Mekarnya Bunga Cinta

Mekarnya Bunga Cinta
Episode 13


__ADS_3

"Baik semuanya sekarang bangun tenda kalian, masing masing tenda terdiri dari dua orang ya" ucap Herry di depan para murid lainnya.


/~"anak anak minggu depan kita adakan camp di puncak jadi kalian siap siap yaa"-/ \=>|minggu lalu :)|


"aku sama kau sini cepet" ucap Leola sambil menarik tangan Rara. "Sarah ma aku yuk" ucap Putri sedangkan Sarah...? Mengangguk aja:)


"Kau yang bikin aku yang malu" ucap Sarah sambil cengengesan. Sedangkan Putri susah payah membangun tendanya. "Woy bantuin ai berat maemunah" teriak Putri dari belakang sedangkan Sarah hanya tertawa dan berjalan menemui Putri.


Karena terlalu sibuk akhirnya datang dua siswa membantu yang tak lain... (kalian pasti tau) Endra dan Teo.


Beberapa menit kemudian..


"Aih akhirnya selesai. Thanks bantuan kalian"


"Yaudah aku balik dulu" ucap Teo sambik membalikkan tubuhnya menjauh. "Aku mau nyusul yang lain dulu yaa bye" ucap Sarah sambil meninggalkan Endra yang tersenyum bangga.


Duukk


Seseorang menyenggol lengan Sarah. "Heh anak baru (-udah kelewat dua minggu kali mbaqnya:^-) maksudku kamu. Heh kamu tau diri aja ya dua minggu yang lalu ndeketin Teo trus kamu ndeketin Danendra sekarang kamu ndeketin Kak Herry"

__ADS_1


"Dasar gila" ucap siswi yang tak lain adalah Marshella. /information\=> Marsella yang nyuruh Naudya ngelaporin bahwa Sarah nyontek waktu ujian./


"Oh kamu. Eeh kalian jangan salah dulu aku..~" Sarah didorong Marsella hingga membentur seorang siswi lainnya yang sedang berjalan di belakang mereka.


"Alesan!" Sarah seketika menoleh dan menghiraukan teriakan Marsella. "Akh maaf aku ga sengaja" si gadis culun yang terjatuh itu meraba raba sekitarnya. "Aku tidak bisa melihat tanpa kacamataku" ucapnya lirih.


Sarah melihat kacamata di dekatnya fan mengambilnya lalu diberikan kepada gadis culun itu. "Akh kau~" Marsella ingin menjambak rambut Sarah. Tetapi Sarah menghindarinya.


"Hey apa hubunganmu dengan Kak Herry. JAWAB!!!" Teriak Marsella dengan mencengkram tangan Sarah sehingga dia meringis.


"Dia adikku" ucap seseorang dari belakang yah kalian pasti tau itu siapakan. Bingo!! Itu adalah Herry:).


Begitu pula Sarah dan si culun itu karena tak pernah melihat kedinginan Kak Herry. "Kalian baik baik saja. Aku tadi melihat kejadiannya" si culun itu agak bingung karena perubahan sikap dari Herry yang berubah 180 derajat.


"Ngga papa kak. Eh kamu mm.. ga papa kan? Tadi aku ngga sengaja" Sarah mengulurkan tangannya dan diterima dengan Si Culun itu. "Kamu Sarah kan?" Sarah terkejut karena belum mengenalkan diri tapi dia sudah tau namanya.


"Kok tau?"


"Taulah kamu selalu muncul di berita. Sebelumnya aku kira kamu kayak anak cabe cabean lainnya tapi aku salah deh. Kamu baik kayak bidadari yang di turunin tuhan buat aku" Herry yang mendengar itu juga ikut tersenyum.

__ADS_1


"Akh mana ada. Oh iya namamu siapa?" Herry pun mendekat ke sebelah Sarah. "A..aku..ekhem aku Citra salken" ucap Citra lalu memeluk Sarah. "Thanks. Sebelumnya aku ditindas dan dibully sekarang aku tau rasanya berteman"


^^ㅠㅡㅠ^^


Sarah keluar dari tenda karena tidak bisa tidur dengan nyenyak. Ia menatapi bintang bintang yang berkelap kelip di samping bulan. Tiba tiba ada kelelawar yang lewat diatasnya, Sarah pun meringkuk karena takut.


Matanya tiba tiba menggelap dan ada seperti bayangan masa lalunya yang melintas dibenaknya. *akh aku seperti pernah mengalami hal ini. Masa laluku?* batin Sarah.


Tiba tiba tubuhnya secara tak sadar jatuh di depan tenda.


--


"Liat tuh bintangnya banyak banget" ucap Sarah yang terlihat sangat kagum sedangkan Teo hanya tersenyum melihat temannya itu.


"Bagusan yang kelap kelip itu loh" tunjuk Teo kesebuah bintang yang berkelap kelip.


"Oh iya ikut aku dong. Aku kasih tau sesuatu" ucap Teo sambil narik tangan Sarah ke suatu tempat. "Kemana sih?" Teo hanya tersenyum sambil meneruskan perjalanannya.


"Tutup mata dulu sebentar" ucap Teo sambil menutup mata Sarah dengan tangannya.

__ADS_1


-Gmw^^-


__ADS_2