Menantu Bodoh

Menantu Bodoh
Bab 204 Kekuatan Blood Dragon Knife


__ADS_3

Kevin Wu yang ambruk terlempar ke tanah, tidak lagi anggun seperti awal kedatangannya, rambutnya acak-acakan, pakaiannya kotor dan sudut mulutnya penuh darah.


Namun di sisi lain, Hades dengan ekspresi yang serius dan postur tubuh yang lurus, berdiri tegak di tanah seperti gunung yang menjulang ke langit, tak bergeming dan sangat mendominasi.


Pada saat ini, seluruh tubuh Hades memancarkan aura seorang kaisar yang sangat kuat dan tak terguncangkan.


Orang-orang yang berada di tempat membeku melihat pemandangan yang sangat menakutkan itu.


Keheningan di tengah-tengah hutan.


Tersirat sebuat kegaguman yang besar terlihat di mata para pelajar perguruan Youming, mereka semakin mengagumi Hades. Di mata mereka Hades merupakan dewa dan juga pemimpin yang tak terkalahkan dan itu membuat mereka sangat bangga telah menjadi bagian dari perguruna Youming.


Adapun keluarga Wu, mereka semua tampak gugup dan sedih. Mereka tentu tahu bahwa Hades adalah legenda dewa dan memiliki kekuatan tinggi yang tak terbayangkan, tetapi mereka juga tahu bahwa Kevin Wu juga merupakan talenta dengan kekuatan yang sangat kuat, lagipula Kevin Wu sangat percaya diri dari awal hingga kini, walaupun mereka tidak bisa membantu tetapi mereka menaruh harapan dan keyakinan kepada Kevin Wu. Akan tetapi harapan dan keyakinan itu sirna setelah melihat Kevin Wu kalah oleh Hades dengan mata mereka sendiri. Ini membuat kepercayaan diri yang mereka miliki sebelumnya langsung runtuh, rasa frustrasi, dan menyelimuti hati semua orang.


Dimas Wu tidak melihat Kevin Wu yang ambruk jatuh saat ini, dia hanya menatap Hades dengan tajam dan dalam, tatapan yang sedikit rumit dan tak terbaca.


Dalam keheningan, Hades menatap Kevin Wu dengan bangga dan berkata dengan sinis: "Pemimpin keluarga Wu benar-benar lemah."


Nada bicara Hades penuh penghinaan.


Kevin Wu yang sedari tadi masih terbaring, matanya menjadi dingin, dia menyeka darah dari sudut mulutnya dan kemudian perlahan bangkit.


Setelah bangun, Kevin Wu mengambil langkah, melangkah menuju Hades.


Pada saat ini, aura Kevin Wu cukup menakutkan, seperti ada perasaan kejam, seperti malaikat maut yang hendak mencabut nyawa seseorang, dengan kekuatan dan aura mengerikan yang menelan segalanya. Setiap langkah yang diambilnya seperti sedang memikul beban ratusan ton beratnya.


Terlihat bahwa Kevin Wu benar-benar marah.


Orang-orang yang berada di sana seakan memiliki harapan lagi, dengan gugup menyaksikan.


Masih dalam perhatian orang-orang, Kevin Wu berhenti dan berdiri tidak jauh di depan Hades. Dia menatap Hades dengan tatapan samar, dan berkata dengan nada kasar: "Untuk apa terburu-buru, aku belum menyelesaikan pertarungan."


Pandangan Hades terhadap Kevin Wu masih tetap sama, dia juga tidak kaget dengan kebangkitan Kevin Wu, bahkan aura yang dipancarkan oleh Kevin Wu tidak dapat membuatnya takut. Hades masih dengan tatapan penuh penghinaan berbisik: “Apa lagi yang bisa kamu lakukan, kalau tidak, pertempuran ini akan sangat membosankan."


Dari kata-kata yang dilontarkan oleh Hades, terlihat jelas bahwa dia tidak takut dengan pemimpin keluarga Wu itu


Tatapan Kevin Wu menajam setelah mendengar itu, dan berkata: “Terimalah ini.”

__ADS_1


Setelah mengatakan itu, aura jahat yang Kevin Wu pancarkan semakin kuat, dan aura yang begitu kuat itu menyelimuti tempat itu.


Orang-orang yang berada di sana merasakan leher mereka tercekik dan sesak napas. Bahkan angin yang kasat mata menerobos hutan, membuat pohon-pohon bergoyang hebat. Ini adalah amarah dari Kevin Wu, aura membunuh yang sangat luar biasa.


Syut!


Tiba-tiba, sosok Kevin Wu bergerak cepat, seperti guntur dan kilat seperti kilat yang membawa guntur, dan bergegas menyerang Hades.


Tak terhentikan!


Hades melihat itu berkata: “Ini baru menarik.”


Setelah selesai berbicara, Hades mengguncang jubahnya dan bergerak dengan anggun dan dengan cepat berhadapan dengan Kevin Wu yang sedang menyerangnya.


Jika Kevin Wu seperti laut mengamuk dengan ombak yang luar biasa, maka Hades adalah hiu harimau yang haus darah. Ia berlari melawan ombak, mendominasi dan tak terkalahkan, berperang melawan lautan kemarahan.


Sekali lagi kedua orang itu bertarung.


Kemarahan Hades dan Kevin Wu yang begitu besar dengan pertempuran yang sengit mengguncang bumi. Keduanya saling menyerang dan serangan yang bertubi-tubi. Seolah suara badai petir yang bergulir dan meledak mengejutkan.


Orang-orang yang ada di sana, sekali lagi menahan napas dan sangat gugup, dan perasaan tercekik serta ketakutan yang mengunci semua orang.


Serangan Hades juga sama tak terkalahkan, dia bergerak dengan kuat dan ganas, dan auranya tidak kalah kuat dari Kevin Wu. Dia tidak begitu peduli dengan Kevin Wu, dia sangat tenang tetapi serangan dari Kevin Wu tidak dapat dipandang sebelah mata. Hades perlahan dapat merasakan tekanannya, jadi dia mulai serius menghadapi serangan dari Kevin Wu, dia menjadi semakin kuat, kecepatannya semakin cepat dan responnya semakin cepat. Walaupun Kevin Wu menyerangnya tanpa jeda, dalam tangkisan yang dikeluarkan oleh Hades, dia juga mencari celah untuk menyerang balik.


Tak peduli seberapa besar lonjakan ombak Kevin Wu, hiu harimau Hades akan tetap bisa mengikuti arus ombak dan menerobos ombak besar itu dan menyerang balik amukan ombak besar itu.


“Dalam generasi muda, kamu mungkin adalah orang yang paling berbakat, tetapi sialnya kamu berhadapan denganku.” Hades sambil menangkis pukulan dari Kevin Wu, sambil berkata, dia tidak begitu peduli dengan seberapa banyak serangan yang dilakukan Kevin Wu, dia tetap penuh dengan percaya diri.


Setelah mengatakan itu, Hades tiba-tiba saja melompat ke udara dan dengan tinjuan tangan kanan dengan kekuatan penuh turun ke bawah dan meninju Kevin Wu yang berada di bawah.


Kevin Wu yang diselimuti aura sangat besar. Dia merasakan sesak napas seperti tertindih oleh gunung Tai yang kokoh. Tetapi dia tidak goyah sama sekali, kekuatannya malah semakin meningkat dan tubuhnya masih terbakar oleh aura yang begitu kuat. Dia benar-benar mengeluarkan seluruh kekuatannya bertarung dengan sengit.


Boom!


Dengan kekuatan pamungkasnya, Kevin Wu mengeluarkan energi yang sangat besar, langsung menghadapi pukulan dari Hades dan menghantam dengan satu pukulan.


Pukulan Kevin Wu memecahkan udara, menerobos kekosongan, menghancurkan segalanya.

__ADS_1


Pukulan Hades menekan pukulan dengan tenaga penuh mengarah ke bawah yang siap menghantam kepalan tajam yang disambut Kevin Wu.


Pung!


Tinju bertabrakan dengan tinju, aura Hades yang keras dan kejam, menghadapi energi nyata harimau yang sangat besar dari Kevin Wu, tabrakan yang kuat membuat ledakan keras dan mengguncang angin.


Dalam sekejap, semua orang terlempar dan terluka oleh angin kencang, mata mereka sulit dibuka, dan jantung mereka berdebar.


Orang-orang yang di sana menahan napas dan menutup mata.


Setelah semua orang membuka mata dan melihat bahwa Kevin Wu terguncang dan terpukul mundur dan terluka parah.


Namun Hades mendarat di tanah dengan tenang dan berdiri tegak. Dengan wajah bangga yang berani, agung dan aura yang luar biasa.


Kevin Wu sekali lagi bangkit, dia terluka dalam, mulutnya lagi dan lagi memuntahkan darah segar, dia kalah lagi.


Sekali lagi Hades berada di atas angin. Kevin Wu yang marah dan perkasa, masih belum bisa mengalahkannya. Matanya memandang Kevin Wu dan tidak bisa menahan rasa jijiknya. Dia menghadap Kevin Wu dan berkata dengan dingin: "Jangan buang energimu, kamu tidak dapat mengambil Dimas Wu dari tanganku. "


Sekarang Kevin Wu sudah kalah, dengan kata lain kekuatan dari Kevin Wu sudah berada dalam perkiraan dari Hades, itu berarti Kevin Wu bukanlah tandingannya. Sudah dapat dipastikan bahwa Kevin Wu tidak mungkin dapat membawa pergi Dimas Wu.


Kevin Wu yang kalah dan terluka lagi tidak berkecil hati sama sekali. Setelah mendengarkan kata-kata Hades, Kevin Wu tersenyum jahat. Dia berkata dengan murung: “Benarkah? Kurasa tidak."


Ketika kata-kata itu terucap, Kevin Wu tiba-tiba mengulurkan tangan kanannya ke atas. Kemudian, dia berbicara, menghadap kekosongan, dan berkata dengan keras: "Pedang datanglah."


Tiba-tiba, sebilah pedang berwarna merah darah terbang entah dari mana, dan akhirnya mendarat dengan kuat di tangan kanan Kevin Wu.


Pedang ini adalah Blood Dragon Knife.


Warna Blood Dragon Knife yang merah itu memancarkan cahaya terang dan menyilaukan, bilahnya yang tajam dan bersinar membuatnya semakin luar biasa.


Kevin Wu yang menggenggam Blood Dragon Knife itu dalam sekejap berubah. Dia seperti raja iblis yang lahir kembali dengan kekuatan yang besar, dia dan Blood Dragon Knife menyatu menjadi satu dan membuat mereka menjadi lebih kuat.


Setelah melihat itu, wajah Hades berubah sedikit, dia menatap Kevin Wu dengan sungguh-sungguh, dan berkata : "Tidak heran kamu selalu percaya diri, ternyata kamu memiliki Blood Dragon Knife di tanganmu."


Blood Dragon Knife ini dapat disebut juga sebagai senjata dewa. Senjata yang dapat mengguncang dunia. Hades yang sudah melanglang buana di dalam dunia persilatan, dia pastinya tahu betul tentang pedang sakti itu. Pada saat ini, melihat Kevin Wu menggenggam Blood Dragon Knife, raut wajahnya menjadi lebih serius.


Ekspresi orang-orang dari perguruan Youming tiba-tiba berubah ketika mereka mendengar nama Blood Dragon Knife. Mereka semua merupakan orang persilatan. Mereka juga sudah mendengar tentang Blood Dragon Knife, tetapi mereka hanya tahu bahwa pedang itu hanya ada dalam legenda semata. Tanpa diduga, Blood Dragon Knife yang sudah selama beberapa dekade tidak muncul, kini muncul di hadapan mata mereka. Mata semua orang tertuju pada Blood Dragon Knife, dalam pandangan mereka tersirat sebuah kekaguman dan rasa hormat terhadap senjata dewa itu.

__ADS_1


Setelah mengetahui bahwa orang-orang mengagumi pedangnya, Kevin Wu merasakan kebanggaan dalam hatinya. Dia menatap Hades dengan ekspresi yang sedikit sombong dan berkata dengan arogan: “Apakah kamu yakin aku tidak bisa merampas Dimas Wu dari tanganmmu? Sekarang aku ingin lihat bisakah kamu menahan kekuatan Blood Dragon Knife ini!”


Setelah mengatakan itu, Kevin Wu tiba-tiba meloncat dengan menggenggam erat Blood Dragon Knife, terbang ke udara. Kemudian, dia mengangkat pedang itu dan dengan sekuat tenaga dan kekuatan penuh, dia mengayunkan pedang itu menebas Hades…


__ADS_2