Menantu Bodoh

Menantu Bodoh
Bab 396 Membunuh Secepat Kilat


__ADS_3

Dimas Wu telah memecahkan penjara bawah tanah.


Pada saat ini, seluruh tubuh Dimas Wu memancarkan aura yang keras dan kuat. Aura itu seperti barang nyata yang kukuh dan tidak ada habisnya yang mengelilingi sekitar tubuh Dimas Wu, dan membuat Dimas Wu terlihat seperti raja iblis menakutkan yang keluar dari dalam api penyucian.


Setelah berjalan keluar dari reruntuhan penjara bawah tanah, Dimas Wu pun tiba di koridor panjang yang gelap. Koridor itu dingin, tidak berdasar, tidak dijaga, dan hanya ada cahaya lilin yang sedikit bergoyang yang menempel di dinding. Seluruh lingkungan itu sangat misterius dan menakutkan.


Inilah penjara bawah tanah Liehuo Hall Sekte Tianqi.


Sekte Tianqi merupakan sekte super besar yang memiliki enam aula. Enam aula itu dibentuk secara independen, tetapi mereka dikelompokkan bersama untuk membentuk Sekte Tianqi.


Sementara Zaver Mu adalah pengurus dari Liehuo Hall. Tempat dimana Dimas Wu dipenjara adalah ruang bawah tanah Liehuo Hall, dan tempat di mana Dimas Wu berdiri sekarang adalah koridor pentagram di luar ruang bawah tanah Liehuo Hall.


Sebenarnya, koridor pentagram itu termasuk bagian dari penjara bawah tanah. Dimas Wu baru saja menerobos penghalang dan dinding itu, dan keluar dari ruangan bawah tanah, tetapi jika tidak keluar dari koridor, artinya dia belum keluar dari penjara bawah tanah, dan masih terkurung di dalamnya.


Koridor pentagram itu adalah bagian terakhir dari penjara bawah tanah. Ruangan bawah tanah sebelumnya sudah sangat kuat dan sulit dihancurkan, tetapi koridor ruangan ini bahkan semakin sulit untuk dihancurkan.


Sama seperti namanya, koridor pentagram adalah koridor yang diselimuti oleh pentagram, dan kedua sisi koridor ini telah diukir dengan pentagram dan simbol.


Selama bertahun-tahun, siapapun yang dipenjara di ruang bawah tanah pada dasarnya tidak dapat menerobos koridor pentagram, dan tidak peduli siapapun itu, selama orang itu memasuki koridor pentagram, maka kemungkinan besar akan mati.


Begitu Dimas Wu memasuki koridor, dia langsung merasakan keanehan yang sangat tidak biasa. Dia seperti masuk ke dunia ilusi dalam sekejap. Terkadang dia merasa ada hawa sedingin es keluar, dan terkadang merasa tertelan oleh hawa yang panas. Selain itu, koridor ini juga sangat sunyi dan suram seperti neraka.


Berada di koridor yang panjang dan tidak dapat mendengar suara dunia luar, seolah-olah segala sesuatu telah terisolasi dari dunia luar.


Dimas Wu berusaha keras untuk menyingkirkan pikiran yang mengganggu. Dia perlahan memejamkan matanya, melepaskan pikiran spiritualnya, dan mulai memahami pentagram di koridor itu.


Melalui pemahaman kesadarannya, Dimas Wu telah mengetahui bahwa koridor yang gelap dan dalam itu berisi berbagai macam pentagram, termasuk pentagram pengendali, pentagram ilusi, pentagram pembunuh, pentagram pertahanan, serta pentagram lainnya, semuanya sangat lengkap.


Selain itu, setiap pentagram penuh dengan kekuatan membunuh, dan jika lengah sedikit saja, maka akan menyebabkan kematian.


Koridor gelap yang sangat berbahaya.


Dimas Wu telah merasakan dengan jelas pentagram itu, kemudian dia perlahan membuka matanya, dan matanya pun penuh dengan tekat yang kuat.

__ADS_1


Tanpa menunggu lebih lama lagi, Dimas Wu langsung melangkah maju dengan hati-hati ke dalam koridor itu.


Terdapat banyak krisis yang tidak terlihat, dan pentagram yang kuat ada di mana-mana. Oleh karena itu, masuk ke dalam koridor itu adalah hal yang sangat berbahaya, tetapi Dimas Wu tidak takut. Dia tetap sangat berhati-hati, dan selangkah demi selangkah maju ke depan dengan waspada.


Di setiap langkahnya, Dimas Wu tidak boleh membuat kesalahan. Dia harus melewati tempat kosong dari pentagram itu, dan tidak boleh memicu pentagram itu. Dia harus mencegah semua jenis pentagram berbahaya yang ada di segala arah, karena dia sedang berjalan di tepi kematian.


Untungnya, Dimas Wu memiliki pemahaman yang sangat mendalam tentang pentagram, dan ditambah lagi dia juga cukup berhati-hati, karena itu, dia selalu berhasil melewati Dewa kematian di sepanjang jalannya dan menghindari berbagai pentagram yang mematikan itu.


Semakin dalam memasuki koridor itu, Dimas Wu merasa pentagram di depannya semakin kuat, tetapi bukannya panik, Dimas Wu malah semakin terobsesi. Dia seperti telah membuka pintu ke dunia yang tidak diketahuinya dan menjadi terpesona tanpa bisa mengendalikan dirinya.


Tanpa disadari, waktu pun perlahan berlalu.


Dimas Wu seperti telah berjalan sangat lama, dan setelah melalui seluruh perjalanan yang berbahaya, dia akhirnya berhasil melewati koridor yang dilanda krisis dan tiba di ujung koridor.


Di ujung koridor itu, terdapat pintu tembaga yang tertutup dengan rapat.


Dimas Wu berhenti sejenak dan menatap ke arah pintu tembaga itu. Kemudian, dia tiba-tiba menghimpun kekuatannya dan memukul pintu tembaga itu dengan tinjunya.


Boom!


Begitu pintu tembaga itu hancur, dunia di depan Dimas Wu tiba-tiba menjadi sangat cerah, dan matanya pun seketika menjadi pedih. Dia menutup matanya sedikit, dan kemudian melihat keluar. Terlihat halaman terbuka yang luas di luar, tetapi di luar pintu tembaga itu, terdapat dua baris penjaga dengan membawa pedang panjang yang bersiap menyerang kapanpun.


Selain itu, di arah lainnya juga terdapat banyak penjaga yang bergegas datang ke arah Dimas Wu.


Jalan Dimas Wu pun seketika diblokir.


Para penjaga itu sangat kuat dan aura pembunuh mereka juga sangat dahsyat. Mereka mendatangi Dimas Wu, dan Dimas Wu pun seketika menjadi sasaran publik.


Dimas Wu menatap dengan tajam para penjaga yang memegang pedang panjang di depannya, dan niat membunuh pun muncul di matanya.


Tepat pada saat dua pihak akan mulai berperang, sesosok berjubah merah perlahan mendarat dari ketinggian.


“Pengurus!”

__ADS_1


Begitu melihat sosok itu, para penjaga Liehuo Hall langsung berteriak keras.


Orang itu adalah Zaver Mu, pengurus Liehuo Hall.


Sebelumnya, Zaver Mu telah terluka parah dan kekuatan internalnya sangat tidak teratur. Namun, setelah dia meninggalkan penjara bawah tanah, dia langsung berkonsentrasi untuk mengatur napas dan pelatihannya. Sekarang, kekuatannya telah kembali normal, cederanya pun telah lebih membaik, dan dia telah menjadi maharaja yang mengawasi semua makhluk hidup dari atas lagi. Auranya sangat kuat, dan wajahnya sangat serius dan bermatabat.


Begitu mendarat, Zaver Mu langsung memandang Dimas Wu. Wajahnya sedikit terkejut, dan dia berkata dengan tidak percaya, “Kamu bahkan bisa melarikan diri dari penjara bawah tanah?”


Zaver Mu memang tidak menyangka bahwa Dimas Wu dapat menerobos penjara bawah tanah itu. Seharusnya, dengan kemampuan Dimas Wu itu, dia tidak mungkin bisa menerobos kandang penjara bawah tanah itu. Terlebih lagi, di luar ruangan bawah tanah itu masih ada koridor yang dipenuhi dengan pentagram. Dimas Wu mampu menerobos ruangan bawah tanah dan keluar dari koridor pentagram merupakan hal yang sangat luar biasa, dan Zaver Mu benar-benar tidak dapat memahaminya.


Dimas Wu menatap Zaver Mu dengan galak dan berkata dengan sinis, “Apa menurutmu dengan begitu saja kamu bisa mengurungku?”


Nada bicara Dimas Wu menunjukkan kepercayaan diri yang mutlak. Bahkan di hadapan Zaver Mu dan ratusan penjaga Liehuo Hall pun, dia tetap tidak takut sama sekali.


Ekspresi terkejut sekilas terlihat di wajah Zaver Mu dan kemudian menghilang. Tatapan matanya menjadi suram, kemudian dia mendengus dengan sinis dan berkata dengan bengis, “Kamu telah menyinggung Sekte Tianqi, dan hidupmu akan berakhir karena itu. Jika kamu ingin hidup beberapa hari lebih lama lagi, lebih baik kamu kembali ke penjara bawah tanah dengan patuh, dan jangan memaksaku untuk bertindak kasar.”


Aura membunuh Dimas Wu bahkan lebih ganas. Dia menatap Zaver Mu, menggertakkan giginya dan berkata, “Aku akan memberimu kesempatan terakhir lagi, beritahu aku di mana kakek moyangku?”


Melarikan diri dari penjara bawah tanah adalah langkah pertama. Selanjutnya, Dimas Wu masih harus mencari Larvis Wu, dan itu adalah urusannya yang paling mendesak saat ini.


Zaver Mu menatap Dimas Wu dengan tatapan yang dingin dan berkata dengan galak, “Kematian sudah di depan mata, dan kamu masih ingin tahu di mana keberadaan Larvis Wu? Lihatlah dirimu, apakah kamu masih bisa hidup dan keluar dari Liehuo Hall-ku hidup-hidup?”


Di wilayahnya sendiri, Zaver Mu seperti seorang raja yang memiliki rasa percaya diri tinggi yang didukung oleh ribuan orang.


Aura Dimas Wu perlahan memancar keluar dari seluruh tubuhnya dan memenuhi sekelilingnya. Dia melangkah maju dan berjalan ke arah Zaver Mu dengan perlahan. Saat berjalan, dia pun berkata dengan sinis dan galak, “Aku sudah pernah memberimu kesempatan. Karena kamu tidak memanfaatkannya, maka jangan salahkan aku karena bersikap kasar.”


Saat mengatakan itu, aura pembunuh Dimas Wu juga terpancar keluar. Semakin dekat dengan Zaver Mu, aura pembunuhnya juga semakin kuat.


Kemampuan Zaver Mu telah pulih, dan dia sama sekali tidak menganggap Dimas Wu sebagai lawannya. Dia memandang Dimas Wu dengan sombong dan berkata dengan remeh, “Kenapa? Apa kamu ingin melawanku? Apa kamu pikir kamu pantas menjadi lawanku?”


Begitu dia selesai mengatakan itu, Dimas Wu yang sedang berjalan tiba-tiba melancarkan tinjunya.


Tinjunya sangat cepat, ganas, kuat, dan tidak terduga. Saat Zaver Mu belum bereaksi sama sekali, tubuhnya seperti layang-layang yang putus dari talinya dan langsung terbang melesat.

__ADS_1


Dia membunuh secepat kilat dengan satu pukulannya.


Semua orang pun langsung tercengang.


__ADS_2