
Hati Ningsih hancur saat melihat keadaan putranya yang terbaring tidak berdaya, wajah tampan nya pucat seolah tidak di aliri darah
Ningsih yang semula ada dalam dekapan suaminya kini berjalan mendekati ranjang di mana andika terbaring, di elus wajah tampan putra nya dengan penuh kasih, di lihat nya monitor pemacu jantung nya berdetak sangat lambat, Ningsih menangis terseduh saat menggenggam tangan putranya.
"ma…jangan terus menangis nanti mama sakit, papa janji akan mengembalikan putra kita seperti semula, sebaiknya kita berdoa semoga kita cepat mendapat kan pendonor buat anak kita "Arga menyentuh bahu istrinya untuk memberikan ketenangan
"selamat malam tuan Arga "seorang dokter datang menyapa Arga dengan wajah berbinar
"maaf tuan kami mengganggu anda, ada salah satu keluarga pasien yang mau pendonor kan organ tubuh nya buat putra anda "ucapan dokter tersebut membuat Arga dan Ningsih terkejut, mereka tidak menyangka ada orang sebaik itu mau mendonorkan organ tubuhnya.
__ADS_1
"siapa orang itu dok, dan apa syarat yang dia mau atau dirinya mau saya bayar berapa"ucap Arga dengan penuh antusias
"dirinya tidak meminta apa pun, dirinya melakukannya dengan ikhlas tanpa meminta bayaran. "jawab dokter tersebut.
"siapa mereka dok. "Ningsih berdiri dari duduknya karena tidak sabar ingin mengetahui siapa gerangan malaikat penolong buat putranya itu
"keluarga korban kecelakaan,dia adalah tuan roby, calon istri nya menyumbangkan organ tubuh tuan roby buat anak anda, dan kami telah mencek ke cocokan organ tubuh nya dengan putra anda, dan kami telah menyiapkan berkas yang harus anda tanda tangani untuk pernyataan bahwa transplantasi ini sah bukan ilegal "dokter boy menerangkan dengan detail.
Dengan cepat Arga menanda tangani berkas tersebut, dirinya tidak mau mensiasia kesempatan yang datang buat putranya.
__ADS_1
"sebaiknya tuan dan nyonya menunggu diluar "ujar salah satu perawat yang ada di dalam ruangan itu.
Sementara perawat menyiapkan perlengkapan pasien untuk melakukan transplantasi. Arga menuntun istrinya buat keluar dari ruangan itu agar para dokter dan perawat dapat segera melakukan transplantasi pada putra nya.
Setibanya di luar Arga melihat amel yang sedang berbicara dengan amel dan amel sedang menanda tangani berkas yang sama dengan berkas yang Arga tanda tangan tadi.
Melihat itu Ningsih langsung memburu amel dan memeluk nya dengan erat
"terima kasih banyak nak,kamu itu malaikat penolong buat anak kami"arga juga melakukan hal yang sama seperti istrinya memeluk amel dengan erat seraya mengelus rambut amel dengan penuh kasih.
__ADS_1
"nak amel kami mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang kamu berikan kepada kami, kami tidak tau apa yang bakal terjadi pada putra kami bila tidak mendapat pendonor, sekarang kamu boleh meminta apapun kepada kami sebagai ucapan terima kasih kami kepada mu "Arga tidak peduli bila nanti nya amel meminta seluruh harta kekayaannya yang paling penting bagi nya adalah kesembuhan putra nya.
"sebelum nya saya mengucapkan terima kasih banyak pada tuan dan nyonya, namun saya tidak menginginkan apa pun saya melakukan nya dengan tulus dan ikhlas "amel mengatakan dengan wajah tersunyum membuktikan bahwa dirinya benar benar ikhlas.