
Hari hari berlalu dengan cepat.
Hari ini Juna sedang libur sekolah jadi Violin berencana mengajak putra nya pergi kesebuah Mall terbesar dikota itu.
Violin juga sudah menghubungi sahabatnya Lisa untuk mengajaknya pergi bersama.kebetulan Lisa juga tidak ada acara hari itu.
Violin dan Lisa janjian pukul 10 Siang.
"Ayo sayang kita berangkat,kita pamit pada paman dulu." ucap Violin pada putranya.mereka ingin mampir sebentar keCofee Shop untuk berpamitan pada kakaknya dulu sebelum pergi.
Setelah sampai Juna langsung mendekati pamannya.
"Paman Veru aku pergi sama mama dulu ya...!!" pamit juna dengan suara khas anak kecil yang lucu.
"Iya sayang hati hatinya.jangan nakal....!ucap Veru sambil mencubit pipi cuby keponakannnya itu.
" Aku juga akan pergi bersama tante Lisa,Apa paman ingin menitip salam padanya??ucap Juna yang seakan menggoda pamannya itu.
"Dasarrrrr anakkk nakal beraninya menggoda paman ya....sudah cepat berangkat...!!" Veru merasa gemas pada ucapan keponakannya itu.
"Tante Lisa kan cantik....Paman menikah saja dengannya.!!ucap Juna sambil berlari pergi menghindari pamannya yang sudah melotot kearahnya.
Violin hanya mengelengkan kepalanya melihat putranya sudah begitu jahil pada pamannya.
Violin segera keluar menyusul Juna yang sudah berlari.
__ADS_1
Tak lama mereka sudah sampai Di Mall elite itu.Suasananya cukup ramai karena ini weekend.banyak orang berlalu lalang.untuk sekedar cuci mata atau berbelanja.banyak fasilitas yang tersedia membuat orang betah berlama lama dimall itu.
Violin mengandeng kuat tangan mungil Juna. Pandangan Mata Violin mengelilingi setiap sudut tempat itu mencari keberadaan sahabatnya Lisa,tapi sepertinya wanita itu belum datang.
Violin terus berjalan sambil masih menggengam kuat tangan Juna.Juna yang matanya sudah berbinar senang dengan seyum polosnya melihat kesegala arah.anak itu sudah sangat berantusias sejak pertama masuk ketempat itu tadi.
Hingga tanpa Violin sadari ada sepasang mata yang melihat kearahnya.
Awalnya pria itu ragu,tapi setelah memastikan bahwa itu benar benar Violin,Pria misterius itu memberanikan diri mendekati wanita itu.
Violin yang masih fokus mencari keberadaan sahabatnya itu tiba tiba terkejut mendengar suara seseorang yang memanggilnya dari arah belakang.suara yang sangat ia kenal dan sudah lama tidak ia dengar.
"Olin......" panggil pria itu dengan jarak yang cukup dekat.
Lidahnya langsung kelu,kakinya terasa lemas dan kedua matanya semakin melebar setelah mengetahui siapa sosok pria yang sudah memanggilnya.
"Kau.....!!!"
Juna yang melihat ekpresi wajah mamanya menjadi heran dan bingung.
Juna menarik narik tangan Violin yang masih diam mematung.
"Ma...Mama kenapa??" ucap spontan anak itu.
Pandangan pria itu teralihkan pada sosok anak kecil yang berada disamping Violin dan memanggil wanita itu dengan sebutan mama.
__ADS_1
Seketika kening pria itu mengerut.
"Apa dia putramu Olin?" tanya pria itu lagi tapi Violin tak bergeming.
"Mama siapa paman ini..??Ayo mah kita cari tante Lisa,,,Juna pngen cepat cepat nonton Film...!!!rengekkk Juna yang mulai ingin menangis.
Seketika Violin tersadar dari lamunamnya.
"Oh iya sayang ayo kita cari tante Lisa.." jawab Violin dengan tergagap tanpa menjawab pertanyaan pria itu.
Violin langsung menarik tangan Juna dan cepat cepat pergi meninggalkan pria yang masih terdiam menatapnya.
"Jadi anak itu bernama Juna......siapa sebenarnya anak itu?kenapa sepertinya Olin ingin menjauhkan aku dengan anak itu...atau jangan jangan......?" ucap pria yang tak lain adalah Miko,mantan suami Violin.
Miko menjadi penasaran dengan anak kecil yang bersama Violin,Miko merasa umur anak itu sekitar 4 tahunan,umur yang sama saat ia bercerai dengan Violin dulu.
" Aku akan mencari tahunya...."gumam lirih Miko dan langsung menyuruh anak buahnya untuk mencari semua informasi tentang mantan istrinya dan anak kecil itu.
Sementara Violin yang jantungnya berdegup kencang setelah bertemu dengan pria yang paling dibencinya tadi mencoba menenangkan diri dulu dengan duduk ditempat tunggu mall itu bersama Juna.
Violin benar benar tak menyangka bisa bertemu dengan pria itu lagi setelah hampir 5 tahun lamanya.
Kini Violin merasa sangat khawatir kalau sampai mantan suaminya tahu ternyata Juna adalah putranya.Violin sangat takut pria itu merebut Juna dari hidupnya.
Cukup hatinya terluka begitu dalam oleh penghianatan pria itu jangan sampai putranya juga direbut oleh pria itu.Violin tak akan mampu bertahan jika itu terjadi.
__ADS_1