
"Ekh? Kalian saling kenal?" Tanya Rara ke Sarah dengan bingung. Begitu juga dengan yang lain turut menatap Sarah dan Teo dengan tatapan bingung.
"Iya dia tadi bantuin aku" ucap Sarah dengan senyum manis yang mengembang di wajahnya.
"Hay mm.. sorry aku ngga liat tadi" ucap Sarah dengan menunduk dan merasa bersalah.
"Iyaa ga papa" ucap Teo sambil tersenyum balik.
"Terus kamu siapa?" Tanya Leola dengan mengarahkan telunjuknya ke arah Teo.
"Oh aku? Aku Teo Hermansyah aku juga anak baru disini" ucap Teo.
"Ohh makanya ga pernah liat" ucap Rara cuek.
"Terus kamu siapa?" Tanya salah satu siswa di belakang Teo.
"A..aku Sarah Nabila. Sebelumnya aku pikir Teo itu anak lama" ucap Sarah malu malu.
"Terus siapa yang mau ngenalin kalian?" Tanya Teo menunjuk ke arah Rara, Leola, dan Putri.
"Ekh? Akh kalau gitu kita cari meja aja dulu terus ngobrolnya disana kan ga enak di tengah tengah jalan gini" ucap Sarah sambil menggandeng tangan Rara membawanya ke meja yang kosong.
"Jadi siapa dulu yang mengenalkan diri?" Tanya Teo yang duduk di sebelah Sarah.
"Tentu saja aku. Arvan Nawira yang paling ganteng" ucap Arvan sangat bangga kepada dirinya.
"Eh eh aku kasih tau ya kalo kamu pinter sih iya ya tapi kalo ganteng ngga deh" ucap Rara mengejek.
"Eh ga percaya makanya diliat yang bener pake mata jangan pake mulut" ledek Arvan balik.
"Eh emang bener kok kamu tuh ganteng dari ujung sedotan" ejek Rara tak mau kalah.
__ADS_1
"Kalo gini terus mah ga selesai selesai sampe nanti" ucap Putri sambil terkikik.
"Yeee kamu. Sekarang giliranku aku Agressia Rara calon psikolog. Salam kenal" ucap Rara mengenalkan diri.
"Psikolog apaan coba" ejek Arvan.
"ㅡ" Rara ingin bicara tapi ke duluan sama Fatan. "Udah sekarang aku yang mengenalkan diri namaku Fatan Mahendra" ucap Fatan.
"Dan aku Devina Putri jangan lupa yaa" ucap Putri. "Tambahan buat Putri sama Fatan mereka itu lagi pacaran loh" usik Leola.
"Nggak apaan sih La yah ga seru deh" ucap Putri ngambek. "Wkwk jangan marah lah kan cuman bercanda" rayu Leola.
"Becandamu ngga lucu tau" ucap Putri. "Yah marah nih" Leola pun ikut ngambek.
"Lah siapa yang marah?" Tanya Putri sambil mengangkat alisnya. Lalu semua pun tertawa.
"Aku Leola Kirana kalo ada yang mau ngegame jangan lupa aku gamers sejati disini" ucap Leola dengan sedikit tawa membuat orang gemas melihatnya.
"Udah tauuu" ucap Sarah dengan tawa ringan.
"Kalian saling kenal?" Tanya Leola bingung.
"Kita temen TK jadi akrab apalagi dulu sering main bareng" ucap Yujin.
"Iya waktu aku kecelakaan juga yujin dateng njenguk aku sama keluarga" jelas Sarah.
"Ha?? Kecelakaan? Kamu kecelakaan kenapa?" Tanya 3 siswi yang tak lain adalah teman baru Sarah itu dengan suara yang agak berteriak.
"Sstt jadi gini...."
Flashback on
__ADS_1
2 tahun yang lalu..
JEDUARRR
Petir menggelegar dan hujan turun sangat deras. Sebuah mobil melaju dengan kecepatan rata rata. Tak di sangka di tengah jalan muncul kucing hitam yang sedang menyeberang.
Alhasil mobil itu pun tergelincir ke ujung jalanan dan menabrak pohon. Mobil bagian depan pun mengeluuarkan asap yang banyak.
>>>~
Titt titt
Sarah terbaring lemas diatas ranjang rumah sakit. Dia di temani oleh peralatan medis yang canggih dan tak hanya satu. Demi menopang hidupnya dan meneruskan perjalanan hidupnya.
Krieettt
Suara pintu ruangan Sarah terbuka muncullah dokter dari ruangan tersebut.
"Dok, gimana keadaan anak saya?" Tanya Papa Darah yang sedari tadi menunggu di luar ruangan.
"Anak yang bernama Sarah ya pak?" Tanya dokter itu hanya sekedar mengecek agar tidak salah.
"Iya dok" jawab Papa Sarah dengan rasa cemas.
"Oh anak bapak baik baik saja tetapi sayangnya anak bapak mengalami amnesia" ucap dokter dengan nada mengecil.
"Apa dok? Amnesia?" Tanya Papa Sarah tidak percaya.
"Kakak saya amnesia dok?" Tanya seseorang di belakang yang tak lain dan tak bukan adalah kedua adik Sarah, bernama Dito dan Arga.
____
__ADS_1
Thanks smuaaa... jangan lupa untuk klik like n favorite yang buanyakk😅😅. Tunggu episode selanjutnyaa...