Mengejar Cinta Sang Penguasa

Mengejar Cinta Sang Penguasa
episode 55


__ADS_3

🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲


Mabel melotot ke arah marcel,dia merasa kesal dengan ucapan pria itu yang tidak pernah mengatakan cinta tapi tiba-tiba ingin menikahi nya. Suka berbuat seenak nya dan tidak pernah perduli dengan apa yang dia inginkan,sikap nya juga ke kanak-kanakan padahal sudah tua.


"belum pernah mengatakan cinta,tidak pernah perduli bagaimana perasaan ku,belum lagi sikap mu yang ke kanak-kanakan padahal sudah tua. Aku ngak mau punya suami yang egois seperti itu, aku ingin cari suami yang mengerti aku dan manjakan aku bukan aku yang manjain dia "jelas Mabel membuat kedua pria berbeda usia itu terkejut


"ha...ha....kakek mendukung mu,walaupun nantinya kamu ngak jadi cucu menantu kakek tapi kakek tetap akan menganggap mu cucu kakek" ucap sang kakek dengan tawa yang menggelegar.


"Aku akan berubah,aku akan memanjakan mu dan aku juga hhmm....aku mencintai mu" ucap marcel dengan wajah yang sudah memerah


"Aku perlu bukti bukan janji" bentak mabel


Mabel berjalan mendekati kakek marcel dan menggandeng nya ke dalam. Seolah dia sudah lama kenal dengan sang kakek padahal baru ini dia bertemu dengan kakek marcel ,tapi dia merasakan keramahan dari beliau sehingga dia mudah sekali dekat.


Sang kakek tertawa dalam hati,hanya wanita disamping nya ini yang bisa membuat marcel tak berkutik. Dia akan melihat kesungguhan yang akan di tunjukan oleh sang cucu,dia semakin menyukai Mabel.


"dapur nya dimana kek?aku mau buat masakan yang sederhana,semoga kakek suka " tanya Mabel yang ingin membuatkan sedikit makanan untuk tambahan makan malam mereka.


"Aku sudah menyukai mu cantik,jadi kau sudah mendapatkan restu ku. Kamu ngak usah mencari perhatian ku lagi,karena aku yakin kalau cucu ku sudah tergila-gila pada mu" jawab sang kakek


Tapi Mabel hanya tersenyum,dia bukan hanya ingin mengambil hati sang kakek tapi memang dia ingin membuat makanan sederhana untuk mereka. Dia akan menunjukan kemampuan kecil nya saja,dia juga akan membuat cemilan untuk teman saat duduk santai setelah makan malam.


"Aku tau kek,aku cuma ingin membuat makanan yang sederhana saja untuk kakek ku" jawab Mabel dengan sopan dan akhirnya kakek marcel menganggukan kepala nya.

__ADS_1


Mabel mulai berjalan menuju dapur,disana sudah ada dua orang wanita yang sedang sibuk menyiapkan makan malam. Mabel terdiam di tempat dan itu dilihat oleh marcel


"eekkhm...kalian bantu nyonya untuk masak" ucap marcel dengan tegas


"nyonya?" tanya Mabel dalam hati


Mabel mendengus kesal,dia tidak suka melihat marcel yang selalu mengambil keputusan sendiri. Terlihat dua wanita berbeda usia itu menepi dan mempersilahkan Mabel dengan sopan,mereka membantu apa yang dibutuhkan oleh Mabel.


Sedangkan marcel dan kakek nya memperhatikan Mabel yang sedang memasak di meja makan,semua pelayan terkejut melihat sikap tuan muda dan tuan besar nya karena memang tidak pernah menunggu didapur seperti ini.


"Kau harus buktikan kalau kau mencintainya " ucap sang kakek yang dari tadi memperhatikan Mabel memasak


"bagaimana cara nya kek,aku ngak pernah mengatakan cinta pada wanita. Kakek kan tau,semua wanita yang mengatakan hal bodoh itu pada ku "jawab marcel dengan kesal,karena menurut nya ngak perlu kata-kata seperti itu yang penting perhatian dan apa yang akan di siapkan untuk wanita nya.


"jadi aku harus bagaimana kek?" tanya Marcel seperti anak balita yang merengek minta dimanja.


"hah....sekarang zaman dah canggih,liat lah di internet. Kalau kakek mengajari mu maka tidak akan sesuai,usia kita berbeda jadi belum tentu Mabel menerima mu karena ungkapan cinta seperti zaman dulu . Kau ini,karena hal bodoh kau jadi bodoh " bentak sang kakek


"kakek....aku Ngak bodoh,kenapa dari tadi mengatakan aku bodoh sih" bentak marcel dengan ketus


"kau bilang cinta itu bodoh,sekarang kau sudah jatuh cinta makanya seperti orang bodoh yang melakukan hal bodoh" jelas sang kakek dengan kesal


"kakek....aku Ngak mau dikatakan bodoh lagi, hentikan kek" ucap marcel

__ADS_1


Tak lama Mabel menghidangkan makanan buatan nya dan berapa makanan yang dibuat pelayan,mereka makan dengan lahap. Masakan Mabel enak dan pas di lidah mereka,makanya mereka makan dengan lahap nya.


Setelah mereka selesai makan,Mereka ke halaman belakang untuk menikmati malam indah yang cerah. Menikmati bintang-bintang,marcel masih memikirkan cara menyampaikan perasaan nya . Walaupun dia rasa hal itu sangat lah bodoh dan ngak penting,tapi Mabel menyukai hal romantis seperti itu makanya dia akan membuat wanita nya jatuh cinta pada nya dan menerima nya .


Waktu berlalu,marcel sudah menyiapkan makan malam dan menghafal kata-kata cinta untuk Mabel. Dia juga akan membuat Mabel menjadi istri nya,dia lakukan semua nya menjadi satu.


Sementara marcel menyiapkan lamaran dan ungkapan cinta nya,Mabel disibukan dengan kuliah nya. Dia juga belum sempat bertemu dengan kakak nya ,karena kedua nya yang sangat sibuk. Apalagi selama sebulan ini Mabel belum sempat jalan-jalan dengan kedua sahabat baru nya,dia akan membuat kejutan untuk sang kakak karena dia berniat menemui kakak nya minggu depan.


Marcel bukan hanya sibuk menyiapkan lamaran ,dia sedang mengurus perusahaan dan harus bekerja diluar kota. Dia akan menyelesaikan semuanya sebelum dia melamar Mabel,dia sudah menempatkan pengawal agar bisa menjaga dan menjauhkan Mabel dari pria lain.


"hah....besok kita libur,enak nya kemana ya?" tanya ratu,dia menatap ke arah Mabel juga tati


Saat ini mereka sedang menonton televisi diruang tamu,mereka selalu menikmati nya saat malam minggu. Karena memang beberapa malam minggu marcel tidak bisa datang,atau Mabel yang mendatangi apartemen nya.


"kamu ngak ke apartemen tuan marcel bel?" tanya ratu yang penasaran hubungan Mabel dan marcel


"dia lagi ada kerjaan diluar kota" jawab Mabel dengan santai,Mabel memang sudah mendengar mengenai ratu yang ingin mendapatkan marcel dari tati


Mabel sempat ngak percaya,tapi tati hanya memberikan saran agar dapat menjaga marcel jika memang Mabel mencintai nya jangan sampai marcel jatuh ditangan ratu. Tati juga harus mengatakan mengenai diri nya dulu,agar Mabel percaya. Hal itu bukan membuat Mabel percaya,tapi sedih dan kasihan pada nya . Dia malah merasa bingung karena tati masih berteman dengan ratu,tati juga mengatakan kalau hanya ratu temannya dan akhirnya Mabel percaya.


Bersambung


Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2