
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Senyuman manis tersemat dibibir nya,kelly sudah membulatkan tekad nya. Dia menatap mata rully yang menatap nya juga,kemudian dia mengalihkan pandangan nya pada papa dan kakek mertuanya.
"pak ,bisakah saya bicara dengan anda?saya ingin meminta bantuan anda,saya yakin anda bisa menolong saya " ucap kelly dengan berani
Dylan semakin mengepalkan tangannya, dia benar-benar merasa marah. Sementara papa dan kakek nya Dylan masih menatap kelly dengan rasa tak percaya,mereka tidak ingin kehilangan wanita sebaik kelly.
"hhmm....bisa,nanti kita bicara setelah rapat. Kau bisa menunggu ku sebentar kan?atau berikan nomor ponsel mu,kita janjian diluar malam ini karena aku masih ingin berbicara dengan paman dan kakek tua ini " ucap rully dengan sopan
Kelly menganggukan kepala nya,dia memberikan nomor ponsel nya begitu saja dengan rully di depan semua nya membuat Dylan semakin kesal.
Rully masuk kedalam ruang rapat bersama dengan Dylan dan kedua pria paruh baya itu,mereka membicarakan mengenai kerja sama perusahaan kedua nya. Sedang kan kelly memilih untuk pulang,karena ngak mungkin dia menunggu mereka lama sekali.
Setelah selesai,mereka berjalan menuju ruangan Dylan. Rully masih penasaran dengan wanita yang dia tolong tadi,dia yakin kalau wanita itu memiliki hubungan dekat dengan Dylan. Apalagi Dylan terlihat marah pada nya,rully sudah duduk di sofa ruangan Dylan yang terbilang cukup nyaman.
"paman,kakek....kakek ku menanyakan kalian. Kapan kalian datang menjenguk nya? " tanya rully dengan santai.
"Belum tau,kakek juga masih sibuk. Nanti kakek akan menelpon kakek mu " jelas kakek nya Dylan.
"Hhmm....wanita tadi? Apa benar dia seorang pembantu ?" tanya rully yang penasaran.
"Ya....kalau Dylan bilang dia pembantu,maka dia memang pembantu " jawab kakek Dylan dengan menatap mata Dylan dengan tajam.
__ADS_1
"Oh....Baiklah,barusan dia mengirimkan pesan. Dia ingin meminjam uang seratus juta pada ku,sebagai imbalan nya. Dia akan bekerja pada ku,tapi aku ingin dia menjadi istri ku saja. Apa menurut kakek dan paman ,dia cocok menjadi istri ku?" tanya rully yang masih terlihat santai saja,padahal dia tau kalau Dylan kesal dan marah.
"Seratus juta? Untuk apa? Dia bisa meminta pada kami kalau hanya uang segitu aja" ucap papa Dylan dengan kesal,kemudian dia menatap wajah Dylan . Papa Dylan yakin jika itu akal-akalan dari Dylan untuk kelly,terlihat wajah Dylan semakin ngak suka.
"jangan diberikan,biar aku yang kasih nanti" jawab Dylan dengan ketus.
Semua mata menatap ke arah Dylan,tatapan mereka berbeda-beda. Rully menatap penuh curiga, sedangkan kedua pria lainnya menatap dengan wajah kesal karena mereka tau kalau uang itu pasti berurusan dengan Dylan. Mereka tau betul bagaimana kelly,dia bukan wanita yang gila dengan uang.
"Baiklah,tapi aku sudah berjanjian akan bertemu dengan nya besok. Aku ingin tau untuk apa uang itu,jika dia pinjam pada ku berarti dia tidak ingin uang mu " jelas Rully,kemudian dia berdiri dan berjalan menuju pintu ruangan itu.
"Aku pulang dulu paman,kakek. Besok aku akan mampir kerumah paman setelah bertemu dengan kelly,seperti nya aku tertarik dengan kelly" ucap rully sambil meninggalkan ruangan itu.
Dylan mengepalkan tangannya,dia kesal juga marah pada kelly. Dia akan memberikan pelajaran pada wanita itu,berani sekali dia meminta bantuan pada pria lain didepannya. Dia akan memberikan hukuman yang pantas pada kelly,dia tidak akan membuat kelly bertemu dengan rully besok .
"Sudahlah,lebih baik rully yang bantu kelly. Kalau perlu rully bisa menikahi kelly,kakek tau kalau kau tidak mencintaiku kelly . Hanya terobsesi dengan tubuh kelly,kelly juga berhak bahagia . Rully adalah pria yang tepat,kakek yakin dia pasti akan membahagiakan kelly " jelas kakek Dylan sambil berdiri dan berlalu meninggalkan Dylan, papa nya pun mengikuti kakek Dylan keluar dari ruangan Dylan.
Setelah papa dan kakek nya keluar dari ruangannya,Dylan mengambil ponsel nya dan menghubungi nomor ponsel kelly . Dia ingin tau dimana kelly berada,dia ingin menghukum kelly secepatnya.
"Dimana ?" tanya Dylan dengan ketus
"Baru sampai di apartemen " jawab Kelly,karena dia membeli bahan makanan secukupnya saja karena dia tidak mempunyai uang banyak saat ini.
Klik
__ADS_1
Dylan memutuskan panggilan telpon nya sepihak ,membuat kelly mengernyitkan dahi nya karena bingung. Tapi kemudian dia kembali masuk dan menuju dapur untuk menyusun bahan makanan yang tidak begitu banyak,dia pun membelinya di pasar tradisional agar harga nya murah.
Di perusahaan Dylan sudah menyuruh asisten dan sekretaris nya untuk mengurus semua nya,karena memang dia tidak akan kembali hingga besok. Dia ingin menghukum kelly agar kelly bisa sadar akan kesalahan nya,dia pun menuju parkiran mobil dan menjalankannya ke arah apartemen nya.
Dylan mengendarai mobil nya dengan kecepatan sedang,karena jalanan cukup ramai . Dia tidak ingin membuat masalah lagi dijalanan karena pikiran nya yang tidak tenang,entah kenapa hati nya terasa panas mendengar ucapan rully tadi. Dia tidak ingin Kelly dimiliki pria lain lagi,dia hanya ingin Kelly menjadi wanita nya saja.
Tak lama Dylan sampai di gedung apartemen nya,dia berjalan dengan cepat menuju unit nya. Hingga akhirnya dia membuka pintu dan melihat Kelly berada didapur ,sedang memakai apron dan memasak sesuatu.
"Kau sedang apa?" tanya Dylan,dia melihat pemandangan yang cukup hangat dan seksi.
Kelly terlihat seksi dengan apron ditubuh nya dan rambut nya yang di gulung asal sehingga memperlihatkan leher jenjang milik kelly,leher mulus dan berkeringat karena panas nya kompor yang menyala didepannya.
"Oh ya ampun,kau membuat ku kaget" jawab Kelly sambil menyentuh dada nya dengan cepat.
"Kau masak?" tanya Dylan,entah kemana amarah nya tadi. Saat ini dia ingin melihat kelly masak,pemandangan yang sangat dia jumpai saat bersama dengan para wanita nya.
"ya....sebentar lagi makan siang, aku sudah sangat lapar" jawab Kelly kemudian dia berbalik dan menatap ke arah Dylan dengan bingung,karena harus nya Dylan berada di kantor nya sekarang.
"Kenapa kau ada disini ?" tanya Kelly membuat Dylan mengingat kembali apa yang dia ingin lakukan pada kelly.
"Kau membuat ku marah,aku ingin menghukum mu. Tapi aku juga lapar,jadi aku mau makan dulu. Kau siap kan makan siang ,setelah itu aku akan menghukum mu " jelas Dylan dengan santai
Bersambung
__ADS_1
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘