
"Hosh hosh capek tauk emang mau kemana sih? Jauh banget" tanya Sarah penasaran sedari tadi Teo hanya tersenyum dan tertawa membuat Sarah tambah bingung.
*nih orang kenapa sih aku nanya dia malah ketawa ga jelas* pikir Sarah, ia terus memutar otak untuk mencari tempat terdekat dari malam raya itu.
Tak disangka Teo tiba tiba berhenti mendadak dan membalikkan tubuhnya. Sarah yang asyik berfikir dan melihat ke arah bawah itu menabrak Teo.
"Aduhh" Sarah mengelus kepalanya yang terbentur dada bidang Teo. "Makanya jalan tuh liat depan bukan liat bawah" ucap Teo sambil menjitak kepala Sarah. Udah kebentur sekarang malah di jitak kacian banget -,
"Aiyaa sakit tau" ucap Sarah lalu melihat kedepan dan Teo berada di depan pintu cafe. Seketika ia langsung berlari menuju ke arah Teo berdiri.
"Nah ini mereka yang dicari cari" ucap Rara kepada Sarah dan Teo yang baru datang.
"Kok baru inget kita?" Tanya Teo dengan tatapan sinis. Sedangkan Sarah hanya menampilkan wajah tanpa ekpresi.
"Tatapan kalian jangan gitu dong, kita tadi nyari wahana yang mau di mainin doang" ucap Leola dengan tawa kikuknya begitu pula dengan yang lain.
"Mbak mas pesen apa ya?" Ucap pelayan cafe yang baru datang.
"Kita pesen 8 ayam geprek sama 8 milk tea aja mbak" ucap Putri.
__ADS_1
"Bentar mba ayam gepreknya 7 aja yang satunya ayam bakar aja mba" ucap Sarah tetap tanpa ekpresi.
^^~
"Sekarang kita masuk ke wahana rumah hantu aja gimana?" Tanya Leola. "Okeh" smuanya pergi ke wahana rumah hantu yang tempatnya sangat gelap.
Mereka masuk dan suara suara hantu pun mulai terdengar. Kabut juga mulai menutupi jalan serta hewan hewan menakutkan memperlihatkan bayangannya.
"Aahhh minggir jangan kemari" teriak Sarah karena takut pada kelelawar yang melewatinya.
"Kamu takut dengan kelelawar Sarah?" Tanya Rara, Sarah menundukkan kepala dan tak menjawab. Teo melihat bayangan saat mereka camping di hutan waktu smp kelas 8.
Flashback on
"Disini gelap banget sih" tanya Sarah dia menggosok gosok kedua tangannya karena kedinginan. "Aku ada kamu tenang aja. Kamu rada deket sini" ucap Teo.
"Haichiuu" Sarah sebenarnya alergi dingin jadi bila suhu disekitarnya dingin maka dia akan flu dan bersin bersin. "Kamu ga papa?" Tanya Teo khawatir.
"Iya ga papa aku alergi dingin aja" ucapnya. Tiba tiba entah dari mana ada kelelawar terbang mengerubungi Sarah.
__ADS_1
"Aiyyaa apa ini kelelawar nakal pergi sana syuh syuh" ucap Sarah sedangkan Teo langsung menyorotkan lampu senter ke arah Sarah. Jelasnya semua kelelawar itu pergi.
"Kamu gapapa?" Tanya Teo. Sarah mengangkat kepalanya dan menatap tatapan Teo.
"Aku sedikit takut dengan kelelawar karena mereka selalu mengerubungiku dan mereka cukup berisik dan menakutkan" ucap Sarah dengan air mata yang rasanya ingin keluar saja sedari tadi.
"Tenanglah. Tapi tunggu kau takut dengan kelelawar, jadi.... apakah kau juga takut gelap?" Tanya Teo. Wajah Sarah yang tadinya pucat karena takut menjadi tertawa.
"Hahaha aku? Takut gelap? Mana ada.. jangan asal bicara. Memang aku takut dengan kelelawar tapi asal kau tau aku tidak takut gelap"
"Apalagi bila ada bulan yang seindah ini dengan ditemani bintang berkelap kelip yang sangat banyak seperti sekarang.... aku sangat menyukainya..." ucap Sarah sambil mengangkat tangannya ke langit seakan akan dia bisa menyentuh bulan dan bintang.
Flashback off
_____
Gmwoo smuaa... kalian klik like♡ n favorite yaavv... nanti aku tunggu😘
Saranghae😚💞
__ADS_1