Mata Hati Dan Jantung Mu Milik Ku

Mata Hati Dan Jantung Mu Milik Ku
Bab 10


__ADS_3

Cahaya matahari pagi masuk kedalam kamar amel, dirinya masih tertidur dengan pulas, amel tidak merasa terganggu dengan sinar matahari yang menerobos masuk ke kamarnya, tubuhnya masih nyaman bersembunyi di balik selimut nya


"mel …bangun hari sudah siang"susi mengguncangkan bahu amel dengan lembut


Amel tidak berkutik sama sekali


"mel…bangun, tubuh mu terasa hangat,apakah kamu demam"susi merambah dahi amel dengan cemas.


"aku baik-baik saja sus, kamu tidak perlu risau "amel berusaha bangun dari tempat tidur nya walau pun sebenarnya tubuhnya terasa sangat tidak berdaya.


"mel wajah kamu sangat pucat, sebaiknya kamu tetap istirahat biar aku buatkan kamu bubur untuk sarapan"susi beranjak dari tempat tidur amel


"sus…kamu tidak perlu repot-repot, aku baik- baik saja, lagian aku harus kerumah sakit untuk mengambil jasad mas roby untuk di kebumikan"jawah amel terlihat murung kembali.


"tapi mel wajah mu sangat pucat"susi sangat kwartir dengan kesehatan sahabat nya itu


"aku baik-baik saja sus, lagian aku tidak mau menundah untuk mengubur kan mas roby "amel berlalu menuju kamar mandi.

__ADS_1


Tidak membutuhkan waktu lama amel sudah selesai mandi dan sekarang sedang menuju meja makan dan terlihat sedang menikmati sarapanya.


"mel…kamu sebaiknya sarapan dulu, setelah itu kita baru berangkat ke rumah sakit "


Amel merasa bahagia karena memiliki sahabat yang begitu baik yang selalu ada buat dirinya.


"emang kamu tidak kerja hari ini sus"amel penasaran dengan susi yang sudah Beberapa hari ini tidak masuk kerja .


"aku akan menemani mu sampai semua urusan kamu selesaei"susi memberikan jus buat amel.


"pa…mama pengen menjodohkan andika dengan amel , menurut papa gimana"ningsih merasa sangat bersyukur bila nanti nya amel menjadi menantunya


"kalau papa sih setuju ma, karena anak itu memiliki hati yang sangat baik,"


"itung itung semua itu untuk menggantikan calon suami nya yang sudah meninggal, ya…kan pa"ningsih sangat antu sias


Tanpa Arga dan Ningsih sadari Amel mendengar obrolan mereka ada rasa bahagia di hati amel dengan menikahi andika berarti amel tetap bisa merasakan debaran jantung dan tatanan mata roby dengan begitu amel dapat mengobati rasa rindunya kepada roby.

__ADS_1


"nona amel apa yang anda lakukan disini "kedatangan dokter boy membuyarkan lamunan amel


"kenapa tidak masuk "tanya dokter ganteng itu


"awalnya saya mau masuk, tapi saya baru ingat bahwa saya harus mengurus jasad mas roby "ucapan amel kembali


"dok …kira-kira kapan dia terbangun dari tidur nya"amel sangat merindukan tatapan mata yang begitu membuat diri nya tenang


"paling lambat besok dirinya sudah terbangun "jelas dokter tersebut


"oh…"jawab amel singkat


"Kalau begitu saya permisih "tiba-tiba amel menghentikan langkah kaki dokter tanoan.


"dok …saya minta anda jangan bicara kepada mereka kalau anda bertemu saya "amel tidak mau di sebut tidak sopan karena sudah mendengar obrolan mereka Secara diam-diam.


"ok…"jawab dokter itu dengan singkat dan bergegas meningkatkan amel karena boy harus memeriksa perkembangan kondisi andika, dokter boy sangat profesional saat menjalankan tugas nya

__ADS_1


__ADS_2