
Rapat dengan Aj grub berjalan dengan lancar dan kerja sama terjalin
"selamat tuan semoga kerja sama kita ini bisa berjalan dengan lancar "pemilik Aj grub menjabat tangan andika dan meninggal kan ruangan VIP tempat mereka mengadakan rapat
"thom kamu kembali ke kantor terlebih dahulu ,aku masih ada urusan "thomy mengemas semua berkas yang ada di meja lalu meninggalkan ruangan tersebut.
Amel berpikir kalau tugas nya sebagai pelayan di ruangan itu telah selesai sehingga amel berencana meninggal kan tempat itu.
"siapa yang memerintah kamu untuk keluar dari ruangan ini"ucap dika dengan wajah dingin dengan sorot mata yang tajam.
"maaf tuan ,bukan kah rapat sudah selesai ?
Andika tidak menjawab pertanyaan amel ,dirinya justru menatap amel dengan sesama seolah-olah mencari sesuatu ,andika mencari suatu jawaban penyebab dirinya selalu ingin bertemu dengan nya, dan mengapa setiap kali melihatnya jantungnya selalu berdebar dengan cepat .
__ADS_1
Amel merasa gugup karena andika menatap nya dengan intens ,dirinya menjadi salah tingkah .
"maaf tuan saya harus kembali berkerja "amel mencari alasan agar dapat keluar dari ruangan itu .
"saya pemilik kafe ini jadi saya yang bisa menentukan kapan kamu bisa kembali berkerja "
"apa sebelumnya kita pernah bertemu? andika bertanya dengan nada dingin
Dengan berani amel menatap mata Andika "tidak tuan "jawab amel dengan singkat
"karena mata ,hati serta jantung anda adalah milik saya "ucap amel dalam hati dan masih menatap sepasang mata indah itu serta menggelengkan kepala sebagai jawaban nya kepada andika.
"sebenarnya siapa kamu ,dirimu sangat tidak asing bagi ku ,namun aku tidak bisa mengingat barang sedikit pun"
__ADS_1
"saya…"
"sayang,,,,.,."Rosa masuk ke dalam ruangan itu tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu ,dirinya langsung memeluk dika dengan mesra.
Rosa tidak peduli dengan sekitarnya ,bibir dika di ***** dengan sangat agresif dan penuh nafsu ,melihat hal itu amel bergegas meninggalkan kedua sejoli itu ,amel menutup pintu ruangan VIP dengan hati hati, karena dirinya tidak ingin menggangu mereka.
Kepergian amel tidak lepas dari pandangan dika,dirinya memperhatikan gerak gerik amel dengan sesama ,sehingga dika tidak berkonsentrasi dengan cumbuan Rosa dan tidak membalas nya .
Dika melepaskan ******* panas Rosa
"kenapa dengan kamu ,apa kamu sudah memiliki wanita lain ,kamu sekarang sangat berubah ,bahkan kamu tidak lagi mau membalas ciuman dariku "wajah Rosa menangis dengan pilu ,melihat hal itu dika tidak sampai hati di peluknya dengan mesra kekasih nya itu .
"maafkan aku sayang ,aku akhir akhir ini sangat sibuk ,sehingga tidak ada waktu buat bersantai "wajah Rosa terlihat berseri karena dapat mengendalikan dika.air mata adalah kelemahan dika ,dirinya tidak sanggup melihat setiap wanita yang dirinya cintai menangis karena ulah nya ,Rosa menghentikan tangisan nya dan melanjut kan kegiatannya yang tadi terhenti,
__ADS_1
Rosa ******* bibir dika dengan lembut ,tangan nakal Rosa tidak mau berhenti mengelus tubuh kekar dika ,Rosa selalu melakukan hal itu untuk merangsang gairah dika karena Rosa menginginkan tubuh dika .
Rosa menggesek gesekan buah dadanya di dada bidang dika dan tangannya turun kebawa berusaha menyentuh junior milik dika yang tidak mau bangun sama sekali ,dika menghentikan gerakan tangan Rosa agar tidak bergerak lebih jauh lagi dan dika menyudahi kegiatan panas itu.