Mencintai Hot Momy

Mencintai Hot Momy
Prolog....


__ADS_3

**Terima kasih karena udah baca novel ku yang ketiga ini.jangan lupa baca novelku yang pertama"Hati sang Pengawal"dan novelku yang kedua "Bukan Om tapi Kekasihku". Jangan lupa Like dan komenmu ya...


Dikota Denpasar Bali**.


Begitu padat dengan penduduk Lokal dan turis dari berbagai negara berkumpul.


Kota besar dengan banyak destinasi pariwisata dengan laut dan pemandangan yang begitu indah.Juga adat dan budaya yang masih kental membuat setiap orang yang datang merasa bahagia dan ingin kembali lagi.


Sore itu disebuah taman kota yang cukup ramai dengan orang orang yang sedang menikamati suasana sore yang teduh dan sejuk.


Terlihat seorang wanita sedang duduk manis sambil mengamati seorang anak laki laki yang berlarian kecil kesana kemari mengejar serangga dan kupu kupu yang terbang.


Seyum indahnya selalu terukir diwajah cantiknya saat melihat anak laki laki itu.


Wanita cantik itu adalah Violin Latisya Roselia.


Wanita cantik dengan mata yang bulat,hidung mancung dan pipi cubynya.Postur badannya yang mungil berisi,Kulit putih mulusnya serta rambut hitam panjang berponi yang membuat penampilan wanita itu terlihat lebih muda dari umurnya.


Siapa yang percaya wanita cantik dan imut itu sudah berusia 30 tahun.Apalagi dengan statusnya yang seorang Single parent untuk buah hatinya,banyak yang tidak percaya.


Yah,,Anak kecil laki laki itu adalah putranya.


Arjuna Kin Abrisam, berusia 4 tahun.anak lelaki tampan,wajah dan kulit mirip mamanya hanya pupil matanya yang berwarna coklat yang mirip dengan papanya. Hasil dari pernikahannya yang kandas 4 tahun lalu.Saat masih mengandung wanita itu harus menerima kenyataan pahit bahwa pria yang dicintainya pergi meninggalkannya karena tergoda dengan wanita yang kaya.


Sejak saat itu hidup wanita cantik itu berubah.Dibantu kakak laki lakinya,Violin membesarkan putranya dengan kerja kerasnya sendiri.

__ADS_1


Saat itu.


Violin mengajak putra tampannya mencari udara segar ditaman dekat dengan rumahnya.


"Mamah lihat Juna bisa menangkap kupu kupu cantik....!!teriak bocah tampan itu pada ibunya.


Wanita itu terseyum melihat kebahagian putranya.baginya tidak ada yang bisa membuatnya bahagia kecuali seyuman putra kecilnya itu.Selain orang tuanya yang sudah meninggal kini hanya ada kakaknya dan putranya saja yang menjadi penyemangat hidupnya.


Meskipun banyak pria yang berusaha mendekati Violin untuk menjalin hubungan yang serius tapi wanita itu lebih memilih sendiri dulu dan fokus membesarkan putranya.mungkin masih ada trauma dihatinya yang membekas.


Selama 4 tahun juga Violin berusaha keras membuang semua ingatan tentang pria yang sudah menghancurkan hatinya.Dia juga tak ingin putranya kelak tahu siapa pria jahat yang menjadi ayah kandungnya.


Setelah dirasa cukup lama berada disitu dan hari sudah sangat senja Violin memanggil putranya.


" Juna sayang ayo kita pulang,hari hampir gelap.nanti paman mencarimu!"


Wanita itu mengusap lembut kepala putranya.


"Kita pulang dulu ya sayang,besok kita kesini lagi,okey...."


Juna hanya mengangguk dan terseyum menuruti perintah ibunya.


Mereka berjalan pelan bersama menuju rumah mereka yang berada tidak jauh dari taman itu.


@@@

__ADS_1


Dikota Bangkok,Thailand


Seorang pria tampan berbadan tegap sedang berdiri disamping dinding kaca ruang kerjanya dilantai 30 diSebuah gedung pencakar langit .Memandangi sinar matahari yang meredup diatas awan.Pandangannya lurus kedepan dengan pikiran dan hati yang entah berada dimana.


Ceklek....


suara pintu terbuka.


"Selamat sore Tuan ada yang bisa saya bantu??"tanya pria berjas hitam itu.


"Bagaimana keadaannya sekarang?"ucap pria itu dengan nada tegas dan dinginnya.


" Keadaannya baik baik saja tuan,masih seperti biasa ,,bekerja dan mengurus putra kecilnya."


"Hemmm....Siap kan kepulanganku ke Indonesia lusa besok,dan jangan beri tahu ayah soal ini.."


"Baik tuan....saya pamit undur diri dulu."


Pria berjas hitam itupun keluar dari ruangan itu.


Setelah terdiam beberapa saat,muncul semburat seyum kecil diujung bibir pria itu.


"Mungkin saat nya aku kembali dan menemuimu.....aku akan mendapatkanmu bagaimanapun caranya..!!"


Ucap Lirih pria itu dengan pandangan mata yang masih kedepan.

__ADS_1


Jangan lupa Like dan komennya ya....


__ADS_2