Mata Hati Dan Jantung Mu Milik Ku

Mata Hati Dan Jantung Mu Milik Ku
Bab 43


__ADS_3

Rosa sangat marah saat dirinya di usir dari kantor andika ,semua rencana nya gagal .


"sial…"Rosa menendang tong sampah yang ada di dekat nya.


"apa pun yang terjadi kamu tetap milik ku dika".dengan wajah marah Rosa meninggal kan kantor andika .


Hari ini andika sangat sibuk ,dirinya harus bisa menyelesaikan semua kerjanya sebelum hari pernikahan nya dengan amel ,dirinya tidak mau dihari pernikahannya dirinya terbebani dengan pekerjaan yang sedang menumpuk.


"kopi".Thomy membawakan kopi buat andika untuk menemani lemburnya .


"thom ,gimana hasil proyek yang di bali".


"sudah mencapai delapan puluh lima persen"'.


"aku mau proyek itu selesai tepat waktu" mata Andika tidak lepas dari berkas yang ada di meja nya.


"dik gimana rencana pernikaan mu dengan amel".


"semua sudah beres, di bawah kendali mama".


"kenapa loe tanyakan hal itu"

__ADS_1


"tidak aku hanya ingin tau aja, karena aku perhatikan loe santai seolah-olah tidak mau tau."


"itu semua keinginan mama,beliau yang ingin mengatur semua, mama ingin semua sesuai dengan keinginannya"


"apa loe cinta sama amel? Kalau lo gak cinta buat gue aja" andika melotot mendengar ucapan sahabat nya itu, di lempar nya pena yang ada di Tangan nya itu.


"auu...kenapa sih loe dik" thomy mengelus kepalanya yang di lempar oleh andika.


"kalau ngomong itu di pikirin jangan asal aja".andika menggerutu .


"salah gue di mana, kalau loe gak suka gue juga mau secara orangnya cantik luar dalam, sempurna, loe aja yang juling matanya gak bisa bedain mana yang cantik dan jelek "


"sok tau sih loe, jadi hilang semangat kerja gue karena loe".andika beranjak dari kursinya .


"pulang males lihat wajah jelek mu itu".Thomy ikut keluar mengejar bos sekaligus sahabatnya itu .


"gimana kalau kita singgah ke kafe ,siapa tau amel masih di sana, kalau loe gak mau biar gue sendiri Aja kesana".Thomy menggoda andika .


"jangan macem macem kamu ya ".andika menarik kerah baju thomy.


"santai men". Andika berjalan menuju mobilnya .

__ADS_1


"gengsi kok di pelihara "thomy masih saja menggoda andika .


jalan raya malam ini terasa lancar tidak ada kemacetan sehingga andika dan thomy bisa sampai di rumah dengan cepat .


Suasana rumah sudah terasa sepi namun lampu dapur masih menyala terang.


Thomy melihat Amel sedang menuang air putih kedalam gelas nya.


"mel belum tidur ".amel terkejut saat tiba-tiba thomy menegur dirinya .


"maaf aku tidak bermaksud mengejutkan diri mu".


"tidak apa-apa".


"Saya Permisi ke kamar dulu tuan "amel berjalan melewati andika yang juga berada di tempat itu sambil menunduk hormat kepada andika .


"mel tunggu ".andika memegang pergelangan tangan amel .


"Eheeem ,gue Permisi mau ke kamar ,gue gak mau jadi penonton dan penggangu calon pengantin ".Thomy berlalu menuju kamar nya dengan memegang kepalanya yang di tepuk dika pakai berkas .


Andika meraih gelas yang ada di tangan amel dan meneguk isi nya sampai habis,andika meminta amel duduk di sisinya .

__ADS_1


"kita akan menikah satu minggu lagi tapi kamu masih saja memanggil aku dengan sebutan tuan ,apa kamu tidak bisa mengubah sebutan itu karena aku bukan lagi bos kamu,"andika protes kepada amel karena amel masih saja merasa canggung setiap kali bertemu dan berbicara dengan andika .


__ADS_2