Menantu Bodoh

Menantu Bodoh
Bab 345 Dewa yang Turun ke Dunia Manusia


__ADS_3

Maverick Tang berlumuran darah dan terbaring lemas di tanah. Karena serangan dari Dimas Wu, dia menderita luka lubang besar dengan darah yang terus mengucur keluar di dadanya. Dengan lukanya yang seperti itu, dewa sekalipun juga sulit untuk menyelamatkanya. Dia benar-benar telah berakhir.


Dimas Wu telah memenangkan pertarungan terakhir itu.


Pertarungan yang mengejutkan itu pun akhirnya berakhir.


Semua orang sangat terkejut dan tidak percaya. Mereka terbengong menatap tubuh Maverick Tang yang mengerikan itu, dan tatapan mereka penuh dengan ekspresi yang rumit.


Seluruh tempat itu pun menjadi hening.


Setelah beberapa saat, orang-orang yang terbengong itu akhirnya kembali tersadar, dan langsung bersorak kegirangan. Beberapa di antaranya ada yang menangis, tertawa, melompat, berteriak, dan bahkan berlari kegirangan. Tempat yang besar itu pun dipenuhi dengan suasana kegembiraan.


Kemenangan ini berbeda dari yang sebelumnya, karena ini benar-benar akan menjadi yang terakhir kalinya. Maverick Tang, monster tua terkuat keluarga Tang telah dikalahkan, dan keluarga Tang tidak bisa lagi menjadi ancaman bagi mereka semua. Lebih penting lagi, Dimas Wu telah menyempurnakan tubuhnya menjadi tubuh abadi. Dia dapat sembuh dengan instan tidak peduli seberapa banyak luka yang dideritanya, dan dia juga memiliki kemampuan untuk mengalahkan Maverick Tang dengan mudah. Dia benar-benar telah menjadi orang nomor satu di dunia dan sekaligus dewa yang luar biasa. Dengan adanya perlindungan dari dewa yang seperti itu, tidak ada lagi yang perlu mereka takutkan. Mulai sekarang, semua orang akan mendapatkan kedamaian sejati dan bisa hidup dengan baik, dan kenyataan itu tentu saja membuat semua orang sangat gembira.


Bella Tang, Steve Wu, Zander Tang, Joanna Song, Angel Xia dan yang lainnya tersenyum lega. Akhirnya mereka bisa rileks sepenuhnya.


Sementara itu, Maverick Tang yang kalah merasa malu dan suram. Dia terbaring di tanah, menatap Dimas Wu dengan tatapan yang rumit, dan berkata dengan lemah, “Bagaimana kamu bisa begitu kuat?”


Maverick Tang memiliki pengetahuan dan pengalaman yang sangat luas. Selama ini tidak ada orang yang berhasil mempelajari teknik pemulihan itu, tetapi pemuda seperti Dimas Wu bahkan telah menembus jurus rahasia magis itu, dan kenyataan itu benar-benar telah mematahkan persepsinya dan mengejutkannya.


Dimas Wu menatap Maverick Tang yang terbaring lemah dengan tatapan yang dingin, dan kemudian berkata dengan sinis, “Mungkin ini adalah kehendak langit, dan Tuhan tidak ingin kamu menang.”


Pada awalnya, Dimas Wu mengira bahwa dia sendiri tidak akan bisa mengalahkan Maverick Tang, dan kekuatannya pun memang kalah jauh dengannya. Namun, sepertinya langit berkehendak lain. Setelah diserang hingga putus asa dan berada dalam titik penting antara hidup dan mati beberapa kali, Dimas Wu akhirnya memahami teknik rahasia yang telah lama hilang. Pertama adalah jurus rahasia tyrant, dan kemudian teknik pemulihan yang merupakan jurus tertinggi dalam jurus rahasia tyrant. Bagi Dimas Wu, itu semua adalah keuntungan yang tidak terduga.


Maverick Tang sedikit memejamkan matanya, dan kemudian membuka matanya lagi. Dia menatap Dimas Wu dan berkata dengan muram, “Apa menurutmu ini sudah berakhir?


Setelah mendengar itu, Dimas Wu sedikit mengernyit dan bertanya dengan serius, “Apa maksudmu?”


Begitu Dimas Wu selesai berbicara, Maverick Tang yang terbaring di tanah dengan sekujur tubuh berlumuran darah tiba-tiba mengalami perubahan yang aneh. Tangan dan kakinya perlahan berubah menjadi abu, atau dengan kata lain berubah menjadi kehampaan. Mulai dari jari kaki perlahan menyebar ke lengan, kemudian ke tubuh, dan akhirnya ke kepala.


“Dimas Wu, kamu memang sangat kuat, kamu sekarang sudah pantas untuk menjadi lawanku”, kata Maverick Tang.


Ketika seluruh tubuh Maverick Tang berubah menjadi abu dan menghilang, suaranya yang keras bergema di udara.


Semua orang yang sedang bergembira seketika membatu. Mereka semua sangat terkejut dan ketakutan, dan suasana di tempat itu tiba-tiba menjadi sangat mencekam.


Tidak ada yang bisa menerima adegan itu, karena adegan seperti itu terlalu tidak nyata untuk mereka. Bagaimana mungkin mereka bisa percaya bahwa tubuh seseorang yang masih hidup bisa berubah menjadi abu begitu saja, kemudian menghilang dan tak terlihat lagi.


Tetapi itulah kenyataannya. Maverick Tang yang berlumuran darah perlahan berubah menjadi kehampaan, bahkan darahnya yang tadinya ada di tanah sekarang benar-benar telah menghilang. Dia tidak meninggalkan jejak sedikit pun, seolah-olah dia tidak pernah muncul di sini sebelumnya.

__ADS_1


Namun, setelah dia menghilang, suara keras itu mengingatkan semua orang bahwa Maverick Tang benar-benar nyata adanya, dan kata-katanya pun masih bergema di telinga mereka.


Setelah tercengang beberapa saat, Steve Wu, Bella Tang dan beberapa orang lainnya tersadar lebih dahulu. Begitu tersadar, mereka pun langsung berjalan dengan cepat ke arah Dimas Wu.


Yang lainnya juga kembali tersadar satu per satu, dan mereka juga langsung berjalan ke arah Dimas Wu.


Ketika tiba di sisi Dimas Wu, mereka semua sekali lagi melihat ke tanah di mana Maverick Tang tadi terbaring, dan betul saja, tidak ada apapun di tanah itu, bahkan rambut dan darah pun sama sekali tidak ada. Mata mereka semua menjadi penuh dengan ketakutan karena apa yang mereka lihat itu benar-benar tidak masuk akal.


Bella Tang berdiri di samping Dimas Wu dan berkata dengan serius, “Apa yang terjadi?”


Mata Dimas Wu menjadi gelap dan ekspresinya menjadi muram. Dia menatap ke tempat di mana Maverick Tang menghilang, dan kemudian menjawab dengan suara yang tenang, “Itu hanya tiruan bayangan dari Maverick Tang.”


Jurus bayangan adalah jurus rahasia yang sangat kuat, dan jurus rahasia semacam itu dapat menciptakan tiruan bayangan.


Orang biasa tentu saja tidak akan bisa melakukan jurus rahasia magis seperti itu. Hanya orang dengan kekuatan superlah yang berkemungkinan untuk berhasil mempelajari jurus itu. Selain itu, tidak hanya dengan memiliki kekuatan yang tak tertandingi saja, tetapi juga harus memiliki kekuatan pengendali yang sangat kuat untuk mengontrol perkataan dan tingkah laku tiruan bayangan itu. Di dunia ini, sangat sedikit orang yang berhasil mempelajari jurus bayangan, dan sejak zaman kuno hingga sekarang, jurus bayangan itu hampir tidak pernah muncul di depan orang-orang di dunia ini.


Tiruan bayangan itu sama persis dengan orang aslinya, mampu berbicara, bertindak, berdarah, dan juga memiliki emosi. Tetapi bagaimanapun juga, itu hanyalah orang kosong yang dibentuk oleh tubuh aslinya, sehingga kekuatan tiruan bayangan itu secara alami tidak akan sebanding dengan kekuatan tubuh aslinya.


Setelah mendengar kata-kata Dimas Wu, semua orang pun tercengang sekali lagi.


Mata Steve Wu langsung melebar, dan dia berkata dengan tidak percaya, “Apa benar ada jurus bayangan di dunia ini?”


Dimas Wu mengangguk dengan sungguh-sungguh dan berkata dengan serius, “Yah, tidak heran kenapa master-ku begitu memperhatikannya.


Tubuh asli Maverick Tang pasti lebih kuat daripada tiruan bayangannya sendiri, dan kekuatan aslinya pasti tidak dapat diduga. Sampai saat ini, Dimas Wu baru benar-benar menyadari mengapa Jacob Yang berulang-kali memperingatinya untuk memperhatikan Maverick Tang sebelum dia meninggal, karena ternyata Maverick Tang adalah sebuah keberadaan yang tidak dapat diprediksi.


Steve Wu merenung sejenak, kemudian dia menatap Dimas Wu dan berkata dengan sedikit khawatir, “Kalau begitu, apa kamu bisa menghadapinya?”


Tentu saja Steve Wu tahu bahwa ada perbedaan antara tiruan bayangan dan tubuh aslinya. Kekuatan tiruan bayangan Maverick Tang saja sudah sangat mengerikan, apalagi kekuatan tubuh aslinya yang tak terbayangkan itu. Keberadaan orang seperti itu di dunia ini merupakan ancaman besar bagi keluarga Wu, dan bahaya dalam keluarga Wu sama saja tidak terselesaikan sepenuhnya.


“Aku juga tidak tahu.” kata Dimas Wu dengan tenang.


Meskipun Dimas Wu telah menembus teknik pemulihan serta memiliki ketahanan fisik dan kekuatan yang telah mencapai tingkat tertinggi, tetapi bagaimanapun juga Maverick Tang telah bersembunyi selama seratus tahun, dan tidak ada yang tahu seberapa kuat tubuh aslinya sekarang. Dimas Wu sama sekali tidak yakin apakah dia bisa mengalahkannya atau tidak.


Ketika melihat Dimas Wu menjadi tidak percaya diri lagi, semua orang yang ada di tempat itu pun menjadi tegang lagi. Mereka tadi sangat bersemangat dan bergembira karena mengira dengan mengalahkan Maverick Tang yang menjadi penghalang terbesar itu, mereka semua bisa mendapatkan kehidupan baru yang nyata, dan yang lebih penting lagi, dengan memiliki perlindungan kekuatan tertinggi seperti Dimas Wu, mereka semua tidak perlu khawatir lagi. Namun, hanya dalam sekejap mata, mereka mengetahui bahwa Maverick Tang bisa melakukan jurus bayangan, tubuh aslinya tidak mati, dan Dimas Wu tidak memiliki kepercayaan diri untuk bisa mengalahkannya. Itu semua sama saja dengan kembali ke titik semula, dan mereka pun tenggelam dalam kepanikkan dan ketakutan.


Suasana mencekam memenuhi seluruh tempat itu.


Hati semua orang pun dipenuhi dengan kemurungan.

__ADS_1


Steve Wu juga mengerutkan keningnya. Dia menatap Dimas Wu dan bertanya sekali lagi, “Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang?”


Begitu Steve Wu selesai berbicara, langit yang cerah mulai meredup.


Sekelompok awan gelap bergulung, berkejaran, dan berkumpul di langit. Awan gelap yang tak terbatas itu bertumpuk bersama memenuhi langit yang luas dan menghadang semua cahaya. Seluruh langit menjadi redup, dan udara pun menjadi berat dan menyesakkan.


Semua itu seperti menandakan bahwa badai besar akan segera datang.


Tetapi perubahan itu datang dengan terlalu dan aneh, semua orang hanya merasa kiamat akan segera datang, dan aura kiamat itu sangatlah menakutkan.


Tidak hanya langit di atas villa keluarga Wu saja yang meredup, tetapi seluruh Kota Yanjing, bahkan seluruh negeri pun perlahan tertutup oleh awan gelap itu. Awan gelap itu semakin lama semakin banyak dan menebal, dan langit pun menjadi semakin rendah seolah-olah akan segera runtuh.


Kegelapan yang mengerikan itu seperti iblis rakus yang menelan seluruh dunia.


Hanya dalam sekejap saja, seluruh negeri diselubungi oleh kegelapan yang tak berujung.


Orang-orang di seluruh negeri perlahan menjadi panik dan ribut. Fenomena alam itu bahkan lebih aneh daripada gerhana matahari total. Dunia manusia tidak hanya menjadi gelap, tetapi juga menjadi suram dan tertekan, seolah-olah setiap sudut dunia itu dipenuhi dengan aura setan. Aura setan itu menembus hati semua orang, dan membuat mereka merasa ngeri dan seram.


Tetapi, tepat pada saat seluruh negeri menjadi gelap dan semua orang panik, cahaya keemasan muncul di antara awan gelap itu.


Cahaya keemasan itu sangat bersinar dan mencolok di kegelapan tak berujung itu.


semua orang mengangkat kepala mereka dan melihat cahaya keemasan yang menyilaukan di antara awan gelap itu.


Setelah terbiasa dengan cahaya itu, semua orang baru menyadari bahwa itu adalah seseorang yang terbang di atas awan.


Cahaya keemasan yang menyilaukan itu persis terpancar dari orang itu.


Sekilas dia tampak seperti Buddha dalam cahaya keemasan.


Dunia yang gelap seketika diterangi oleh cahaya keemasan itu, seolah-olah lingkaran cahaya Buddha yang menerangi seluruh tempat.


Jantung semua orang bergetar dengan hebat, bahkan ada orang yang langsung berlutut ke tanah dan bersujud kepada orang yang memancarkan cahaya keemasan itu secara religius. Terlihat dengan jelas bahwa masyarakat biasa menganggap orang itu sebagai Buddha yang abadi. Dialah yang membawa terang ke kegelapan tak berujung ini, menerangi bumi dan menenangkan hati orang-orang.


Semua orang di villa keluarga Wu juga tercengang. Mereka semua melihat ke atas dan menatap orang yang bersinar dengan cahaya keemasan yang terbang di langit itu.


Setelah hening sejenak, terdengar seseorang yang berseru, “Apakah itu dewa?”


Karena orang itu berada di ketinggian awan, semua orang hanya bisa melihat sosok yang bersinar dengan cahaya keemasan tanpa mengetahui rupanya dengan jelas, dan orang itu memang seperti dewa yang turun ke dunia manusia.

__ADS_1


Tapi saat ini, Dimas Wu berbicara dengan suara yang tenang, “Itu adalah Maverick Tang, dia sudah datang.”


__ADS_2