Mata Hati Dan Jantung Mu Milik Ku

Mata Hati Dan Jantung Mu Milik Ku
Bab 38


__ADS_3

Jam menunjukan bahwa sekarang sudah pukul tujuh malam,andika dan thomy baru saja tiba di kediaman keluarga Arga .


"kalian sudah datang "Ningsih menyambut dua orang pria mudah yang tampan dengan bahagia .


"ada apa ini thom kelihatannya bidadari kita hari ini sangat bahagia dan terlihat cantik".Andika menggoda wanita yang paling di sayangi,mendengar godaan dari putranya Ningsih lalu memukul lengan andika .


"ehm…apakah hanya mereka berdua saja yang kamu tunggu?.Arga berdiri di ambang pintu .


"apakah pria tua ini tidak penting lagi bagi mu?".ketiga orang tersebut membalikkan tubuhnya dan melihat Arga yang sedang cemberut.


Ningsih menyambut suaminya dengan senyuman manis nya ,di peluknya suami tercinta nya dengan mesra .


"Dalam hidup ku ,kamu itu nomor satu sayang,tidak akan ada yang bisa menggantikan posisi kamu ".pada saat itu juga wajah Arga berubah ceria kembali .


"ok…deh kami mengalah tidak akan merebut mama dari papa".


"oh…ya mam mana tamu istimewa itu?""mata Andika mencari sosok tamu istimewa yang di katakan oleh mananya .


"kalian bertiga masuk dan bersihkan badan lalu kita bertemu di meja makan,karena tamu mama entar lagi pasti tiba ".Ningsih mengiring ketiga pria tersebut menuju ruangan mereka masing masing.

__ADS_1


Ningsih menuju dapur untuk mencek persiapan meja makan ,Ningsih melihat dua orang pembantu yang sedang merapikan dan menata ulang meja makan tersebut .


"semuanya sudah beres bukan ?"tanya Ningsih


"sudah nonya ".kedua ART itu menjawab dengan hormat .


"terima kasih banyak bi ,nanti biar menantu ku saja yang melayani ".kedua ART tersebut menganggukkan kepalanya dan berlalu meninggal kan ruangan tersebut .


Setelah memasak tadi amel di minta oleh Ningsih untuk istirahat sebentar di kamar tamu dan sekalian membersihkan tubuhnya agar segar kembali .


Ningsih melihat Amel yang sedang berjalan menuju dirinya ,bibirnya tersenyum melihat kecantikan amel .


"ibu terlalu berlebihan memuji saya ".pipi amel menjadi merah karena malu.


Tidak butuh waktu lama ketiga pria tampan itu untuk membersihkan tubuhnya dan kini mereka sedang berjalan menuju dapur .


Mata ketiga pria itu tertuju ke pada amel yang sedang berdiri di dekat Ningsih .


Mereka terlihat kagum dengan kecantikan amel walau pun dandananya sederhana namun tidak mengurangi kecantikan nya yang alami .

__ADS_1


"ehm…ayo duduk biar Kita makan ".Ningsih membuyar kan lamunan ketiga orang tersebut .


Amel merasa tidak nyaman karena di pandang dengan intens oleh ketiga pria tersebut .


"papa… ,mama cemburu loh".Ningsih menggandeng suaminya agar duduk dan diikuti oleh Andika dan thomy .


Amel melayani mereka dengan wajah malu karena menjadi pusat perhatian di ruangan itu .


Setelah selesai dengan tugasnya amel duduk di antara andaikan dan thomy karena memang tinggal itu kursi yang kosong .


"masakan ini semua hasil olahan tangan amel loh ".Ningsih berusaha untuk membuat suasana menjadi lebih hangat .


"emmm…masakannya enak serasa masakan restoran ".Arga mengunyah makanan nya dengan lahap dan di ikuti oleh Andika dan thomy .


Suasana di meja makan terlihat nyaman ,ada rasa bahagia di hati Ningsih .


"amel menikah lah dengan andika putra mama "Ningsih memandang amel dengan jantung berdetak cepat karena takut kalau amel akan menolak permintaannya itu.


Uhuk …uhuk…

__ADS_1


Amel terbatuk mendengar ucapan Ningsih yang sangat mendadak itu,


__ADS_2