Mata Hati Dan Jantung Mu Milik Ku

Mata Hati Dan Jantung Mu Milik Ku
Bab 16


__ADS_3

Andika duduk di kursi kebesarannya, bersandar di badan kursi serta memejamkan matanya dirinya berpikir keras alasan pemilik GG mencelakai nya


"thom,, berikan uang kepada anak dan istri bajingan itu, pastikan kehidupan mereka baik baik saja "andika tergolong manusia kejam dalam menghadapi musuh-musuh nya, bertangan dingin dan tiada ampun namun di sisi lain dirinya memiliki hati yang lembut.


"baik lah "tanpa basa basi thomy meninggalkan ruangan andika.


***


Sementara di tempat lain amel bersiap-siap hendak berkerja dirinya terlihat rapi dan cantik walaupun tanpa olesan mekap di wajah nya,hanya listip tipis yang mewarnai bibir manisnya.


"sus,,, aku berangkat duluan "amel mendekati meja makan hanya sekedar untuk minum susu yang di buat oleh sahabat nya itu.


"kamu mau kemana, terlihat buru buru sekali "susi heran melihat sahabatnya itu.


"hari ini aku akan berkerja di kafe XX yang sangat terkenal itu, walau hanya sebagai pelayan aku senang "wajah Amel terlihat berseri seri.

__ADS_1


"dengan ijajah sarjana mu, mau jadi pelayan kafe, yang benar aja mel, "susi menggelengkan kepalanya merasa heran dengan keputusan amel


"gak apa-apa sus yang penting halal "


"dari pada kamu kerja di kafe, mending kamu jumpai keluarga andika supaya memberikan mu pekerjaan di salah satu kantor nya, Aku rasa mereka tidak akan menolak mu. "saran susi kepada amel.


"kamu kan tau kalau aku tidak mau bergantung kepada orang lain ?"amel berjalan meninggalkan meja makan dengan di ikuti oleh susi.


"tapi kan mel …"ucapan susi terputus


"udah ah…aku berangkat duluan ya "amel memeluk sahabat nya itu


Di kafe tempat amel berkerja pagi ini terlihat sangat ramai tidak hanya pasangan muda mudi saja yang datang ke tempat itu tapi juga para pebisnis yang sedang mengadakan rapat juga ada di sana


suasana di kafe itu sangat sejuk, di sekitar gedung nya banyak di tumbuhi oleh warna warni bunga dan pepohonan yang rindang dan letak kafe tersebut sangat strategis

__ADS_1


"mel…tolong antarin pesanan di ruangan VIP "ujar manda salah satu rekan kerja amel


Amel senang berkerja di kafe itu karena para rekan kerjanya memiliki hati yang baik, membuat amel nyaman berkerja disana.


Amel masuk ruangan VIP dengan membawa pesanan para tamu yang ada di dalam ruangan itu.


Amel asik dengan kerjanya tanpa dirinya sadari ada sepasang mata yang memperhatikan dirinya semenjak amel masuk ruangan itu. Dengan santai amel meyuguhkan perasan tersebut dengan senyum manisnya.


"silakan tuan"ucap amel,tanpa sengaja mata amel beradu dengan salah satu dari pengunjung yang ada di ruangan itu, mata dimana yang sangat dirinya rindu, mata berwarna coklat yang sangat teduh.


Amel tidak bisa mengalihkan pandangan nya dari mata itu.


"permisi…"kata salah satu orang yang ada di dalam ruangan itu, membuat amel tersadar dari lamunanya


"maaf tuan ,"amel berlalu dari ruangan itu dengan tergesa gesa.

__ADS_1


"bos …"suara thomy menyadarkan andika dari lamunanya.


Andika merasa heran saat melihat pelayan itu matanya tidak bisa teralihkan dan jantung nya berdetak dengan kencang. Seolah-olah dirinya pernah melihat wanita itu tidak hanya melihatnya namun seakan dia itu mengenal pelayan tadi


__ADS_2