Mata Hati Dan Jantung Mu Milik Ku

Mata Hati Dan Jantung Mu Milik Ku
Bab 23


__ADS_3

Andika berusaha untuk mengejar Rosa namun tidak sempat karena mobil miliknya menghadang jalan mobil lain yang mau lewat, suara klakson memekakan telinga membuat andika bete.


Andika kembali ke kantor nya dengan wajah dingin acara makan siang nya hari ini barantakan karena ulah nya sendiri.


"ahhh…sial kenapa sih aku gak bisa mengendalikan diri, lagian kemana sih itu cewek "andika menggebrak meja dengan keras untuk melampiaskan amarah nya


"ada apa dengan mu, kelihatan kacau sekali "


"ribut ya sama cewek loh"andika tidak menjawab ucapan thomy


"thom apa mungkin kita bisa jatuh cinta sama cewek yang belum kita kenal "


"apa kamu jatuh cinta sama cewek lain "thomy bertanya merasa tidak percaya karena yang diri nya tau kalau andika itu sangat cinta kepada Rosa


"entah lah sejak melihatnya hati ku gak bisa tenang, wajah nya selalu terbayang di mata ku "andika bersandar di badan kursi serta memejamkan matanya

__ADS_1


"wanita yang mana yang membuat mu gelisah, apa pelayan kafe itu "


"hmmm…"balas andika singkat


Melihat hal itu thomy tersenyum, ternyata rencana tuan Arga berhasil, dan thomy berharap sahabat nya itu bisa segera lepas dari wanita ****** itu.


"bukannya tadi kamu sedang jalan sama rosa?


"ya…kami makan siang bareng, awalnya dia minta ke restoran x tapi aku bawa dia ke kafe XX, entah kenapa aku ingin sekali melihat cewek itu padahal Rosa ada di dekat ku "


"Apakah yang kamu katakan kemarin itu bisa terjadi, kalau kita bisa jatuh cinta pada pandangan pertama "


***


Sementara di pusat perbelanjaan yang terkenal Ningsih sedang asik memilih baju yang harga pantastis, Ningsih tidak melihat berapa harga dari baju tersebut, bagi nya baju itu cocok buat amel.

__ADS_1


"mel,, kita makan siang dulu ya mama udah lapar ini"amel hanya pasrah mengikuti jejak kaki wanita paru baya itu, sebenarnya kaki amel udah pegal karena dari tadi tidak ada hentinya berjalan mengikuti Ningsih yang sangat heboh


"kamu makan apa "tanya Ningsih kepada amel.


"amel ngikut sama ibu aja "Ningsih lalu memesan banyak makanan sehingga amel melotot melihat makanan yang ada di meja.


"bu kok banyak banget makanan nya, gimana cara ngabisin nya "


"ya di makan dong mel, kalau cuma di liatin ya gak abis, udah ayo di maka"Ningsih dengan lahap


"mama itu tidak suka dengan postur tubuh mu yg kurus tidak berbody, kalau bisa tubuh kamu lebih berisih dikit lagi, "Ningsih mengutarakan keberatan nya tanpa di tutup tutupi


Amel tersenyum diri nya merasa tersanjung, wanita paruh baya itu juga memperhatikan postur tubuh nya baginya itu suatu perhatian yang sangat berharga


"makasih ya bu, atas perhatian nya "amel memandang wajah cantik wanita paru baya itu.

__ADS_1


"ibu sayang sama kamu itu tulus, ibu mau melihat penampilan kamu lebih baik, jadi ibu mohon jangan pernah menolak setiap pemberian ibu "ketulusan Ningsih membuat mata amel mengembun, amel berpikir ternyata tidak semua orang kaya itu sombong


"ayo di abisin makanannya, karena masih banyak lagi yang mau kita beli"mendengar ucapan Ningsih amel melotot karena barang yang mereka beli itu udah banyak


__ADS_2