Mengejar Cinta Sang Penguasa

Mengejar Cinta Sang Penguasa
episode 13


__ADS_3

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Marcel menguap berkali-kali,mata nya sudah berair karena menahan ngantuk dan dia membuka jubah nya dengan cepat tanpa malu. Dia sudah bertelanjang didepan Mabel,Mabel memalingkan wajah nya je arah lain agar tidak melihat rudal milik Marcel.


Setelah mengenakan boxer ,Marcel naik ke atas tempat tidur. Dia memejamkan matanya,dia tidak perduli dengan keberadaan Mabel. Lagi pula dikamar itu sudah dipasangi CCTV di setiap sudut jadi Marcel tidak perduli lagi,mata nya sudah benar-benar mengantuk.


Melihat Marcel merebahkan tubuhnya,Mabel cepat-cepat mendekati Marcel dan naik ke atas tempat tidur tanpa sadar.


"Pak....Eh tuan....tolong lihat proposal ku dulu,aku mohon tolong lah aku" ucap Mabel,dia menggoyangkan lengan Marcel tanpa sadar.


Marcel yang merasa terganggu,dia membuka matanya dan menatap wajah Mabel yang terlihat cantik. Mata nya kembali tertutup membuat Mabel menggoncang tubuh Marcel dengan kesal,dia menatap wajah tampan Marcel yang tampan.


"Pak....Eh...tuan,tolong lihat lah dulu" Rengek Mabel dengan nada manja nya,dia selalu melakukan seperti ini pada Mike jika menginginkan sesuatu.


Mendengar suara manja Mabel membuat Marcel membuka matanya lagi,dia menatap wajah sendu Mabel. Kemudian dia menarik pinggang Mabel dan mendekap nya ,dia menghirup aroma tubuh Mabel yang lembut di hidung nya .


Mabel terkejut,dia berusaha memberontak tapi tangan Marcel semakin mengerat membuat nya sulit untuk bergerak hingga akhirnya dia menepuk-nepuk lengan Marcel dengan cukup kuat. Jantung nya sudah berdetak tak karuan,dia merasa takut .


Ini pertama kali nya Mabel dipeluk pria lain,hanya Mike dan papa nya saja. Ferry pun hanya beberapa kali memeluknya karena mereka baru saja berbaikan,perasaan Mabel benar-benar tidak baik.


"Pak....Tuan tolong lepaskan aku,lihat lah proposal ini lebih dulu" ucap Mabel dengan pelan,dia merasa takut . Dia juga masih bingung harus panggil apa karena Marcel sepertinya ngak suka di panggil pak,dia masih berusaha mendorong tubuh Marcel tapi semua nya sia-sia.

__ADS_1


"Tuan...tolong lepaskan aku,aku akan datang lagi besok jadi ku mohon lepaskan aku " ucap Mabel dengan nada lembut.


Mabel sudah menyerah,dia akan datang lagi besok setelah Marcel melepaskannya. Lebih baik begitu,yang penting saat ini Marcel sudha mengetahui dirinya.


Tapi lagi-lagi Marcel tidak perduli,dia semakin mengerat kan pelukannya membuat Mabel semakin ketakutan. Apalagi salah satu tangan Marcel sudah naik ke bagian dada nya,membuat jantung nya berdetak semakin kuat.


"Tidur lah,besok aku akan lihat dan putuskan" jawab Marcel akhirnya tanpa membuka matanya,membuat Mabel terkejut.


"Baiklah tuan,tapi tolong lepaskan tangan anda. Aku ngak akan ganggu tidur anda lagi" ucap Mabel masih dengan jantung yang tidak mereda.


"Kau tidur disini saja,aku tidak akan melakukan apa pun. Jika kau pergi,maka jangan salah kan aku kalau nanti nya aku ngak akan sama sekali melirik proposal kerja sama mu" jawab Marcel membuat Mabel akhirnya diam,dia masih merasa takut tapi bagi nya ngak masalah tidur disana karena ucapan Marcel yang mengatakan ngak akan melakukan apa pun.


Tangan Marcel terus saja memeluk tubuh Mabel,dia semakin mengerat kan nya dan menelusupkan wajahnya di leher Mabel karena memang saat ini Mabel tidur membelakangi tubuh Marcel.


Lama kelamaan rasa kantuk Mabel pun tak bisa dihindari nya lagi,dia menguap berkali-kali hingga akhirnya mata nya terpejam juga. Mabel tertidur dengan lelap nya,dia hanya berpikir jika dia sedang tidur bersama dengan Mike.


Tanpa sadar Mabel berbalik,dia membalas pelukan Marcel dan menelusupkan wajah nya di dada bidang Marcel . Menghirup aroma tubuh Marcel yang maskulin,hampir sama dengan Mike membuat nya semakin terlelap.


Mereka tidur dengan berpelukan,memberikan kehangatan pada masing-masing sambil menyelami mimpi yang indah karena kedua nya merasa nyaman dengan satu dan yang lainnya.


Sementara itu,diluar club. Kelly dan paman nya masih menunggu Mabel untuk keluar,mereka memang berjanjian menunggu disana. Karena Mabel hanya akan memberikan proposal agar Marcel bisa melakukan kerja sama dengan perusahaan sang papa.

__ADS_1


Cukup lama Kelly dan paman nya menunggu ,membuat mereka merasa kesal. Apalagi ponsel nya Mabel tidak diangkat walaupun berdering,hingga akhirnya mereka memilih untuk pulang. Mereka yakin jika Mabel pasti berhasil membujuk Marcel ,lagi pula jika sesuatu terjadi antara Mabel dan Marcel bukannya lebih baik lagi. Begitu lah yang dipikirkan oleh Kelly dan paman nya,mereka akan mendukung hubungan mereka .


Pagi pun tiba,Marcel mengeratkan pelukannya pada guling disamping nya. Empuk dan berisi,aroma lembut nya pun membuat Marcel menghirup nya lebih lama hingga akhirnya dia membuka mata nya karena kulit hidung nya seperti menyentuh kulit seseorang.


Mata nya membulat sempurna saat menyadari kalau dia mencium pipi,dia memundurkan kepalanya sedikit dan memperhatikan wajah wanita didepannya. Bulu mata lentik,pipi yang sedikit chabi dan alis yang cukup tebal membuat Marcel tersenyum.


"Cantik " gumam Marcel dengan sangat pelan.


Mata nya beralih ke bagian bibir wanita didepannya itu,terlihat bibir Mabel terbuka sedikit dengan volume bibir yang pas. Tidak terlalu tipis atau pun tebal ,membuat Marcel ingin sekali menggigit nya dan memperdalam ciuman nya disana.


Marcel mendekatkan bibirnya dan mengecup nya sekilas ,kemudian dia tersenyum senang. Bibir Mabel terasa manis dan lembut,membuat nya ingin mellumat nya tapi ngak mungkin hal itu dia lakukan karena dia takut wanita didepannya akan bangun.


Marcel bangun dengan pelan,dia melihat map berwarna biru disamping tempat tidur. Kembali dia mengingat kejadian tadi malam,dimana wanita yang tidur bersama nya ini ingin mengajukan proposal kerja sama .


Marcel berjalan menuju kamar mandi,dia akan mandi lebih dulu baru memeriksa proposal yang ditawarkan oleh wanita yang tadi malam membuat nya terganggu juga nyaman dalam tidur nya.


Setelah selesai mandi,Marcel yang masih memakai jubah mandi nya langsung mengambil map yang berisi proposal milik Mabel. Dia membaca setiap detail kerja sama yang akan diajukan oleh perusahaan Mabel,kemudian dia melihat kalau perusahaan itu tidak masih memiliki potensi yang baik tapi hanya kekurangan dana.


Marcel mengambil ponsel nya dan menghubungi asistennya,dia ingin mengetahui seperti apa perusahaan yang di ajukan oleh wanita yang bisa membuat nya tidur lelap tadi malam . Karena biasanya dia akan terbangun pada malam hari ,tapi tadi malam dia benar-benar sangat nyaman.


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2