Mekarnya Bunga Cinta

Mekarnya Bunga Cinta
Episode 20


__ADS_3

Karena terlanjur cinta jadi aku takut kehilangan kamu


-Teo bucin^^-


Ting


Handphone Sarah baru menerima pesan yang beratas namakan 'Rchoo🐽' dilayarnya. Sarah segera menghentikan aktivitas menyisirnya dan mengambil handphonenya di atas ranjang.


Rchoo🐽


Sarah aku dah nyampe nih cepetan yaa..


Sarah segera mengambil tas dan memasukkan barang barangnya kedalam tas. Lalu memakai kacamatanya dan pergi keluar kamar. Ia segera mengendarai mobilnya dan pergi menuju bandara dimana Richo datang.


"Sarah!" Ucap Richo dari kejauhan sambil melambaikan tangan ke arah Sarah yang sedang berjalan. "Eh ikut aku yuk. Temenku ngajak main nih"


"Eh beneran waduh aku baru dateng langsung main bareng" ucap Richo sambil berjalan di samping Sarah dan menuju ke mobil Sarah yang terparkir rapi.


I n - t h e - D u f a n .


"Sarah disini!!" Teriak seseorang dengan suara cemprengnya yang tak lain adalah Putri. Sarah dan Richo segera berjalan ke tempat Putri dan yang lain berada.


*siapa lagi nih* batin Teo menatap datar Richo. "Kenapa kalian malah nunggu aku. Kan aku bilang aku dateng agak telatan" Tanya Sarah kepada temannya.

__ADS_1


"Kalo nggak lengkap nggak seru" ucap Leola sambil memajukan bibir bawahnya dan mengembungkan pipinya. "Terus sekarang jadi lebih dong karena ada.." ucap Sarah menggantung sambil menunjuk ke arah Richo.


"Kan kau yang ngajak aku" Richo tersenyum kecil dan Sarah memutar matanya. "Jadi...~"


"Oh iya namaku Richo. Richo Satria yang ganteng" Sarah menahan tawanya dan berkata "ganteng darimana orang mirip sama monyet kok" seketika tawa meledak kecuali Teo yang menatap datar Sarah.


Sedari tadi Sarah dan yang lain bermain dengan senang hati kesana dan kemari. Tapi hanya Teo yang banyak termenung dan selalu menatap Sarah. Kadang ia menatap datar kadang juga ia tersengum melihat usaha Sarah saat bermain.


Itulah yang dilihat Richo. Hanya Richo yang melihat tatapan Teo ke Sarah. *apakahTeo suka Sarah?* itulah yang ada dibenak Richo sekarang. Tapi siapa tau pikiran seorang Teo..


\*\*😇😇😇\*\*


Teo pov


Aku memang menatapnya datar tapi itu dari wajah dan bukan dalam hati dan pikiranku. Yah dihatiku aku sedang tersenyum dan dipikiranku aku sedang mengenang masa lalu kita. Aku dan Sarah.


Sudahlah🙇🙇...


________


Author pov


Richo menatap Teo yang menjauh menuju kamar mandi yang dekat dengan kursi panjang dimana mereka tadi duduk bersama. Richo mengikuti Teo masuk kedalam kamar mandi.

__ADS_1


Dia melihat Teo membasuh mukanya, Teo yang merasa diawasi pun menoleh tepat ke arah Richo yang terdiam sekarang. "Kenapa kau mengikutiku?" Tanya Teo pada Richo yang masih membatu.


"Aa...aku hanya ingin mm...huh okee jadi kau menyukai Sarah? Jawab jujur" Sebelumnya Richo gagap tapi dia teguh pada pendirian dan ingin mengatakan pertanyaan yang ada dibenak tadi.


"Kalau iya kenapa?" Teo menjawab dengan biasa sedangkan Richo terkejut dan langsung kicep. "Tidak" Richo membalikkan badannya dan pergi keluar kamar mandi.


In the resto


Sarah melangkah pergi ke kamar mandi. Tersisalah 8 orang di meja makan restoran.


"Richo" Teo membuka suara dan memanggil nama Richo yang seketika menoleh begitu pula dengan lainnya. "Kini giliranku bertanya. Kau siapanya Sarah?"


Semua mata langsung tertuju kepada Richo sedangkan yang di tatap hanya menganga. "A..aku..aku cuman sepupunya saja"


"Aku berasal dari jakarta. Tapi mama ngirim aku ke surabaya tepatnya di rumah Sarah kakak sepupuku" jelas Richo sambil mengaduk milk teanya.


"Jadi Sarah telat datang karenamu?" Tanya Putri sambil menunjuk Richo dan Richo pun mengangguk. "Hey ada apa ni? Aku telat gabung" Sarah yang tiba tiba datang langsung di serbu tatapan dari teman temannya.


//👿👿👿//


Awan hitam menutupi langit sore ini. Sarah berjalan di atas trotoar dengan menenteng tas hitamnya menuju halte bus. *kok gelap ya?* batin Sarah.


Tiba tiba..

__ADS_1


__ADS_2