Mata Hati Dan Jantung Mu Milik Ku

Mata Hati Dan Jantung Mu Milik Ku
Bab 39


__ADS_3

"ini minum dulu ".Thomy memberikan gelas berisikan air putih .


Amel langsung meneguk habis isi gelas tersebut tanpa tersisa ,dirinya merasa tenggorokan nya sangat kering sehingga tidak dapat mengeluarkan suaranya .


Amel mengambil gelas lain yang berisikan air putih ,dirinya merasa tidak cukup hanya dengan satu gelas saja,di teguk habis isi gelas itu .


"hati hati sayang ".Ningsih mengingat kan amel .


Amel merasa gugup di lihat nya andika yang kebetulan juga sedang melihatnya ,tatapan mata mereka beradu ,amel mencari sesuatu di mata itu yang dapat untuk meyakinkan dirinya untuk menerima permintaan Ningsih kepada diri nya .


"mel…kamu mau kan".Ningsih mengulangi ucapannya .


"mam…berikan amel waktu untuk berpikir ,tidak mudah baginya untuk menjawab permintaan mu itu".Arga menenangkan hati istrinya .


Raut wajah Ningsih terlihat sedih ,karena diri nya tidak mendapat jawaban dari amel ,hati nya menjadi sedih ada rasa takut bila nanti nya amel tidak menerima permintaan nya itu.


Sedangkan Andika masih saja memandang amel dengan hati berdebar debar untuk menunggu keputusan dari amel.

__ADS_1


Andika memandang wajah mamanya dengan rasa ibah dirinya tidak sanggup melihat wanita paru baya itu bersedih,


Amel memandang wajah Ningsih ,wanita paru baya itu terlihat murung dengan mengaduk aduk makanan nya yang berada di meja ,selera makan Ningsih hilang begitu saja ,melihat semua itu amel merasa bersalah dengan menutup mata nya dan menarik nafas dalam dalam amel menjawab .


"ibu…maaf kan amel yah ,udah buat ibu sedih".Ningsih memandang amel dengan putus asa ,matanya mulai mengembun,hatinya terasa sesak.


"mam…".


"bu aku mau menjadi menantu ibu".amel memotong ucapan andika .


Semua mata tertuju pada amel ,suasana yang semula tegang berubah menjadi haru ,amel menjadi gugup karena menjadi pusat perhatian .


"bu…maaf kan amel yah "Ningsih menggelengkan kepalanya ,dipandang wajah amel dengan seksam untuk meyakinkan dirinya .


"benar kah kamu mau jadi menantu kami,ini tidak mimpi kan?"amel menggelengkan kepalanya bibirnya tersenyum untuk meyakinkan calon mertua nya itu .


Dengan sigap Ningsih meraih sesuatu dari dalam kantong bajunya .

__ADS_1


"Dika cepat kamu pakaian cincin ini ke jari manis amel".andika menjadi kikuk karena semua serba mendadak.


"mam…kenapa begitu terburu buru?"


"mama takut nanti amel bertukar pikiran".


"ini cincin turun menurun dari nenek kamu,karena amel mau jadi anggota keluarga kita jadi dirinya harus pakai cincin ini".Ningsih memberikan cincin itu kepada andika


Dengan jantung berdetak dengan cepat dan rasa gugup nya andika memakaikan cincin itu di jari manis amel .


"terima kasih karena kamu mau menerima permintaan mama "andika merasa legah karena dirinya tidak lagi raut wajah sedih mamanya.


Ehm…


Arga berdehem untuk mencari perhatian dari istri nya.


"makanan ini banyak dan enak tapi sayang kalau tidak di makan ,padahal aku itu lapar sekali "Arga pura-pura murung .

__ADS_1


"sayang …maaf aku ,baiklah sekarang kita makan ya".Ningsih kembali ke tempat duduknya dan mulai melahap makanan yang ada di depannya .


Suasana di meja makan kini menjadi hangat terdengar gelah tawa dan canda rasanya keluarga itu begitu bahagia


__ADS_2