Mekarnya Bunga Cinta

Mekarnya Bunga Cinta
Episode 8


__ADS_3

"Tenanglah itu bukan kelelawar asli. Merapat kemari bersama kami" kata Teo mencoba menenangkan Sarah.


~>.<~


"Huftt kabutnya sangat banyak tadi" ucap Rara sedang berjalan bersama yang lain setelah keluar dari wahan rumah hantu.


"Sekarang main apalagi?" Tanya Sarah yang membuat semua temannya menatapnya. "Apa?" Tanya Sarah lagi.


"Nggak papa kok" ucap Leola. "Eh main itu yuk" ucap Putri saat melihat sebuah permainan mengambil boneka.


"Aku nggak bisa main itu jadi Fatan kamu tang ambilin buat aku yaa" ucap Putri manja dengan puppy eyesnya Fatan jadi nggak tega dan terpaksa menerimanya.


"Gimana kalau mbagi kelompok aja kan kita ada 8 jadi 1 kelompok 2 orang cewek cowok gimana?" Tanya Teo mengusulkan permainan. Semuanya memandang ke arah Teo lalu berpikir sejenak dan mengangguk.


"Jadi Aku sama Fatan" ucap Putri sambil menggandeng tangan Fatan. "Disini banyak yang jomblo loh diinget yaa" ucap Sarah yang membuat Putri melepaskan gandengannya.


Tiba tiba Teo memberi aba aba kepada Yujin tanpa ada yang mrngetahuinya. Yujin pun mengangguk dengan cepat dan timbul senyum diantara keduanya.


"Aku sama Sarah" ucap Teo sambil mendekati Sarah. "Aku sama Leola" ucap Yujin dan mengikuti langkah Teo.

__ADS_1


"Eh tunggu tunggu haa?! Gak gak bisa gitu aku gamau sama Arvan!" Teriak Rara yang marah karena dikelompokkan dengan Arvan.


"Emang siapa yang mau sekelompok sama kau" Ucap Arvan balik. "Kita gamau tau pokoknya yang kalah nganterin temennya pulang" ucap Putri.


"Sekarang kalian ciwi ciwi pilih yang mana boneka yang mau diambilkan" ucap Fatan.


"aku mau boneka kucing itu lucu deh" ucao Putri sambil menunjuk boneka kucing yanng berada di tengah tengah.


"kalo aku mau anjing putih itu" ucap Leola sambil menunjuk anjing di sudut kaca. "aku mau boneka teddy yang coklat itu" ucap Sarah sambil menunjuk teddy yang ada di depannya.


"kalo Rara mau yang mana?" tanya Leola ke Rara. Yang ditanyai pun menoleh. "aku mau boneka kelinci hitam itu tapi kalo yang ngambil Arvan aku gamau"


"heleh siapa juga yang mau ngambilin kamu" tegas Arvan tapi dia tetap menerima daripada di suruh nganter pulang.


1 menit kemudian...


"yes aku dapet" teriak Teo saat mendapatkan boneka yang dipilih Sarah. Mereka berdua pun bertos ria sambil mengambil bonekanya


"aku juga dapet" ucap Yujin berhasil mendapatkan boneka yang dipilih Leola. "aku juga loh" ucap Fatan sambil menenteng telinga boneka kucing itu.

__ADS_1


"Arvan?" tanya semuanya dan melihat ke arah Arvan. "Hais nih susah bener sih" ucap Arvan sambil menyerahkan boneka kelinci itu pada Rara.


"ciyeee anterin dia balik sono" goda Yujin.


"Aku pulang bareng Leola aja" ucap Rara. "Huh siapa juga yang mau nganterin kamu. Hati2 loh yaa nanti ada~"


"Arvan! Apaan sih nakut nakutin aja pergi sana. Ayo La" ucap Rara sambil menaiki motor Leola. Teo melihat Sarah yang tengah berjalan di trotoar.


"Aku pulang dulu yaa" ucap Teo kepada yang lain. Sedangkan yang lain melambaikan tangan dan sibuk dengan urusan masing masing.


"Sarah!" Sarah yang merasa dipanggil pun menoleh ke belakang.


"Iyaa? Kenapa?" Tanya Sarah polos melihat Teo dengan motornya di belakang Sarah.


"Ayo aku antar" ajak Teo, Sarah hanya menggeleng. "Rumahku dekat dengan taman jadi kurasa aku bisa pulang sendiri" ucapnya dengan senyum.


"Kau yakin?" Tanya Teo meyakinkan Sarah, yang diyakinkan mengangguk dengan cepat. "Baiklah" Sarah segera membalikkan badannya lalu memutarnya lagi.


"Bye" ucapnya sambil melambaikan tangan pergi. *kurasa tidak ada kata "bye" untuk sekarang* batin Teo lalu pergi membuntuti Sarah dari jauh.

__ADS_1


"Sarah!" Ucap seseorang dari arah kanan Sarah yang seketika menoleh ke asal suara. Sedangkan Teo memberhentikan motornya dan melihatnya dari jauh.


~gmwoo~


__ADS_2