Mencintai Hot Momy

Mencintai Hot Momy
Khawatir


__ADS_3

Beberapa saat violin duduk termenung ditempat itu bersama Juna hingga suara panggilan Lisa membuatnya tersadar.


"Lin,maaf aku terlambat..tadi macet....halooo Juna sayang....sudah lama ya menunggu tante...?"Ucap Lisa yang sudah duduk didekat Violin.


" Iya tidak apa apa?"jawab Violin dengan seyum yang ia paksakan..sementara Juna hanya terseyum manis kearag Lisa.


"Kita mau ngapain nich disini?''


" Juna pengen nonton Film kids terbaru Lis...dan setelah itu aku pengen beliin baju buat Juna."


"Yaudah ayo kita kebioskop..!!" ujar Lisa.


Sebenarnya Dari awal kedatangan Violin dan Juna ke Mall sudah ada bodygard yang mengawasi mereka dengan pakaian biasa.


Bodygard yang sengaja Bian perintahkan untuk selalu mengawasi dan menjaga Violin dan juna.


Bodygard itu tadi juga sempat melihat pertemuan Violin dengan Miko.


Semua ia laporkan secara detail pada bosnya itu.


Mereka bertiga sudah masuk bioskop dan membeli tiket Film yang disukai Juna.


Hampir dua jam mereka baru keluar dari bioskop,mereka langsung menuju gerai pakaian anak.

__ADS_1


Violin memilih beberapa pakain untuk putranya sementara Lisa menemani Juna duduk.


Setelah puas berbelanja,mereka menuju sebuah cafe dimal tersebut.Cafe yang didalamnya terdapat banyak arena bermain anak.


Violin dan Lisa memilih Cafe itu karena mereka ingin istirahat dan makan siang sambil membiarkan Juna puas bermain diarea itu.


Dua wanita itu segera duduk bersama dan memesan beberapa hidangan untuk mereka santap karena lama berkeliling membuat perut mereka cukup lapar.


Violin lebih banyak diam sambil terseyum simpul kearah Juna yang sedang bermain sendiri bersama anak anak lain.


Raut wajahnya terlihat murung karena masih memikirkan pertemuannya tadi dengan Miko.


Hal itu terbaca oleh sahabatnya Lisa yang sejak dari memperhatikannya.


"Ada masalah Lin??crita dong....." tanya Pelan Lisa sahabatnya.


Violin menghembuskan nafasnya kasar.


"Tadi aku gak sengaja ktemu Dia lis...!!" ucap Violin yang mulai parau.


"Dia siapa?" Lisa yang bingung dengan ucapan mengambang sahabatnya.


"Pria jahat itu?"

__ADS_1


Mata Lisa seketika membulat,pastinya tau siapa yang dimaksud oleh Violin.


"Apa??Miko disini...bukannya setau aku dia ada diBandung...!Trus dia ngapain kamu Lin?"


"Dia cuma nyapa aku Lis.Tapi aku sangat takut Lis,tadi dia sempat ngihat Juna.aku takut dia tahu kalau Juna itu anaknya,aku takut Lis ,, Miko ngrebut Juna dari aku hiks hiks hiks..!" ucap Violin yang sudah terisak pelan.


"Udah tenanangi diri kamu,jangan berfikir macam macam itu gak akan terjadi.ada aku dan kak Veru yang akan selalu melindungi Juna.Miko tuh udah jahat sama kamu dulu jadi kalau sampai Kak Veru tau pria jahat itu coba untuk deketin Juna pasti Kak Veru gak bakal diem." ucap Lisa yang mencoba menenangkan sahabatnya itu.


Violin menghapus air matanya.ia sudah merasa lebih tenang sekarang.


Sampai seorang pelayan datang membawa pesanan mereka.


"Sudah jangan dipikirin lagi,kamu makan dulu jangan sampai kamu sakit,kau kan harus menjaga Juna.inget itu Lin...!!" ucap Lisa yang secara tidak langsung memperingatkan sahabatnya agar bisa menjaga dirinya sendiri.


Mereka berdua pun makan sambil terus memperhatikan Juna yang masih asyik bermain dan belum mau makan.


Tapi tetap saja ada guratan murung diwajah cantik Violin.dia masih banyak diam sambil pelan pelan menikmati makan siangnya.


Lisa begitu khawatir dengan sahatbatnya mengingat bagaimana terlukanya dan terpuruknya Violin dulu saat berpisah dari Miko.ia tak ingin kejadian itu terulang kembali kepada sahabatnya.wanita yang ia anggap sahabat terbaiknya,wanita yang baik dan kuat.


Hingga tiba tiba seorang pria duduk disamping Violin yang sedang fokus memperhatikan Juna.


"Cepat habiskan makananmu....!!" ucap pria itu,membuat Violin seketika menoleh kesamping dengan kedua mata membulat penuh.

__ADS_1


Sementara Lisa merasa bingung dengan kedatangan pria yang menurutnya masih asing itu.


__ADS_2