Mata Hati Dan Jantung Mu Milik Ku

Mata Hati Dan Jantung Mu Milik Ku
Bab 32


__ADS_3

Andika dan Amel telah tiba di kafe milik Andika, namun dirinya tidak langsung turun,Andika menatap Amel yang sedang tertidur di dalam mobil miliki nya .


"kamu sangat cantik Amel. "Andika menyibak rambut yang menutupi sebagian wajahnya ,di belai wajah mulus Amel dengan sangat hati hati dirinya tidak ingin melihat Amel terbangun ,dirinya masih mau menikmati wajah cantik Amel .


Amel membuka mata nya dengan belahan ,yang pertama kali di lihat nya adalah wajah tampan bos nya itu.


"apa kita sudah sampe.? Amel menatap daerah sekitarnya ,Amel sadar kalau sekarang mereka ada di parkiran kafe tempat kerjanya .


"mau kemana kamu?Andika bertanya saat melihat Amel yang akan keluar dari mobil.


"mau keluar "Amel menjawab dengan heran.


"siapa yang meminta kamu untuk keluar dari mobil "


"maaf tuan kita sudah sampai ,dan saya harus pulang karena sekarang sudah malam."


Andika meninggal kan kediaman Amel dengan kecepatan sedang karena malam ini jalanan masih macet.


"kamu dari mana,kenapa henpon kamu hari ini tidak bisa di hubungi ".pertanyaan Ningsih membuyarkan khayalan Andika .

__ADS_1


"keliatan nya kamu hari ini bahagia sekali,jalan kemana aja sama pacar mu itu " wajah Ningsih terlihat cemberut


"ada apa sih mama?"Andika memeluk tubuh Ningsih .


"wajah itu cemberut jadi jelek tau "Andika mengoda mama nya .


Ningsih meninggalkan Andika yang sedang kebinggungan melihat sikap mama nya .


"pap ada apa dengan mama ,kelihatannya bete banget "Andika bertanya kepada papa nya yang kebetulan ada di ruangan itu sedang membaca koran .


"papa pun tidak tahu, saat papa pulang keadaan nya udah seperti itu".


"biarkan aja nanti kalau udah baik situasi nya baru ajak bicara, sebaiknya kamu masuk dan bersih-bersih, badan kamu harum parfum wanita. "


Dika masuk ke kamar nya,tidak butuh waktu lama untuk membersihkan tubuhnya dan setelah semua selesai Andika turun kembali ke bawah untuk bergabung dengan orangtua nya .


"apakah mama masih di dalam pap"


"hm…"Arga hanya berdehem

__ADS_1


"Dika lihat mama bentar ya pap"Andika berlalu menuju kamar mama nya .


"apa aku boleh masuk cantik",Andika masih saja berusaha untuk menggoda mama nya .


Ningsih sepintas melihat putra yang sedang berjalan menuju ranjang di mana mama nya sedang berpikir.


"mam…ada apa ini ,kalau mama diam Dika tidak tau apa salah Dika."Andika memeluk tubuh mamanya dengan erat


"setiap hari mama kesepian,kamu dan papa sibuk dengan pekerjaan ,kalian tidak punya waktu buat mama."


"seandainya ada menantu di rumah ini dan ada seorang cucu ,pasti mama tidak akan kesepian "ucap Ningsih di selah selah tangisnya .


"mam maafkan Dika ya ,dika tidak bermaksud untuk membuat mama sedih."


"menikah lah dengan wanita yang telah memberikan kamu kehidupan untuk yang kedua kali "ujar Ningsih


"berikan Dika waktu untuk berpikir ya mam".


"mama memberikan kamu waktu satu hari untuk berpikir "Andika hanya tersenyum mendengar ucapan wanita yang begitu dia sayang dan cintai .

__ADS_1


"kalau mama kesepian kenapa mama tidak jalan bareng sama temen temen mama?"""""


"mama tidak punya teman "Ningsih bicara dengan wajah cemberut, dirinya merasa sebel karena tadi dirinya tidak menemukan Amel .Ningsih sengaja menemui Amel untuk di ajak belanja bareng


__ADS_2