
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
kriiing....kriiing....
Tak lama setelah kepergian marcel,ponsel Mabel berbunyi. Terlihat jelas wajah sang kakak dilayar nya saat Mabel menekan tombol hijau nya,mike tersenyum lembut .
"bagaimana kabar mu?kenapa seminggu ini ngak pernah ngubungin kakak?" tanya mike dengan wajah cemberut nya
"aku sibuk mengurus beasiswa kak,kan aku mau dekat sama kakak nanti nya " jawab Mabel dengan wajah ceria nya
"benarkah?Mabel,jangan bohongi kakak!!" ucap mike dengan tatapan tajam nya
"ha....ha....iya kak,aku akan kesana bulan depan. Jadi saat ini aku akan sibuk dengan belajar dan belajar,agar bisa mengajukan beasiswa di kampus kakak" jelas Mabel dengan tawa nya yang renyah membuat mike senang
"baiklah,belajar yang benar. Kakak akan menunggu mu disini" ucap mike dan menutup panggilan telpon nya saat Mabel menganggukan kepalanya
Tok....tok....
"maaf mengganggu nona Mabel,ini surat yang harus anda tandatangani" ucap randy yang sudah masuk dan duduk didepan Mabel
Mabel melihat sekilas dan langsung menandatangani nya,dia ingin segera beristirahat untuk memulai hari baru besok. Dia yakin kalau dia pasti bisa pergi ke luar negeri dan kuliah di kampus yang sama bersama kakak nya.
Setelah menandatangani surat-surat,randy menyerahkan sebuah amplop yang cukup tebal. Mabel mengernyitkan dahi nya,dia merasa bingung dan menatap ke arah amplop yang sudah berada didepan nya.
"ini dua ratus juta, uang kompensasi untuk pagi ini kata tuan Marcel "jelas randy yang mengerti wajah bingung Mabel.
__ADS_1
"kompensasi ?" tanya Mabel dan randy hanya bisa mengangguk,karena dia tidak tau kompensasi untuk apa . Marcel hanya mengatakan seperti itu saja,dia hanya menyampaikan nya.
"ah....ternyata dia memang menepati ucapan nya" gumam Mabel tapi masih didengar oleh randy
"baiklah,apa ada lagi?saya ingin pulang dan istirahat " ucap Mabel sambil menatap ke arah mata randy,terlihat randy yang salah tingkah.
"cantik,pantas saja tuan muda mau mengeluarkan banyak uang untuk nona mabel" batin randy,dia memperhatikan wajah Mabel yang terbilang cantik dan manis secara alami bukan karena make up yang dipakai nya.
"ah....iya nona,apa perlu saya antar?" jawab randy
"tidak usah,terima kasih pak" ucap Mabel dengan sopan kemudian dia berdiri dan membungkukkan sedikit tubuhnya
"saya permisi dulu,sekali lagi terima kasih atas kerja keras bapak " ucap Mabel dan berjalan meninggalkan randy yang masih terpaku ditempat nya,bukan hanya cantik tapi hati nya juga bersih dan baik.
Sesampai nya dirumah,dia melihat nenek nya yang sedang duduk di teras . Nenek nya menikmati bunga-bunga yang ada disana,dengan berjalan cepat . Mabel memeluk tubuh sang nenek dengan lembut,kemudian mencium kening wanita tua itu.
"nenek....sedang apa disini ?" tanya Mabel yang sudah melepaskan pelukannya
Mabel memandangi wajah sang nenek yang terlihat pucat,dia bersyukur melihat sang nenek sudah kembali sehat . Nenek lah yang merupakan pahlawan nya,jika dulu sang nenek berpikiran sama dengan papa nya. Mungkin dia akan berakhir di panti asuhan dan tidak mengenal keluarga nya sama sekali,dia tersenyum menatap wajah sang nenek.
"nenek melihat bunga-bunga itu,sangat cantik. Mereka berada didalam tanah dan terasa nyaman,nenek ingin seperti mereka. Berada didalam sana dna tidak memikirkan apa pun" jelas sang nenek sambil menatap ke arah bunga-bunga didepannya,pandangan nya terlihat kosong.
Sang nenek masih memikirkan kedua putra nya yang saling berselisih,apalagi paman Mabel yang tidak menganggap diri sang nenek ada. Membuat hati seorang ibu merasa sakit dan kecewa dengan apa yang dilakukan oleh anak nya,tiba-tiba air mata menetes dari kedua mata nenek nya.
"nek.....ngak boleh bicara seperti itu,kita masuk yuk. Disini sudah sangat dingin" ucap Mabel yang sedih melihat keadaan sang nenek yang seperti dibuang oleh paman nya,diusir dari rumah nya sendiri dan di perlakukan tidak baik.
__ADS_1
Mabel meraih tangan sang nenek,dia membantu nenek nya untuk berjalan masuk kedalam rumah . Disana ada seorang wanita paruh baya yang merupakan pembantu rumah tangga di rumah ferry,setiap hari dia akan datang untuk membereskan rumah dan menemani sang nenek jika semua orang pergi. Sore atau malam nya baru bibik itu akan kembali kerumah nya, dan datang lagi esok hari.
Seminggu berlalu,Mabel sibuk dengan urusan pendaftaran kuliah diluar negeri dari online. Dia sudah resmi mendapatkan beasiswa ,jadi dia terus mengurus semua nya agar bisa cepat berangkat keluar negeri.
Sedangkan marcel sudah sibuk dengan aktifitas nya sehari-hari,tapi setiap dirinya pulang kerumah dan akan beristirahat. Semua nya terasa sepi,dia kembali mengingat percintaan nya dengan Mabel. Sudah lama juga marcel tidak pernah meminta randy untuk mencarikan dia wanita sebagai pemuas nafsu nya,bukan untuk di pakai nya tapi untuk mengeluarkan hasrat nya saja didalam mulut mereka.
Kelly juga sama dengan Mabel,mereka mengurus beasiswa bersama. Mereka akan berangkat keluar negeri bersama juga,karena kelly ingin mencari pengalaman dan bekerja diluar negeri juga agar paman nya bisa berhenti bekerja.
Selama ini kelly merasa kasihan pada sang paman yang harus ikut keluar negri atau keluar kota setiap hari,jika marcel dan randy ada urusan pekerjaan disana.
Saat ini Kelly dan Mabel sedang berada di sebuah cafe,mereka baru selesai memberikan formulir pendaftaran melalui online. Mereka sama-sama dari warung internet yang berada didepan sebuah universitas,banyak mahasiswa yang mengerjakan tugas kuliah nya disana karena memang keadaan mereka yang terbatas.
"jadi bagaimana dengan perusahaan papa mu bel?apa sudah baikan ?" tanya Kelly,seminggu ini mereka memang bertemu tapi tidak pernah membahas masalah perusahaan ferry .
"sudah lebih baik,terima kasih atas saran mu waktu itu . Sampai kan juga terima kasih ku pada paman mu ya Kell " jelas Mabel dengan senyum dibibir nya
"aman itu,kamu baik-baik saja kan pagi itu?" tanya Kelly,dia tidak ingin Mabel juga merasakan hal yang sama seperti dirinya.
"hhmmm....lumayan,dia malah menjebak ku " jawab Mabel yang mengingat percintaan nya dengan marcel pagi itu.
Mata kelly membulat sempurna,Mabel memang wanita yang polos dan selalu terbuka pada nya makanya kelly selalu menjaga dan melindungi Mabel
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘
__ADS_1