Mekarnya Bunga Cinta

Mekarnya Bunga Cinta
Episode 9


__ADS_3

"Sarah!" Ucap seseorang dari arah kanan Sarah yang seketika menoleh ke asal suara. Sedangkan Teo memberhentikan motornya dan melihatnya dari jauh.


"Endra?" Cowok yang dipanggil Endra itu mendekat dan berjalan ke depan Sarah. "Habis kemana? Kok baru pulang" tanyanya sopan kepada Sarah.


"Akh itu tadi aku dan teman teman sedang bermain di malam raya. Lalu aku meminta agar tidak ada yang mengantarku pulang karena rumahku dekat" jelas Sarah, Endra hanya manggut2 mendengar penjelasan Sarah.


*siapa cowok itu sebenarnya kenapa bisa sedekat itu dengan Sarah?* itulah yang ada di benak Teo sekarang.


"Yaudah bareng aku aja" ajak Endra. "Akh nggak usah aku bisa pulang sendiri kok" tolak Sarah. Endra yang tak sengaja melihat Teo yang sedang tak enak hati melihat Sarah didekati cowok lain.


Endra tersenyum miring melihat Teo yang sedang menyilakan tangannya ke depan dada. *ekh? Kok senyum? Apa yang aneh* pikir Sarah lalu melambaikan tangan ke depan mata Endra. Seketika Endra sadar dan balik menatap Sarah yang sedang menatapnya bingung.


Lalu sarah menoleh kebelakang dimana tadi Endra melihat kearahnya. Endra pun menggandeng tangan Sarah. "Aku mau pulang juga jadi bareng ya" rayu Endra.


"Hmm okee" jawab Sarah. Mereka pun melanjutkan perjalanan begitu pula Teo yang masih bersih keras mengikuti Sarah dari belakang.

__ADS_1


"Endra aku masuk dulu yaa byee" ucap Sarah sambil melambaikan tangan ke arah Endra yang juga melambaikan tangan. Endra mengingat ada Teo yang mengikuti mereka sedari tadi maka ia langsung menoleh ke belakang.


Tapi nihil di belakangnya tidak ada siapa siapa. Lalu Endra pun melanjutkan perjalanan pulangnya. Tanpa di sadari Teo berada di balik tembok sedang menyandari tembok tersebut.


*aku lega Sarah pulang dengan baik meski ada tamu yang tak diharapkan* batinnya dan langsubg menaiki motornya menuju rumahnya.


*menjaga keselamatan Sarah adalah suatu kewajiban bagiku* batinnya lagi.


||~||


"Hati hati ya kak" ucap Mama Rina(mama sarah). "Pasti" Sarah berjalan sambil bersenandung kecil.


Tin tinn


Bunyi klakson dari belakang sangat keras sehingga Sarah menghentikan langkahnya dan senandungnya.

__ADS_1


Tanpa basa basi Sarah langsung menoleh ke belakang. Yang benar saja ternyata yang memencet klakson tadi adalah Endra. "Endra? Kamu kenapa"


"Hehe gapapa aku pengen bareng aja. Toh kita juga satu sekolah cuman beda kelas. Kau di kelas 11 Ipa 2, aku di kelas 11 Ips 3" jelas Endra. Endra mengisyaratkan dengan tatapan mata menyuruh Sarah naik di belakangnya.


Endra memberi Sarah helm yang disimpannya. Sarah pun naik. "Pegangan" ucap Endra. Lalu Sarah memegang ujung jas almamater Endra sedangkan Endra menancapkan gas motornya menuju sekolah.


ㅇ ㅡ ㅇ


"Sar kok kamu ngelamun aja sih. Ahaa pasti ngelamunin aku yah?" Tebak Endra karena melihat Sarah yang tak berkutik di depannya.


"Mana ada aku cuman pengen liat konser BTS tapi ga bisa kesana hiks.. aku kan pingin liat konser BTS lagi" ucap Sarah. "Hilih.. jiwa k-popnya kumat dah" ejek Endra.


"Terserah akulah. Orang yang ngejalanin hidup juga aku" Sarah berjalan duluan meninggalkan Endra diparkiran. Endra pun mengejarnya sampai ke pintu masuk.


Teo yang baru saja sampai melihat Sarah dan Endra yang berkejar kejaran seperti kucing dan tikus menuju ke pintu masuk sekolah.

__ADS_1


*dia lagi dia lagi huh* batin Teo kesal. Entah darimana Teo merasa hatinya remuk dan hencur melihat Sarah dan Endra sedang berduaan.


__ADS_2