Mencintai Saudara Tiri

Mencintai Saudara Tiri
Chapter 29


__ADS_3

Hari ini Arkan berada di kantornya dengan banyak wartawan yang bertanya tentang kasusnya.


"Tuan Arkan apa alasan anda selingkuh?"


"Apa anda sudah bercerai dengan nona Ana?"


Banyak pertanyaan-pertanyaan dari wartawan untuk Arkan namun Arkan masih santai dengan semua pertanyaan itu.


"Baiklah saya akan menjelaskannya semua disini,"


Arkan pun menghadap kepada para karyawan menjelaskan awal kejadian di tinggal ke Amerika selama 2 minggu oleh Ana kemudian ia datang kesebuah club malam dan meminum obat perangsang yang sudah dicampurkan oleh wanita yang ada di club dan terjadilah dimana ia memaksa Kanaya untuk melakukan berhubungan dengannya.


"Begitulah yang terjadi, saya sudah mengatakan jujur pada kalian semua jadi silahkan jika ada yang bertanya saya akan dengan senang hati menjawabnya." Ujar Arkan.


"Lalu kenapa anda harus datang ke club malam?" Tanya seorang wartawan.


Arkan pun menceritakan kembali pada saat itu ia sangat frustasi karena mengetahui Ana yang sering bertemu dengan mantan kekasihnya.


Semua yang menyaksikan disana saling pandang ia belum menemukan kesalahan pada Ana karena bertemu mantan kekasih hal yang wajar.


"Aku akan menunjukan sebuah video untuk kalian semua agar kalian percaya bahwa disini bukan kesalahan saya."


Arkan pun menyuruh William untuk memperlihatkan video itu lewat laptopnya.


Semua orang tai percaya melihat adegan Ana dan mantan kekasihnya sedang melakukan hubungan terlarang.


"Apa kalian sudah paham sampai sini, lihat lah disana tertera hari dan tanggalnya dan itu waktu ia pergi ke Amerika selama 2 minggu."


Tak ada yang bertanya lagi pada Arkan semua media sepakat bahwa Arkan tidak bersalah melainkan Ana lah yang mengkhianati suaminya sendiri.

__ADS_1


Ana yang sedang asyik memakan cemilan ia dikagetkan dengan bunyi ponsel yang terus berdering kemudian ia membuka pesannya.


"Ana ternyata kau yang selingkuh di belakang Arkan."


"Aku tak menyangka ternyata seorang model bisa mengkhianati suaminya."


"Wow video anda sangat mengejutkan sekali."


Begitulah isi pesan dari para penggemarnya dan masih banyak lagi pesan yang belum terbuka.


"Apa maksudnya, kenapa mereka semua jadi menyudutkan ku." Tak lama kemudian ponsel Ana kembali berbunyi menandakan ada yang menelponnya yaitu panggilan dari Jack mantan kekasihnya.


"Halli jack ada apa?"


"Lihatlah berita mu hari ini, Arkan berhasil mengambil video kita."


"Argh sialan kenapa dia bisa memiliki video itu, bukankah jack sudah menghilangkan jejaknya." Ana terus mondar mandir memikirkan cara agar media itu tak tersebar sampai Amerika.


Ana ingin keluar dari apartemen tapi ia terkejut dengan banyaknya wartawan di depan pintu apartemennya.


"Ah sialan kenapa secepat ini mereka berada disini, aku benar benar terjebak."


***


Kanaya yang melihat media itu ia sangat senang lega akhirnya namanya bisa terhapus bersih kembali.


"Ekhem."


"Kak Arkan," Arkan yang tiba tiba di belakang Kanaya membuatnya kaget akan tingkahnya.

__ADS_1


"Bagaimana apa kau senang,"


"Em ya,"


"Sekarang kau tak perlu malu untuk keluar, aku sudah membersihkan nama mu dari sana harusnya kau berterima kasih padaku."


"Iya Kak terima kasih." Ucapnya dengan gugup.


Hari ini pun Louis dan juga Atika akan kembali ke Canada, mereka sudah sangat bahagia karena perusahaan nya bisa maju kembali.


"Arkan Kanaya ayah akan pulang, tolong jaga Kanaya jangan sampai kau sakiti dia,"


"Tentu saja Ayah," Kata Arkan.


"Ayah tak mau kau melakukannya seperti kemarin, kalau kau memang menginginkan Kanaya kau harus menikahinya jangan tiba tiba melakukannya ayah tak suka itu," Kanaya merasa malu dengan ucapan Ayah angkatnya ia hanya mengangguk mengiyakan apa yang di ucapkannya.


"Ya ayah aku janji tak akan seperti kemarin semoga ayah selamat sampai tujuan." Sebelum pergi Atika pun memeluk Kanaya terlebih dahulu, ia berkali-kali meminta maaf pada Kanaya atas sikapnya. Kanaya sangat terharu dengan perubahan sikap ibunya ia semakin menyayanginya.


"Kanaya sayang sama ibu."


"Ibu juga, jaga diri baik baik ya kalau ada apa apa tolong beritahu ibu."


"Baik bu, kalau sudah sampai kabarin Kanaya ya bu."


Air mata Kanaya tak terasa lolos begitu saja setelah kepergian ibunya, ia merasakan kembali kasih sayang ibu yang dulu hilang.


"Cih anak kecil cengeng ditinggal ibunya." Sindir Arkan.


Mendengar ucapan Arkan seperti itu membuat Kanaya langsung menghapus air matanya lalu ia kembali kedalam rumahnya tanpa menghiraukan Arkan.

__ADS_1


__ADS_2