
"mel …kamu yakin mau keluar dari tempat kerja itu, padahal posisi kamu dikantor sudah bagus loh,lagian cari kerja sekarang itu susah mel sebaiknya kamu pikirkan dulu deh "susi memberikan pengarahan kepada amel
"aku sudah yakin sus, aku gak mau selalu terbayang sama mas roby, kamu tau kan kalau di kantor itu banyak kenangan indah kami "amel asik dengan benda pipih yang ada di tangannya
"lalu kamu mau kerja apa "susi yang lagi sibuk menyiapkan makan malam
"belum tau, ini lagi nyari lowongan "amel berjalan mendekati susi.
"sus ada yang bisa aku bantu"amel mengalihkan pembicaraan mereka karena otak nya lagi jenuh dan dirinya tidak mau mikir yang berat berat untuk saat ini.
"gak ada mel, semuanya sudah selesai sebaiknya kamu duduk saja"susi berceloteh seperti burung, membuat amel terhibur
__ADS_1
Amel bahagia punya sahabat seperti susi, walaupun susi bawel namun kebawelanya itu dapat menghibur diri nya bahkan membuat dirinya gemes
"baik nyonya "amel bercanda untuk menggoda susi
"amel…"teriakan susi dengan bibir manyun dan kaki di hentak hentakkan saat berjalan.
"itu bibir awas jatuh sus"amel terbahak-bahak melihat wajah manyun sahabatnya itu
Susi merasa bahagia dapat melihat amel tertawa lepas, tawa yang hilang semenjak kepergian roby
Dua orang gadis yang cantik itu asik dengan makanan yang ada di hadapannya, mereka makan dengan lahap
__ADS_1
Tidak butuh waktu lama mereka selesai makan dan susi membersihkan bekas makan mereka lalu kembali ke kamar masing-masing.
***
Satu bulan telah berlalu kejadian yang menimpa andika dan sekarang andika sudah di ijinkan untuk pulang dari rumah sakit, satu bulan andika di rawat di rumah sakit xx agar andika benar-benar pulih dan dapat berkerja kembali.
"ma…dika langsung ke kantor aja ya "sebenarnya andika sudah sangat bosan di rumah sakit, Cuma sang mama selalu saja memaksa jadi tidak bisa menolak ke inginnya, andika tidak ingin membuat hati mama nya bersedih
"sebaiknya selama dua hari ini kamu istirahat dulu di rumah setelah itu kamu boleh kembali ke kantor"Ningsih menegaskanya kepada putranya tanpa ada penolakan
"ma…dika udah satu bulan istirahat, pasti berkas yang harus dika periksa itu sudah menumpuk"andika memelas agar mamanya mengijinkan nya kekantor
__ADS_1
"kamu tidak perlu banyak alasan, Papa masih bisa menghendel semua kerja kamu di kantor "Ningsih tau kalau andika sangat pekerja keras, kalau sudah di depan meja kerja nya andika bisa lupa segalanya oleh karena itu Ningsih ingin putranya istirahat total sebelum kembali lagi dengan kerjanya
Andika terlihat murung sebenarnya kantor itu hanya alasan belaka buat andika, tujuan utamanya adalah kekasih nya rosa karena sudah satu bulan dirinya tidak bertemu dengan kekasihnya itu dirinya hanya bisa bercengrama melalui hp saja, ditambah lagi rosa juga lagi sibuk melakukan pemotretan di luar kota, walaupun rosa sibuk dengan jadwal pemotretan nya yang membuat mereka jarang bertemu namun andika sangat cinta kepada rosa, hubungan mereka sudah terjalin selama dua tahun namun hingga saat ini masih belum mendapatkan restu dari orang tua andika,dirinya berpikir suatu saat nanti pasti orang tua nya akan menerima kehadiran rosa