kamar mandi dalam ke adaan sangat segar dan cantik. Amel menggunakan kaos oblong dan celana jeans yang sangat sederhana, rambut panjangnya yang semula di sanggul kini terurai dengan indah, wajah yang tadinya penuh dengan meap kini putih bersih, amel tampak sangat cantik walaupun wajah nya tanpa di hiasi oleh bedak,bahkan mata nya yang bengkak itu tidak mengurangi kecantikan wajah nya


Amel berjalan menuju ruangan UGD dan di sambut dengan senyuman oleh susi.


"kamu makan dulu, aku tidak mau terjadi sesuatu pada mu"ujar susi serta memberikan kotak makanan tersebut ke tangan amel.

__ADS_1


Amel dan susi sama sama tumbuh di panti asuhan, karena itu mereka saling menyayangi satu sama yang lain bagaikan seorang saudara


Amel berpikir apa yang dikatakan oleh susi itu benar dirinya harus tetap kuat dan tegar agar dapat merawat roby, amel menyelesaikan makannya dengan cepat dan duduk di samping susi seraya bersandar di bahu sahabat nya itu seolah-olah mencari tempat untuk melepaskan kesediaan nya


__ADS_2