Menantu Bodoh

Menantu Bodoh
Bab 339 Mati


__ADS_3

Zander Tang sangat terkejut, seakan baru saja bertemu dengan malaikat pencabut nyawa.


Pemuda berjubah putih tidak lain tidak bukan adalah Maverick Tang.


Maverick Tang merupakan sesepuh dalam keluarga Tang yang terdahulu.


Keluarga Tang banyak menyembunyikan orang-orang hebat dan aneh, namun Maverick Tang merupakan sosok legenda dalam sejarah silsilah keluarga Tang, pada saat dia masih muda, dia sudah menjadi orang pertama yang menjadi master dalam keluarga Tang, kekuatannya tak tertandingi, dan kemampuan bertarungnya tak terkalahkan, dia telah membantu dan memberikan kontribusi yang tak terhitung dalam keluarga Tang. Dia merupakan dewa penyelamat bagi keluarga Tang.


Hanya saja, semua itu terjadi ketika Maverick Tang masih muda, dan sekarang dia sudah termasuk tetua dalam keluarga Tang yang sudah berumur, tentu saja Zander Tang tidak pernah bertemu dengan Maverick Tang, karena dia merupakan sosok legenda dlaam keluarga Tang, maka Zander Tang tahu semua tentang Maverick Tang. Namun, Zander Tang selalu berpikir bahwa Maverick Tang sudah lama meninggal, bagaimana mungkin dia bisa hidup sampai sekarang?


Yang terpenting adalah pemuda berjubah putih ini masih terlihat sangat muda, bahkan jika dilihat dia hampir seumuran dengan Dimas Wu, bagaimana mungkin dia adalah sosok tetua yang sudah berumur ratusan tahun?


Zander Tang benar-benar tidak dapat percaya.


Namun, menghadapi Zander Tang yang masih tidak percaya itu, pemuda berjubah putih itu tanpa keraguan berkata: “Iya, ini aku.”


Dia benar-benar Maverick Tang.


Mendengar ini, Zander Tang tercengang dan terperangah.


Ekspresi orang-orang yang berada di sana tampak berubah, mereka yang sedari tadi tampak bahagia kini sudah tidak lagi bersorak, bahkan tidak ada seorang pun yang berani berbicara dan tertawa lagi, mereka semua terkejut dan terdiam. Sosok yang membawa Dimas Wu keluar dari gerbang kematian adalah Maverick Tang, yang notabenenya seorang master nomor satu di keluarga Tang, bagi mereka ini merupakan mimpi yang sangat buruk


Dimas Wu sudah benar-benar mengorbankan nyawanya dan mengerahkan seluruh kekuatannya baru dapat mengalahkan para sesepuh, oleh karena itu orang-orang baru dapat merasa aman, namun rasa aman itu tidak bertahan lama, mereka bahkan tidak ada kesempatan untuk bersorak atas kemenangan tadi, kini muncul sosok legenda yang tak terkaahkan dari keluarga Tang, situasi ini merupakan situasi yang dapat membuat orang-orang gila.


Wajah Steve Wu berubah menjadi sangat muram, rasa terima kasihnya terhadap Maverick Tang berubah menjadi sebuah kewaspadaan, dia dengan wajah penuh kekhawatiran bertanya:“Apa yang kamu lakukan kepada putraku?”


Baru saja, nada bicara Steve Wu yang begitu menghormati Maverick Tang. Namun, ketika dia mengetahui bahwa pemuda berjubah putih itu adalah Maverick Tang, nada bicaranya seketika berubah, hatinya masih bergejolak, dia tidak tahu apa maksud dan tujuan Maverck Tang, dia lebih tidak tahu apa yang telah Maverick Tang lakukan kepada Dimas Wu.


Ekspresi Maverick Tang sangat datar dan menatap Steve Wu, lalu menjawab: “Jangan khawatir, aku hanya bermaksud untuk menolongnya saja.”


Steve Wu masih tidak dapat percaya dengan apa yang telah dikatakan oleh Maverick Tang, dan sekali lagi bertanya: “Kamu merupakan anggota keluarga Tang, dengan begitu baiknya datang ke sini untuk menolong kami anggota keluarga Wu?”


Untuk saat ini Steve Wu benar-benar tidak dapat mengontrol perasaannya, untuk kesekian kalinya dia merasakan bahaya yang mengancam lagi, tepat di hadapannya berdiri sosok master dari keluarga Tang dengan aura yang tidak biasa. Steve Wu bahkan tidak memiliki sedikit kepercayaan dirinya, yang ada hanyalah ketakutan dan kewaspadaan.


Melihat keraguan dari Steve Wu, Maverick Tang menghela napas dan menjawab: “Jika aku ingin membunuh kalian, hanya dengan menggunakan sebelah tangan saja, maka kalian akan mati, dan aku tidak mungkin bertele-tele seperti ini.”


Sebuah kalimat yang sangat sederhana, namun cukup membuat Steve Wu diam tak bergidik, Maverick Wu sosok legenda dari keluarga Tang dan merupakan master pertama, dia pasti memiliki kekuatan yang sangat besar, membunuh keluarga Wu bukanlah hal yang sulit baginya. Dimas Wu pada awalnya adalah satu-satunya harapan bagi mereka, namun Dimas Wu hampir saja mati, jika Maverick Tang memanfaatkan itu, maka sudah dapat dipastikan bahwa keluarga Wu akan musnah. Tetapi mengapa Maverick Tang tidak memanfaaatkan situasi krisis keluarga Wu, dia malah menyelamatkan Dimas Wu.


Steve Wu tidak mengerti, isi kepalanya dipenuhi dangan ratusan pertanyaan, dia dengan wajah yang serius bertanya lagi: “Mengapa kamu menyelamatkan putraku?

__ADS_1


Mendengar ini, wajah acuh tak acuh Maverick Tang menunjukkan sedikit ekspresi tegas. Dia samar-samar memandang Dimas Wu di tanah, dan berkata dengan sungguh-sungguh: "Karena ini bukan waktunya untuk mati, dan hanya aku yang bisa mengakhiri hidupnya.”


Pada akhirnya, mata Maverick Tang menunjukkan tatapan kejam.


Kata-katanya sangat jelas, yaitu hanya dia yang boleh membunuh Dimas Wu.


Setelah mengatakan itu, Maverick Tang seperti roket terbang ke langit


Orang-orang bahkan belum sempat bereaksi, mereka hanya melihat Maverick Tang menghilang dan sudah berada di atas langit.


Maverick Tang yang berada di atas langit melambaikan kedua tangannya.


Dan Terbentuklah sebuah Pentagram yang besar di atas langit.


Pentagram itu mulai terbentuk, dan pada akhirnya membentuk sebuah lingkaran berwarna silver, Pentagram ini mengelilingi semua orang.


Seketika orang-orang merasakan sakit di dada, mulai kesulitan bernapas, kepala pusing, semua orang merasa sebuah tekanan yang tak dapat diungkapkan dengan kata-kata.


Maverick Tang yang masih berada di atas langit menghentikan lambaian tangannya, dia pun menarik kembali tangannya dan dia menunduk berkata kepada orang yang berada di bawah: “Ini adalah pentagram pengunci jiwa, tidak ada yang dapat hidup lebih dari dua hari dari pentagram ini, aku sangat penasaran, apakah ada salah satu dari antara kalian yang bisa menghancurkannya.”


Pentagram pengunci jiwa adalah lingkaran sihir yang sangat kuat, dan juga merupakan jebakan sihir yang sangat mematikan, orang yang terjebak dalam lingkaran sihir ini, sudah dapat dipastikan akan mati, karena sampai saat ini belum ada yang dapat keluar dari pentagram ini.


Pentagram ini sama dengan sebuah hukuman paling kejam di dunia, Maverick Tang menginginkan semua orang di sini tersiksa secara mengenaskan dan dia ingin menyiksa mereka semua. Dia memang telah menyelamatkan Dimas Wu, namun bukan berarti dia akan menjadi malaikat penyelamat yang baik hati, dia hanya tidak mau Dimas Wu mati dengan begitu mudahnya, dia ingin Dimas Wu mati di dalam pentagram pengunci jiwa secara perlahan dan mengenaskan dengan penyiksaan yang begitu besar.


Ini merupakan hukuman karena telah mengganggu keluarga Tang.


Setelah mnegatakan itu, Maverick Tang pun menghilang.


Dia benar-benar menghilang di antara awan-awan di langit.


Namun kata-katanya masih bergema di telinga setiap orang, yang membuat orang-orang merinding dan ketakutan.


Semua orang ketakutan dan panik.


Suasana menjadi sunyi senyap.


Berselang beberapa waktu, Steve Wu berjalan keluar menuju ke tempat terbuka, dia pun membuka tangan dan mengeluarkan kekuatannya, mengumpulkan aura sejatinya kepada kedua telapak tangannya, dia menyatukan kedua tangannya, dan dengan kekuatan penuh mengarahkan seluruh aura sejatinya ke atas dan menembakkan aura senjatinya.


Aura sejati ini merupakan aura sejati terkuat miliknya, dia ingin mencoba sendiri dan mencari tahu apakah pentagram pengunci jiwa ini begitu kuat seperti yang Maverick Tang katakan.

__ADS_1


Pung!


Aura sejati meluncur ke atas langit, menabrak pentagram pengunci jiwa dan langit pun berubah menjadi mendung gelap.


Seketika, aura senjati milik Steve Wu lenyap begitu saja, dan pentagram pengunci jiwa tanpa ada sedikit perubahan apapun.


Orang-orang yang melihat pemandangan itu semakin putus asa, rasa takut mereka semakin besar.


Begitu pula Steve Wu, dia semakin merasa bahwa dirinya telah gagal melindungi keluarganya, walaupun begitu, ia tidak menyerah, sekali lagi dia mengumpulkan kekuatannya dan memcoba sekali lagi.


Pada saat ini, Zander Tang secepat kilat melangkah keluar dan berkata kepada Steve Wu: “Ini tidak ada gunanya, setahuku pentagram pengunci jiwa merupakan sihir tua yang sangat kuat, bahkan keluarga Tang saja tidak ada yang dapat menghancurkannya.”


Mendengar ucapan Zander Tang, Steve Wu pun mengurungkan niatnya untuk mencoba lagi, dia menatap kabut pentagram pengunci jiwa itu dan dia pun terdiam.


Ketakutan menyelimuti seluruh penjuru tempat.


Terdengar beberapa orang-orang yang berbicara:


“Matilah, kita sebentar lagi akan mati, tidak ada yang dapat menyelamatkan kita.”


“Keluarga Tang seperti hantu, mati satu tumbuh seribu, pada akhirnya kita juga mati di tangan keluarga Tang.”


“Benar! Keluarga Tang sangat menakutkan, mereka semua sangat kuat. Tuan muda ketiga dengan susah payah mengalahkan sesepuh utama, sekarang hadir petarung hebat dari keluarga Tang, dan dia sekarang menggunakan pentagram pengunci jiwa untuk membunuh kita.”


“Sepertinya kita akan benar-benar mati kali ini, walaupun Tuan muda ketiga siuman dari pingsannya, namun dia terluka parah, dia tidak dapat menyelamatkan kita, kita benar-benar sudah tidak memiliki harapan lagi.”


“Bagaimana ini? Berada di sini membuatku sesak, sangat menyakitkan!”


Pentagram pengunci jiwa baru saja dipasang, dan banyak orang di tempat kejadian telah mengalami reaksi yang sangat besar. Beberapa orang merasa tercekik, beberapa orang pusing, beberapa mata kabur, dan beberapa orang muntah-muntah.


Bahkan seseorang dalam kerumunan itu terhempas ke tanah, mulutnya berbusa, matanya memutih, dan seluruh tubuhnya kejang-kejang hebat.


“Ibu! Ibu kenapa?” Randy Xia dan Rachel Xia berteriak.


Orang yang tiba-tiba tumbang itu adalah Mega Xiong, ibu dari Randy Xia dan Rachel Xia


Setelah Mega Xiong kejang-kejang beberapa saat di tanah, tubuhnya kaku dan tak bergerak lagi, wajahnya pucat dan sudut mulutnya dipenuhi busa.


Dokter Tua melihat itu dengan segera berlari dan memeriksa Mega Xiong.

__ADS_1


Setelah memeriksa keadaan Mega Xiong, ekspresi dokter tua itu pun menjadi sangat ketakutan, dengan gugup dia berkata: “Dia telah meninggal.”


__ADS_2