
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Kelly hanya tersenyum saja,dia tidak ingin menanggapi apa yang di katakan oleh Dylan. Bagi nya ngak penting semua itu,dia akan berusaha lepas dari pria seperti Dylan. Dia tau kalau Dylan hanya memanfaatkan semua ny,dia juga akan meminum obat pencegah kehamilan agar tidak mengandung benih dari Dylan seperti pria itu inginkan .
"lagi pula,bagaimana kau bisa mendapatkan uang sebanyak itu?kalau menjual tubuh mu,aku rasa ngak akan mendapatkan uang sebanyak itu dalam sebulan atau pun tiga bulan. Kecuali kalau kau masih perawan,mungkin akan ada pengusaha yang akan membayar nya" ucap Dylan dengan mata nya yang menelisik tubuh kelly dari atas hingga kebawah
"aku akan mencari cara nya,kau tunggu saja " jawab Kelly,kemudian dia berjalan menuju pintu tapi tangannya langsung ditarik oleh Dylan dan tubuh kelly di angkat nya dan dicampakkan ke tempat tidur.
Dylan yang baru saja memakai pakaiannya, kini melepaskannya semua. Membuat kelly terkejut,dia menatap ba ta ngan milik Dylan yang sudah mengeras dan tegak. Jantung nya berdebar tak menentu,kelly ketakutan.
"apa yang kau lakukan ?pergi dari ku" bentak Kelly dengan keras
"kau ingin pergi kan?sebelum ada uang nya,kau harus melayani ku sebagai suami mu. Aku akan membuat mu hamil,jika saat itu kau sudah punya uang nya . Aku akan membiarkan mu pergi dengan membawa benih ku,karena aku yakin ngak akan ada yang mau menerima wanita hamil" jelas Dylan dengan tegas,dia benar-benar kesal karena ucapan kelly
Dylan menarik kemeja milik kelly sehingga membuat kancing depan kelly putus dan berhamburan entah kemana,dengan rakus Dylan meraup bibir kelly membuat Kelly merasa kesal. Dia tidak membalas ciuman Dylan yang kasar,kelly terus mendorong dada Dylan agar mau melepaskan nya
Dylan melepaskan ciumannya,dia beralih ke dua gundukan kenyal milik kelly. Terlihat dada kelly sudah naik turun karena marah,hati nya terasa sangat sakit .Kelly tidak menikmati apa pun yang di lakukan oleh Dylan,Dylan menggigit pu ting susu miliknya hingga berdarah membuat Kelly merasa sakit.
"sssttt....sakit,hentikan" teriak kelly tapi bukannya berhenti,Dylan menghisap pu ting susu kelly dengan ganas hingga darah nya terus keluar dari luka yang dibuat oleh Dylan.
__ADS_1
Setelah puas dengan bukit kembar milik kelly,tangan Dylan meraba daerah sensitif milik kelly hingga memasukan jari nya kedalam . Bukan hanya satu jari tapi dua,kemudian menggerakannya didalam membuat tubuh kelly bergetar.
Mau tak mau kelly menikmati nya,walaupun terpaksa tapi dia ngak akan mau menatap wajah Dylan membuat Dylan terus memainkannya hingga akhirnya dia menyatukan milik mereka karena kelly tidak melihat wajah nya membuat Dylan kesal. Dia memompa milik kelly dengan kasar membuat Kelly kesakitan dan menahannya,air mata mengalir di pipinya begitu saja.
"aaah....." teriak Dylan karena pelepasan nya,kelly memejamkan mata nya. Tubuhnya sudah seperti terbelah dua karena Dylan bermain dengan kasar,dia merasa marah juga kesal.
Dylan merebahkan tubuhnya disamping kelly,dia ingin memeluk nya tapi kelly langsung bangkit. Dia berjalan sedikit kesulitan karena area sensitif nya yang terasa sakit,Dylan benar-benar melampiaskan amarah nya pada kelly.
Setelah membersihkan tubuhnya,dia memakai pakaian yang lainnya dan membersihkan lantai kamar nya yang berserakan pakaian mereka. Dia menatap tubuh Dylan yang sudah terlelap,kemudian dia pun keluar dari kamar .
Terlihat beberapa orang sedang duduk di ruang keluarga,kelly tersenyum dan menundukan kepala nya sebagai rasa hormat kemudian dia berjalan menuju dapur. Dengan rasa sakit dibagian ************ nya,dia berjalan dengan pelan agar tidak terlalu terlihat kalau dia sedang kesakitan.
"buatkan saja bik,kelly perlu tenaga untuk menghadapi suami nya yang banyak mau nya" ucap mama Dylan dari belakang,mama Dylan mendengar pembicaraan kelly pada pembantunya .
"eh....ma,ngak apa-apa . Aku bisa buat sendiri" jawab Kelly yang merasa segan pada mama nya Dylan.
"duduk sini" ajak mama nya Dylan
Kelly duduk disamping mama Dylan sambil menunggu sarapan yang dibuatkan oleh pembantu mama dylan,dia melihat tangannya sudah di genggam oleh mama nya dylan.
__ADS_1
"maafkan mama karena bohong sama kamu,kamu harus sabar bersama dengan Dylan. Mama yakin kalau Dylan mencintai kamu,tapi belum menyadari perasaan nya . Mama harap kamu bisa bertahan dan merubah nya menjadi lebih baik lagi" ucap mama Dylan,dia tadi nya ingin ke kamar nya Dylan untuk membangunkan mereka berdua untuk sarapan . Dia juga mendengar pembicaraan Dylan dan kelly,ada rasa kesal dihati nya karena anak nya berbuat seenak nya begitu. Tapi dia tau kalau Dylan sudah mencintai kelly,dia ingin Dylan segera menyadari perasaan nya.
"maaf ma....seperti nya saya ngak sanggup,mungkin saya akan bertahan sebulan atau paling ngak tiga bulan" jawab Kelly,dia sudah membuat keputusan
Mama Dylan menghela nafas nya dengan kasar,dia tidak ingin kehilangan menantu yang bisa membuat Dylan bahagia. Tapi jika memang Dylan memperlakukan kelly dengan tak baik,maka dia tidak akan tinggal diam. Dia akan melindungi kelly,sebagai wanita yang dia sayangi.
"ya sudah, makan lah. Semoga setelah sebulan atau tiga bulan kalian memiliki perasaan yang baik. Jadi mama harap kalian saling mengerti" jelas mama Dylan ,kelly merasa kalau mama Dylan menyukai nya .
Kelly hanya mengangguk saja,dia malas berdebat dengan mama Dylan. Dia akan mencari cara untuk membayar uang pinalti ,agar dia tidak berhubungan lagi dengan Dylan.
Seminggu berlalu,Mabel akan berangkat keluar negeri bersama dengan marcel. Dia tidak membiarkan Mabel pergi sendiri,dia akan mencari cara untuk mengikat Mabel Tapi untuk sementara seperti nya dia akan mengabaikan Mabel karena pekerjaannya di perusahaan yang tak jauh dari universitas Mabel sudah menunggu nya.
Kedatangannya marcel ke negara ini memang untuk memeriksa perusahaan nya karena banyak sekali dia dengar kecurangan yang dilakukan oleh karyawan disana,terutama karyawan yang sudah lama bekerja dengan orang tua nya.
Perusahaan ini adalah perusahaan milik keluarga bukan miliknya yang seperti ditempat lainnya,karena kedua orang tua nya sudah meninggal dan kakeknya yang mengurus semua nya jadi saat itu marcel hanya mengurusi perusahaan miliknya sendiri. Yang dia bangun dengan usaha nya sendiri,tapi saat ini sang kakek sedang sakit makanya mau tak mau dia harus turun tangan .
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ
__ADS_1