Mata Hati Dan Jantung Mu Milik Ku

Mata Hati Dan Jantung Mu Milik Ku
Bab 36


__ADS_3

Siang ini wajah Ningsih terlihat berseri seri ,dirinya masuk menuju kafe milik putranya senyum nya mengembang saat melihat Amel sedang membersihkan meja.


Amel terkejut saat ada tangan yang memeluknya dari belakang .


"bu…Amel sangat terkejut "


"maaf kan ibu sayang."Ningsih mengajak Amel untuk duduk sebentar .


"mel …ibu mau minta tolong sama kamu boleh kan."


"boleh bu ,apa yang bisa Amel bantu."


"nanti sepulang dari kafe kamu di jemput sama supir ibu setelah itu baru ibu beritahu apa yang bakal kamu lakuin ."Ningsih menggenggam tangan Amel .


"ibu harap kamu nanti tidak lupa ".


"Amel tidak akan lupa bu ".


"ibu tunggu kamu nanti sore ".Amel tersenyum untuk meyakinkan wanita paru baya itu .


"kalau begitu ibu parmisih dulu ya sayang ".Ningsih memeluk Amel kembali dan dirinya berlalu meninggal kan kafe putranya dengan wajah punuh kegembiraan senyumnya mengembang lebar .


Ningsih meminta kepada supirnya untuk menuju pusat perbelanjaan di kota tersebut ,dirinya membeli banyak bahan makanan dan tidak lupa Ningsih membelikan beberapa pasang gaun buat amel .

__ADS_1


***


Sementara di tempat lain Andika sangatlah sibuk ,dengan berkas yang menumpuk di mejanya ,sehingga dirinya Lupa dengan makan siang nya.


Tok tok tok


"siang …bos ,ini makan siang buat anda "thomy masuk ke ruangan andika dengan membawa kotak makanan .


"terimakasih thom "ucap andika singkat ,seraya berjalan menuju sofa untuk menyantap makanan yang thomy bawa tadi


"aku lebih pantas menjadi istri anda dari pada sekretaris ,karena aku juga yang selalu menyiapkan perlengkapan dan makan anda "ujar thomy tanpa rasa takut .


"jadi gak ikhlas ini ceritanya "andika menatap thomy dengan tajam.


"aku tidak butuh orang lain karena ada kamu di dekat ku,"andika tersenyum melihat mimik wajah thomy yang seolah-olah mau muntah.


"maaf ya Bro aku pria normal,dan tulen".ucap Thomy


Saat andika sedang menikmati makan siang ponsel nya bergetar,tanpa diminta thomy mengangkat panggilan tersebut ,thomy bebas menyentuh ponsel andika karena di antara mereka tidak ada yang harus di tutup tutupi.


"hallo mam,"


"hallo sayang,apakah dika ada ?"Ningsih sudah sangat kenal dengan thomy dan Ningsih juga sayang pada thomy seperti anak sendiri .

__ADS_1


"ada mam kebetulan lagi makan ."


"katakan kepada dia jangan sampai telat pulang karena malam ini kita ada tamu penting dan akan makan bersama di rumah ,dan kamu juga harus datang "ucap Ningsih dengan tegas


"ok… mam."balas thomy ,lalu Ningsih memutuskan sambungan telepon nya .


"siapa tamu yang di maksud itu dik ?".tanya thomy .


"aku pun tidak tau ,kita lihat saja nanti siapa yang di maksud oleh mama".ucap andika yang baru saja menyelesaikan makannya .


"thom …aku udah selesai makan kamu beresin tu meja?".andika beranjak dari tempat duduk nya .


"sial banget sih lu jadi orang ,jangan mentang mentang situ bos mau seenaknya aja".Thomy berlalu mendekati meja kerja andika dan melakukan panggilan .


"suruh salah satu OB ke ruangan CEO".Thomy berlalu hendak keluar ruangan andika .


"mau kemana lu?"


"bukan urusan lu ,gue mau kemana".


"dasar anak buah laknat ,terus siapa yang beresin ini semua?"tanya andika .


"OB bentarlagi yang bersihkan ".Thomy hilang di balik dinding .andika tidak marah melihat sikap thomy yang tidak sopan kepada nya .

__ADS_1


__ADS_2