Mata Hati Dan Jantung Mu Milik Ku

Mata Hati Dan Jantung Mu Milik Ku
Bab 17


__ADS_3

"aku perhatikan sejak rapat tadi kamu tidak konsentrasi ada apa "thomy bertanya karena tidak biasanya andika seperti itu, dirinya selalu koefisien dalam kerjanya dirinya bisa membedakan masalah pribadi dengan pekerjaan.


"apakah kamu mengenal pelayan kafe XX tadi"


"entah kenapa jantung ku berdetak dengan cepat saat melihat dirinya"andika bersandar belakang supir pribadinya sambil memegang dadanya.


"mungkin kamu jatuh cinta pada pandangan pertama "thomy menjawab dengan asal


"tapi rasanya tidak mungkin karena aku sudah punya kekasih. "elak andika


"kekasih yang mana, kekasih yang demen morotin kamu ". Sindir thomy.


Andika geram menderangar ucapan thomy yang merendahkan rosa kekasihnya itu


"diam kamu, mau aku pecat kamu"andika menendang tulang kering kaki thomy


"sialan sakit tau"thomy meringis menahan sakit.


"bodoh amat, berani kamu hina pacar gue aku ceburin kau ke laut"andika mengancam


"bucin,. "balas thomy singkat.

__ADS_1


Sedangkan di tempat lain amel merasa bahagia dapat melihat mata berwarna coklat yang teduh yang selalu dirinya rindu. Sudah satu bulan lebih amel tidak pernah melihat mata indah itu.


"mas aku rindu "mata amel mulai mengembun, jari nya menyentuh cincin pertunangan mereka yang masih bersemayam di jari manis nya


"seandainya kamu yang masih ada pasti kita sekarang udah bahagia "


"mel…pak menejer mencari mu"suara manda membuyarkan lamunanya


"ad, ada apa manda"amel gugup


"apa kamu baik baik aja mel"


"Emmm"amel hanya mendehem untuk menghilangkan rasa groginya karena dirinya ketauan duduk santai di taman sementara rekan-rekan kerjanya lagi sibuk


"kira-kira ada apa yah, jadi gugup ni"amel merasa kuatir


Dengan tergesa-gesa amel menuju ruangan menejernya


Tok tok tok


"masuk"balas suara di dalam ruangan tersebut

__ADS_1


"siang pak, "sapa amel dengan sopan pada Pria dewasa yang menjadi bos nya itu


"kamu antar kan berkas ini ke perusahaan AP grub pak pratama sudah menunggu mu di sana, jangan buat kesalahan "johan menyerahkan map berwarna hitam kepada amel.


Amel sebenarnya merasa heran kenapa harus dirinya karena dirinya anak baru di kafe itu namun rasa itu telah buru buru ditepis karena dirinya tidak mau cari masalah dengan atasannya itu


Di dalam ruangan yang terlihat rapi dan mewah itu andika menyadarkan tubuhnya di kursi kebesarannya seraya memejamkan matanya


"ada apa ini kenapa wajah pelayan itu masih saja terbayang di mata ku"andika berambigu


"apa benar aku jatuh cinta pada pandangan pertama "


"dirinya hanya seorang pelayan, apa mungkin aku punya selerah serendah itu"berbagai macam pertanyaan berkeliaran di otak andika


Karena merasa penasaran andika meminta johan mengantar laporan keuangan kafe tersebut Karena kafe itu salah satu usaha andika, Andika meminta agar amel yang harus mengantar berkas itu ke kantor pusat


Amel telah tiba di kantor pusat AP grub dengan langkah anggun amel menemui resepsionis


"siang mbak, Apakah pak pratama ada, saya dari kafe xx mau mengantarkan laporan"amel menjelaskan.


"maaf pak thomy, nona ini dari kafe xx hendak bertemu bos "ucap salah satu resepsionis kepada thomy yg kebetulan melintas

__ADS_1


Thomy memandang amel dengan sesama, sebenarnya thomy tau siapa amel sebenarnya hanya saja tuan Arga meminta untuk tidak menceritakan nya kepada andika karena Arga takut nanti, andika akan melukai amel.


__ADS_2