Menantu Bodoh

Menantu Bodoh
Bab 235 Mengambil Kesempatan


__ADS_3

Jurus crushing slash yang dapat menghancurkan seluruh bumi dan isinya.


Steve Wu dengan aura terkuat dan secepat kilat memanfaatkan kesempatan emas yang datang sekali dalam seumur hidup, dia dengan seluruh kekuatannya menyerang pria sakit itu.


Pedang yang kejam dan garang, seolah-olah membelah bambu dengan sekali tebasan, bilah yang dapat membelah udara itu lurus menuncam ke bawah.


Pung!


Blood Dragon Knife dengan aura terkuat menghantam tanah di mana tempat pria sakit itu berdiri, tanah itu retak terbelah, hancur dan debu bertaburan ke udara.


Akan tetapi, pria gila yang sedari tadi berdiri di sana menghilang.


Jurus Quick shifting


Walaupun pada saat penyakitnya kambuh, dengan batuk yang tanpa henti yang menyiksanya, akan tetapi, pria sakit itu tetap bisa mengeluarkan jurus quick shifting untuk menghindari serangan mematikan dari Steve Wu dan berhasil menyelamatkan nyawannya.


Setelah berpindah tempat, pria sakit itu masih tak henti batuk-batuk, hingga membuatnya kesulitan untuk bernapas, walaupun begitu dia masih dapat berkonsentrasi dan mengumpulkan tenaganya untuk meraih saku celana dan mengeluarkan sebuah botol kecil, dia membuka dan dengan segera menelan obat itu.


Gerakannya begitu cepat, setelah menelan obat tersebut, batuknya mulai mereda, seperti kembali dari gerbang neraka yang menyiksa. Wajahnya masih pucat pasi, batuknya masih belum berhenti, namun jauh lebih baik dari semula, keadaannya sudah jauh lebih baik dari semula. Setidaknya dia tidak batuk terus-menerus yang tiada henti, saat ini dia sudah dapat mengatur napas.


Namun Steve Wu tidak memberi pria sakit itu kesempatan untuk mengatur napasnya, dia segera mencari pria sakit itu dan dengan secepat kilat melancarkan serangan kepada pria sakit itu.


Kali ini, Steve Wu begitu garang dan cepat melakukan serangan, dia bahkan sudah tidak peduli jika orang-orang mencemooh dia karena menyerang orang yang sedang sakit parah, dia hanya ingin memanfaatkan kesempatan emas ini dan segera membunuh pria sakit itu.


Memanfaatkan kelemahannya dan membunuhnya.


Dengan aura garang yang menyelimutinya, Steve Wu berlari dan menyerang di hadapan pria sakit itu, tanpa berkata apa-apa lagi dia langsung mengangkat Blood Dragon Knife dan menghantamkannya ke arah pria tua itu.


Tebasan ini sama seperti sebelumnya, kuat dan tak tertandingi, dengan kekuatan aura yang membabi buta yang dapat membelah langit dan bumi, pedang dengan aura pembunuh yang kuat melibas pria sakit yang masih terengah-engah karena batuk yang tiada henti.


Pung!


Blood Dragon Knife sekali lagi menghantam tanah, tempat di mana pria sakit itu berdiri sekali lagi hancur retak.


Pria sakit itu sekali lagi menggunakan Jurus Quick shifting untuk mneghindari tebasan buas pedang Steve Wu.


Setelah berpindah tempat, pria sakit itu masih tetap terengah-engah mengatur napas akibat batuk yang tiada henti, namun untuk saat ini, batuknya mulai mereda. Dia tidak memilih untuk menyerang balik Steve Wu, dia hanya ingin memanfaatkan waktu sedikit mungkin untuk memulihkan penyakitnya.


Sekali lagi tebasan Blood Dragon Knife dari Steve Wu tidak mengenai sasarannya, wajahnya berubah menjadi lebih serius dan dia tahu bahwa diri sudah tidak memiliki waktu yang cukup banyak, karena saat ini penyakit pria sakit itu lambat laun membaik, dan itu membuatnya begitu terburu-buru untuk memanfaatkan kesempatan emas ini. Tanpa basa basi lagi, dia dengan segera melancarkan serangan baru kepada pria sakit itu.


Kali ini, Steve Wu melancarkan serangan bertubi-tubi tanpa henti, dia tiada henti mengayunkan pedangnya ke arah pria sakit itu, tidak hanya tebasan pedang yang tiada henti, setiap tebasan pedang membawa aura yang begitu besar, yang bahkan tebasan ini dapat menghancurkan bumi.


Namun, tidak peduli seberapa banyak, cepat dan buas serangan Steve Wu kepada pria sakit itu, dia tetap tidak dapat melukai pria sakit itu, pria sakit itu masih tetap dapat memanfaatkan celah sekecil debu untuk berpindah tempat dan menghindari serangan Steve Wu.


Orang-orang yang memperhatikan pertarungan dari jarak jauh juga sangat khawatir, kambuhnya penyakit pria sakit itu merupakan suatu kesempatan emas bagi Steve Wu dan mereka juga, karena hanya dengan memanfaatkan kesempatan yang datang sekali seumur hidup ini dapat menyelamatkan keberlangsungan hidup keluarga Wu. Namun, walaupun penyakit pria sakit itu kambuh saat ini, pria sakit itu tetap sekuat dewa, dengan penyakit yang begitu parah seperti itu dia masih dapat menghindari serangan bertubi-tubi Steve Wu dan Blood Dragon Knife. Dapat dikatakan, jika pada saat ini bukan pria sakit itu yang berhadapan dengan Steve Wu, mendapatkan serangan bertubi-tubi seperti ini maka orang itu pasti sudah tercabik-cabik dan mati, namun beda cerita dengan pria sakit itu, dia malah dengan santainya menghindari setiap serangan dan tak terluka sama sekali.


Semua tahu betul, bahwa bukan Steve Wu yang tidak kuat, melainkan pria sakit itu yang terlalu kuat dan itu membuat orang-orang seakan kehilangan harapan.

__ADS_1


Setelah berkali-kali menghindari serangan dan menunda waktu, pria sakit itu akhirnya berhenti batuk, kondisinya kembali seperti semula, wajah pucatnya kembali cerah, dan dapat fokus kembali.


Penyakitnya sudah terkendali.


Auranya mulai kembali seperti semula, tatapannya berubah menjadi lebih dingin, dia menatap Steve Wu dengan suara yang berat berkata: “Sepertinya kamu benar-benar ingin membunuhku!”


Pada saat mengatakan ini tubuh pria sakit itu memancarkan aura yang begitu menakjubkan, matanya memancarkan kemarahan, Steve Wu telah membuatnya marah dengan menyerangnya secara bertubi-tubi pada saat penyakitnya kambuh, dan itu membuatnya begitu marah.


Steve Wu berhenti menyerang dan menjawab: “Ini semua kamu yang memulainya.”


Setelah mengatakan itu, salah satu kaki Steve Wu bernginjak tanah, kediaman keluarga Wu bergetar seolah-olah terjadi gempa, dia melompat ke udara, kedua tangannya menggenggam erat Blood Dragon Knife, bilah ini membawa aura penghancur bumi, dan dia menuncam ke bawah menyerang pria sakit itu.


Boom!


Tebasan pedang, membuat udara, awan, bahkan bumi bergetar. Orang yang menggenggam pedang itu seakan mendominasi kekuatan seluruh jagat raya.


Tebasan ini merupakan serangan pembunuh yang sesungguhnya.


Pria sakit itu jelas merasakan kekuatan serangan dari Steve Wu dan aura kuat yang dipancarkan oleh Blood Dragon Knife, akan tetapi, dia tidak menghindar lagi, dia malah menerima serangan dari Steve Wu dengan sebuah tinjuan maut.


Ketika tinjuan itu menghantam, pria sakit itupun meraung keras.


“Jurus Dragon Killer!”


Pria sakit yang tadi menderita karena penyakitnya yang kambuh tadi seakan bertukar orang, dia kembali kuat, dia menggunakan aura harimau liar yang bergitu kuat. Sepasang matanya memerah, memancarkan aura yang haus akan darah manusia, tatapannya tajam seakan siap untuk menelan roh semua orang yang berada di sana, tubuhnya menyemburkan aura yang dapat membuat bulu kuduk berdiri. Dia menggunakan jurus Dragon Killer menyambut tebasan pedang Blood Dragon knife.


Boom!


Begitu juga aura yang dikeluarkan oleh jurus dragon killer, dragon killer merupakan jurus khusus untuk membunuh naga raksasa, adapun kegunaan lainnya merupakan jurus dewa pembunuh.


Kedua aura kuat itu saling bertabrakan di udara, suara tabrakkan itu menghasilkan suara raungan yang begitu keras, bahkan suara itu memenuhi seluruh penjuru kediaman keluarga Wu, suara itu lebih seperti suara sebuah gunung terbelah, suara angin topan mengamuk dan suara gemuruh guntur, seakan memberi tanda-tanda kiamat atau kehancuran bumi.


Orang-orang yang berada di kejauhan juga merasakan getaran hebat, mereka bahkan harus saling menopang satu sama lain agar dapat berdiri tegak, walaupun mereka dapat berdiri tegak, mereka tetap merasakan kesulitan untuk bernapas, kepala pusing, bahkan mereka tidka dapat melihat apa yang terjadi di depan mereka, pemandangan di hadapan mereka sudah hancur menjadi debu, seakan bumi ini mau hancur.


Ini benar-benar pertarungan paling hebat dan sengit sejagat raya.


Semua orang terperangah.


Setelah berlalu beberapa waktu, setelah debu-debu terhembus oleh angin dan pergi, akhirnya orang-orang dapat melihat dengan jelas, Steve Wu masih berada di udara menggenggam Blood Dragon Knife, dan pria sakit itu masih berdiri di bawah dengan posisi meninju, mereka berdua seperti mematung tak bergerak.


Blood Dragon Knife masih berada dalam genggaman, dengan sekuat tenaga Steve Wu mengarahkannya ke bawah, tetapi tidak peduli seberapa kuat dia mengayunkan pedang itu, Blood Dragon Knife tetap tidak bisa bergerak ke bawah, itu karena pedang itu sudah dapat ditangkis oleh jurus Dragon Killer pria sakit itu.


Waktu seakan berhenti sejenak.


Hati semua orang mulai khawatir, mereka bahkan tidak berani berkedip, mata mereka semua tertuju pada Steve Wu dan pria sakit itu.


“Dragon Killer, hancurkan!”

__ADS_1


Tiba-tiba pria sakit itu berteriak dengan tatapan penuh amarah.


Dengan cepat, kepalan tinju pria sakit itu mengeluarkan aura, seperti memperbesar serangan mematikannya, langsung menyerang pedang Blood Dragon Knife.


Kekuatan jurus Dragon Killer ini merupakan yang paling terkuat.


Pung!


Blood Dragon Knife yang berada dalam genggaman Steve Wu terkena serangan jurus Dragon Killer dan terpelanting.


Steve Wu yang menggenggam Blood Dragon Knife juga ikut terpelanting.


Boom!


Steve Wu dan Blood Dragon Knife terpental ke tanah dan mengeluarkan suara jatuh yang begitu keras.


Pria sakit itu tidak memberi Steve Wu kesempatan mengatur napas sama sekali, dia dengan segera bergerak dengan cepat kilat menyerang Steve Wu.


Sebelumnya Steve Wu mengambil kesempatan saat penyakitnya kambuh, menyerangnya dengan bertubi-tubi tanpa ampun, sekarang saatnya dia balas dendam, pada saat Steve Wu terluka parah seperti ini, dia juga menyerang Steve Wu dengan bertubi-tubi tanpa ampun.


Steve Wu terhempas di tanah, tubuhnya terguncang dan babak belur, jurus Dragon Killer pria sakit itu benar-benar kuat, Steve Wu terkenal aura jurus itu mengalami cedera yang parah. Walaupun terluka parah, Steve Wu tidak ada waktu untuk meringis kesakitan, melihat pria sakit itu menyerang, Steve Wu tidak memedulikan segalanya, dia segera bertopangan dengan Blood Dragon Knife berdiri tegak.


Pria sakit itu tanpa berkata apa-apa lagi dan langsung menyerangnya tanpa ampun.


Steve Wu tidak peduli dengan lukanya, dan tidak ada waktu untuk istirahat, dia segera mengayunkan Blood Dragon Knife dan meladeni serangan pria sakit itu.


Serangan pria sakit itu cepat dan bertubi-tubi, dan juga sangat buas, aura yang terpancar dapat menekan dengan kuat, dia ingin membuat Steve Wu merasakan bagaimana rasanya saat sakit tetapi tetap diserang secara bertubi-tubi seperti dirinya tadi. Semakin dia menyerang, maka semakin kuat serangan itu, dan semakin cepat pula gerakannya, auranya meledak-ledak, Steve Wu tersudut tanpa memberikan Steve Wu untuk melancarkan serangan balik.


Steve Wu terluka parah, saat ini dia juga hanya dapat menangkis dan menghinari serangan, walaupun dia masih menggenggam Blood Dragon Knife, tetapi dia juga sudah tidak bisa melakukan serangan balik, dia diserang dan itu membuatnya terus mundur ke belakang, wajahnya tampak terlihat tak berdaya dan tegang.


Orang-orang berada di sana juga menjadi lebih muram, Steve Wu yang sedari tadi hanya dapat menghindari serangan, sudah terlihat bahwa dia tidak memiliki energi untuk melawan lagi, harapan orang-orang semakin lama semakin kecil, kekhawatiran orang-orang malah semakin meningkat, jika Steve Wu terus menerus menerima serangan dan tak membalas serangan, maka dapat dipastikan bahwa Steve Wu akan kalah.


Walaupun Angel Xia tidak mengerti bela diri, namun dengan melihat apa yang terjadi di sana, dia juga tahu bahwa Steve Wu sudah hampir tidak bisa menghindari serangan pria sakit itu. Dia sangat khawatir, wajahnya tegang, dia tidak dapat melakukan apa-apa untuk menolong Steve Wu, dia hanya bisa berdoa dalam hati, agar terjadi suatu mukjizat terjadi yang dapat membalikkan keadaan.


Steve Wu mengernyitkan alisnya, karena dia sudah tidak dapat melihat gerakan cepat pria sakit itu, dia seperti sudah kehilangan harapan untuk memenangkan pertarungan ini. Ketika penyakit pria sakit itu kambuh, Steve Wu dengan tenaga penuh melancarkan serangan, tapi pria sakit itu masih dapat melakukan serangan balik, namun pada saat ini dia malah tidak dapat melakukan serangan balik sama sekali. Steve Wu terkena serangan dari pria sakit itu, Steve Wu pasti menderita luka dalam yang tidak ringan, saat ini dia benar-benar tidak dapat membalas serangan dari pria sakit itu. Melihat posisinya yang tersudut, dia benar-benar putus asa.


Pada saat Steve Wu yang putus asa, pria sakit yang terus menerus melancarkan serangan, tiba-tiba mengubah serangannya.


Gerakannya melambat, serangannya melemah, dia tidak seperti tadi menyerang tanpa ampun, hanya saja, walaupun serangannya melambat, tetap saja bagi Steve Wu, itu semakin menjadi menakutkan baginya, karena semakin lambat gerakannya, semakin kuat pula pukulannya, sekarang setiap serangannya kuat dan seberat gunung yang di dalamnya terdapat aura kejam, yang dapat memberikan rasa takut tiada tara kepada orang lain.


Saat ini sudah memiliki kesempatan mengatur napasnya, dan juga mendapatkan celah untuk melakukan serangan balik kepada pria sakit itu. Namun sekarang yang dihadapinya ada setiap serangan semakin sulit untuk tertangani olehnya, setiap serangan yang diterimanya, membuatnya mengeluarkan energi ekstra untuk menahan dan menghindarinya.


Segera, keringat dingin bercucuran di wajah Steve Wu, sudah terlihat tanda-tanda kekalahannya.


Melihat hal itu, pria sakit itu tersenyum sinis, dan dengan cepat menarik tangannya.


“Jurus Shock Palm !”

__ADS_1


Terdengar sebuah teriakan yang menggelegar, pria sakit itu melompat ke udara dengan bertopang dengan salah satu tangannya, dan dengan sekuat tenaga menyerang Steve Wu dengan sebuah kepalan tinju yang dahsyat.


__ADS_2