
Di sekolah..
"eh itukan yang kemaren di gonceng sama Teo nggak sih?"
"eh eh itu anak baru nggak sih belum pernah liat"
"iri deh aku dia bisa digonceng sama orang seganteng Teo"
"hey bro tuh anak yang kemaren gak sih. Cantik juga ya"
kira kira sepanjang perjalanan Sarah dipenuhi gosip dari belakang seperti itulah. Tiba tiba dari belakang bahunya di tepuk seseorang.
"udah ga usah dipikirin murid sini emang suka gosipin orang" ucap Rara. Ya mereka yang berada di belakang Sarah tak lain adalah Rara, Putri dan Leola.
"iya aku udah biasa kok" ucap Sarah denagn senyum manisnya.
"Aciyee yang jadi bahan pembicaraan terhangat di sekolah" ucap seseorang dari belakang. Dari suaranya terlihat seperti suara Arvan. Dan ternyata benar Arvan dan 3 temannya.
"ha? bahan pembicaraan terhangat?" tanya Sarah karena tak percaya.
"iya nih kalo ga percaya" ucap Farish dan memperlihatkan layar handphonenya ke arah Sarah dkk.
"Apaan nih?" Tanya Putri kaget saat melihat kolom komentar. Ntar aku kasih liat ke readers.
__ADS_1
Nayaa._20 : huwaaa iri gwðŸ˜ðŸ˜
Arinn_blacks : hiyaa potek gwa liat Teo ama yang lain hikss..😢
AdelLuv : **** nyesek gua😪😫
lihat berikutnya...
"yah gitu berita kalian udah nyebar satu sekolah" ucap Yujin juga tidak bersemangat.
"oh" ucap Sarah dan segera pergi meninggalkan yang lain tanpa kata kata lagi.
*kenapa yah? apa aku keterlaluan sama Sarah?* batin Teo dan segera menyusul Sarah yang berjalan ke kelasnya.
*kok hati aku rasanya sakit sih? jangan jangan dulu ada kejadian dimana kejadiannya sama persis seperti ini hingga aku trauma gitu ya?* batin Sarah dan meneruskan jalannya melewati kelas lalu pergi ke kamar mandi.
Sarah mencuci mukanya agar tambah fresh baginya karena hatinya yang sedang memburuk.
Jam pertama akan dimulai dalam 5 menit...
"sebaiknya aku kembalu dulu" Sarah keluar dari kamar mandi dan berjalan kembali ke dalam kelas.
"Sarah kamu dari mana aja? Kita nyariin kamu loh" tanya Rara ke Sarah.
__ADS_1
"Ohh mm aku tadi cuman ke toilet doang" ucap Sarah mencoba menyembunyikan wajah yang aslinya pucat dengan senyum paksa tapi manis banget.
"Oh kita pikir kamu kemana. Kita khawatir banget tadi nyari kemana mana ga ketemu tapi kita ga nyari ke toilet" jelas Leola sambil menutup buku pelajaran yang sedang dibacanya.
Sarah hanya menampilkan senyuman manisnya karena bingung ingin menjawab bagaimana.
ã…¡Jam istirahatã…¡
"Eh denger denger ada malam raya di taman kalian mau ikut nggak?" Tanya Putri ke 7 temannya.
"Kamu kesana? Aku anter nanti" ucap Fatan sambil menyedot kembali es teanya.
"Beneran okeee aku tunggu ya" ucap Putri sedangkan makhluk yang lain bagai tanaman yang tak bisa bicara melihat kejadian tersebut. "Putri sama fatan sengaja ya? author yang baik ini masih jomblo loh:((".
"Ekhem kita ikutan boleh nggak?" Tanya Sarah karena rumahnya tidak jauh dari taman yang dimaksud oleh Putri.
"Sekarang mana ada yang ngelarang nggak ada toh? Malahan aku pengen ngajak kalian pergi bareng. Tapi kalau kalian trio ngeselin mau ikut juga ga papa" ucap Putri sambil menunjuk ke arah Arvan, Yujin dan Teo.
"Aku emang ngeselin banget ya?" Tanya Teo tak percaya sambil menunjuk dirinya sendiri.
"Kamu kan jadi murid aku yo ya nurun lah ngeselinnya wkwkwk" ucap Arvan dengan tawa begitu pula Yujin juga tertawa sedangkan yang lain hanya menatap malas tapi Sarah yang baik bak bidadari itu malah tersenyum sendiri.
_____
__ADS_1
makasih semuanya... buat yang udah baca tolong jangan lupa yaa kasih jempol dan klik favorite♡... Thanks semuaaa
saranghae💞