
☘☘☘☘☘☘☘☘
Ratu akan melihat apa saja yang disukai oleh marcel dari Mabel,dia akan mencoba menjadi apa yang diinginkan oleh marcel karena dia ingin hidup senang . Selama ini dia dipaksa untuk menjadi wanita yang modis,agar bisa mendapatkan pria kaya. Permintaan sang ibu membuat nya harus begitu,dia akan menjebak marcel agar bisa menjadi miliknya.
"Sayang....sekarang bersiap lah,kita akan kerumah kakek" ucap marcel dengan lembut.
"sekarang ?kan makan malam?" tanya Mabel dengan bingung
"Aku mau ke suatu tempat dulu,baru kita akan ke tempat kakek " jawab marcel
Seperti biasa,marcel ngak suka dibantah jadi mau tak mau Mabel pun masuk kedalam kamar nya. Dia meninggalkan marcel didapur bersama dengan tati dan ratu,ratu mendekati marcel dan duduk dengan tenang disamping nya.
Ratu hanya menatap wajah marcel dari samping,dia merasa senang karena bisa melihat pria sang penguasa dari dekat. Dia akan mencoba membuat pria disamping nya ini menatap nya,tapi mungkin ngak sekarang karena dia akan mencari tau lebih dulu.
"Kenapa menatap ku seperti itu?" tanya Marcel dengan ketus,dia tau kalau ratu menatap nya dari tadi tanpa harus melirik ke arah wanita itu.
"Ngak apa-apa tuan,hanya saja saya suka melihat wajah anda yang tampan. Maaf,saya merasa Mabel sangat beruntung mendapatkan pria tampan dan memiliki segala nya seperti anda" jelas Ratu sambil tersenyum
Mendengar pujian dari ratu membuat marcel mengernyitkan dahi nya,kemudian memalingkan wajah nya hingga menatap wajah ratu yang bisa dibilang cantik juga.
"Kau mencoba merayu ku?aku tidak tertarik dengan mu" ucap marcel dengan ketus
Tati yang dari tadi hanya menjadi pendengar karena dia sibuk menyusun bahan makanan di dalam lemari pendingin dan rak diatas dapur itu,dia merasa kalau ratu mencoba mendekati Marcel tapi karena mendengar ucapan ratu yang memuji Mabel membuat tati tidak berpikir kalau ratu bisa dibilang menggoda. Tapi Marcel malah mengatakan kalau dirinya sedang merayu,dahi tati mengernyitkan dalam.
"apa benar ratu ingin merayu tuan marcel ya?" tanya tati dalam hati tapi kemudian dia mengacuhkan nya lagi.
__ADS_1
Ratu langsung terdiam,dia merasakan hawa dingin dari Marcel. Padahal dia sudah menjaga sikap dan bicara nya,tapi ternyata marcel bisa menyadari kalau dirinya sedang berusaha merayu nya.
"Sayang....ayo " ajak Mabel yang tiba-tiba datang ,dia terlihat cantik dengan dress tangan panjang yang pas ditubuhnya dengan panjang selutut.
Terlihat sopan dan seksi menurut marcel,marcel menelisik dari atas hingga ke bawah. Dia melihat Mabel memakai polesan make up tipis diwajah nya,membuat marcel senang.
cup
Marcel berdiri dan mencium kening Mabel dengan lembut,kemudian menarik tangan Mabel agar pergi segera dari sana. Dia sangat tau maksud dari ratu,dia yakin ratu ingin mencoba merayu dan menggoda nya . Karena sebagain wanita melakukan hal itu pada nya,bahkan ada yang bertelanjang didepannya tanpa malu.
"Aku pergi dulu,mungkin aku akan tidur di rumah kakek marcel" teriak Mabel dengan keras sambil berjalan mengikuti langkah kaki marcel,wajah nya masih melihat ke arah ratu dan tati
Hanya tati yang tersenyum dan mengangguk,dia akan berusaha membuat Mabel menjadi teman nya seperti ratu. Walaupun tati sudah tau kalau ratu bukan lah sahabat terbaik,karena dia tau kalau ratu berusaha mengambil apa yang dia sukai tapi bagi nya ngak masalah yang penting dari tidak menjauhi nya.
Tati sudah tau apa yang diinginkan oleh ratu,makanya mungkin benar apa yang dikatakan oleh marcel. Tati hanya bisa mendengus saja,dia tidak ingin persahabatan mereka yang baru dimulai sudah dirusak oleh ratu.
Tati akan berusaha mengingatkan Mabel agar bisa menjaga marcel ,dia tau kalau ratu pasti akan melakukan berbagai cara agar mendapatkan apa yang dia mau seperti dulu.
Billy,pria yang dicintainya. Tapi karena Ratu bisa menarik perhatian nya ,makanya billy lebih memilih ratu dan menjauh dari nya. Billy menjauh dari tati karena permintaan ratu dan tak lama Ratu pun memutus kan billy karena ada pria incaran lain yang bisa dia dekati,walaupun pria itu tidak mendekati tati.
Sementara di tempat lain,Mabel sudah sampai di apartemen milik Marcel. Dia menatap gedung tinggi didepannya yang terbilang sangat mewah,dia tau kalau gedung itu merupakan apartemen.
"Apa kakek tinggal disini?" tanya Mabel,hari masih sore jadi dia akan mencoba membuatkan sesuatu untuk kakek marcel.
"ayo turun" ucap Marcel, dia tidak menjawab pertanyaan Mabel.
__ADS_1
Mabel hanya mengikuti nya saja,dia ingin segera bertemu dengan kakek nya marcel agar bisa selesai janjinya . Kemudian dia akan pulang dan tidur,dia sudah merasa lelah . Apalagi tadi dia baru tidur sebentar tapi sudah di ganggu oleh marcel,oleh sebab itu dia malas untuk tidur bersama marcel.
"yuk....masuk" ucap marcel yang dari tadi menggenggam tangan Mabel saat berjalan memasuki gedung apartemen nya.
Mabel masuk dan melihat sekeliling nya,dia merasa bingung. Walaupun apartemen itu luas tapi dia yakin kalau apartemen itu bukan apartemen kakeknya,dia menatap tajam pada Marcel.
"dimana kakek?jangan bilang ini bukan apartemen kakek?" tanya Mabel dengan menyipitkan mata nya membuat nya kesal
Marcel hanya tertawa ,dia memeluk tubuh Mabel dari belakang dan menghirup aroma tubuh Mabel yang membuat nya candu.
"ha...ha....aku ingin memeluk mu sebentar,jika kau ingin. Kita bisa bercinta lebih dulu " tawa marcel masih memeluk tubuh Mabel dengan erat.
"jangan gila,yang dulu itu pertama dan yang terakhir. Aku akan melakukannya lagi jika sudah menikah,kalau bukan dengan mu maka dengan pria lain" jelas Mabel dengan tegas.
"kau akan menikah dengan ku,tidak akan ada pria lain lagi. Kau jangan buat aku marah " ucap marcel dengan wajah yang sudah merah
"Kalau begitu bertahan lah dengan wanita seperti ku,aku tidak ingin pria ku tidur dengan wanita lain. Jika aku tau kau tidur dengan wanita lain,maka aku ngak akan mau menikah dengan mu " ancam Mabel dengan kesal
"Aku ngak akan pernah tertarik dengan wanita lain,hanya kau yang akan menjadi istri ku nanti" jawab marcel dan meletakan wajah nya di leher Mabel dengan lembut
"Sebaiknya kita kerumah kakek saja ,aku ingin membuatkan sesuatu untuk kakek saat makan malam nanti " ucap Mabel
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘
__ADS_1