
❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Marcel mendengar ucapan Mabel,dia hanya tersenyum tipis dan memeluk tubuh Mabel yang sudah polos. Membuat Mabel merasa semakin takut,dia berusaha mendorong tubuh Marcel tapi pelukan nya semakin erat.
"Tuan....Tolong lepasin " ucap Mabel dengan pelan tapi bukannya lepas,pelukan nya semakin erat.
Mabel yang lelah terus mendorong tubuh Marcel ,akhirnya memilih mengalah dan memejamkan mata nya tapi sebelum nya dia melirik ke arah Marcel yang sudah tidur dengan lelap nya. Dia membiarkan Marcel memeluknya,tubuh nya juga sudah terasa lelah seharian ini.
Tak lama Mabel pun tertidur,marcel masih terjaga. Dia memperhatikan wajah Mabel yang polos dan teduh,dia tau kalau rencana itu di saran kan oleh kelly maka nya dia melakukannya .
Marcel mengambil ponsel nya,dia mengambil foto mereka yang sedang tiduran tanpa pakaian. Kemudian menyibakan selimut bagian bawah milik Mabel ,dia membuka kedua paha Mabel dan mengarahkan ponsel nya ke arah daerah sensitif Mabel sambil lidah nya menjilat daerah sensitif milik Mabel dengan pelan.
Marcel mengarahkan kamera ponselnya sedikit keatas ,sehingga wajah Mabel terlihat dengan jelas. Marcel tersenyum saat merasakan foto yang diambilnya sesuai dengan keinginan nya,dia mulai kembali merebahkan tubuh nya disamping Mabel dengan pelan.
Rencana yang besar sudah marcel siapkan untuk Mabel,dia akan melaksanakan nya pagi nanti setelah mereka bangun. Dia ingin melihat lebih dulu apa yang akan dilakukan oleh Mabel sebelum dia memasang jebakan untuk Mabel nantinya,dia akan mengikat Mabel tapi bukan dengan pernikahan.
Selama ini Mabel sudah berusaha menjebak Marcello dan dia mengetahui nya,dia tidak akan membuat Mabel lepas begitu saja dari genggaman nya.
Ditempat lain,Dylan yang baru keluar dari dalam kamar mandi sudah tidak melihat Kelly lagi disana. Dia tau kalau kelly sudah kembali kerumah nya seperti ucapan nya tadi,tapi dia tidak menyangka jika Kelly memang tidak ingin meminta tanggung jawab nya . Dia merasa bersyukur untuk itu,tadi nya dia hanya berpikir kalau kelly sama seperti wanita lain yang mengejar nya.
Apalagi selama ini banyak wanita yang ingin menjebak Dylan agar mereka hamil dan Dylan bertanggung jawab pada mereka,tapi Dylan tidak lah bodoh makanya dia selalu memasang cctv dan menyuruh beberapa pengawal untuk menjaga nya dari jauh seperti yang dilakukan oleh Marcel.
Dylan memilih untuk tidur,dia merasa mendapatkan berkah karena mendapatkan bayaran yang tidak sesuai dengan pikirannya dan bayaran nya sangat mahal juga istimewa. Keperawanan yang selama ini sangat sulit didapat kan dari wanita mana pun, karena wanita perawan merupakan hal yang langka di kota mereka ini.
__ADS_1
Sementara Kelly merasakan tubuh nya yang masih sakit,dia berusaha menahannya dan masuk kedalam kamar nya. Untung saja malam ini paman Kelly pergi keluar kota besama randy, mereka mengerjakan tugas yang diberikan oleh Marcel untuk perusahaan nya yang berada disana.
Pagi pun tiba,Marcel bangun lebih dulu. Dia memandang wajah Mabel yang terbilang teduh dan manis,kemudian dia mengecup kening juga bibir Mabel dengan lembut.
Cup...Cup...
Mabel membuka mata nya ,melihat wajah Marcel yang sangat dekat dengan nya membuat nya terkejut dan mendorong tubuh Marcel dengan keras hingga hampir membuat Marcel terjatuh.
"Oh ya ampun,kau ingin membuat ku jatuh?" Bentak Marcel yang untung saja bisa menjaga keseimbangan tubuh nya.
"Hah....ah,maaf Tuan muda . Saya hanya terkejut melihat anda begitu dekat seperti tadi" jawab Mabel dengan polos nya.
"apa yang terjadi?Kenapa kita seperti ini?" tanya Marcel yang berpura-pura tidak mengetahui apa pun.
"Aku tidak ingat apa pun, coba kau jelaskan pada ku? Aku hanya ingat kalau aku merasa lelah dan ngantuk saja " ucap Marcel yang memijat kening nya
"kau....sudah mengambil kesucian ku,jadi kau harus tanggung jawab pada ku" jelas Mabel sambil menundukan kepalanya.
"Aku?Kenapa aku tidak merasakan apa pun" tanya Marcel dengan ketus
"lalu kau ingin tanggung jawab seperti apa?" tanya Marcel sambil menatap tajam pada maya Mabel yang terlihat bersalah.
"hhmmm....anda bisa membantu perusahaan papa ku,aku ngak minta anda bertanggung jawab untuk menikahi ku " jelas Mabel yang langsung menyampaikan maksud dan tujuan nya.
__ADS_1
"kau tidak ingin aku nikahi ?hanya butuh kompensasi untuk perusahaan papa mu saja?" tanya Marcel dengan santai,memang ini yang dia ingin kan tapi dia belum mendapatkan kesucian Mabel jadi dia akan melakukannya dengan cara nya.
Mendengar ucapan Marcel, Mabel hanya mengangguk dan berdoa dalam hati agar Marcel tidak melakukan apa pun Lagi dan menyetujui permintaan nya saja.
"Baiklah,syarat yang ingin ajukan juga seperti ini. Aku ingin meminta mu melayani ku dengan tubuh mu,karena aku yakin kau masih virgin tapi tadi malam aku dalam keadaan tidak sadar. Jadi aku ingin mengulangnya saat ini,aku tidak tau kalau kita sudah melakukannya " jelas Marcel santai,wajah nya terlihat menyungging kan senyuman tipis dan menatap wajah Mabel yang sudah pucat.
"Tapi tuan,aku punya bukti kalau kita sudah melakukannya " ucap Mabel dengan cepat,dia masih merasa takut jika Marcel memaksa untuk melakukan nya .
"oh ya.....tapi Aku ingin lagi,aku akan membayar nya untuk yang ini " jawab Marcel dengan tegas.
"tapi...." ucap Mabel dengan nada gugup dan takut
"Bagaimana ini?aku harus gimana?" tanya Mabel dalam hati,dia mengambil ponselnya dan berusaha menelpon Kelly tapi panggilan nya dialihkan . Ponsel kelly mati,tubuhnya semakin terasa tegang saat matanya melihat Marcel mendekati nya dan meraup bibir mungil nya.
Mabel masih diam saja,jantung nya berdebar dengan keras membuat nya sulit untuk berbicara hingga akhirnya dia mendorong tubuh Marcel saat salah satu tangan Marcel sudah meremas gundukan kenyal milik nya.
Dorongan dari Mabel tidak bisa membuat Marcel mundur,bahkan tangan Marcel yang lainnya sudha berada didaerah sensitif milik Mabel. Tenggorokan Mabel terasa kering,dia berusaha mendorong tubuh Marcel lagi hingga akhirnya terlepas. Tapi mata marcel menatap ke arah Mabel dengan tajam,dia tidak suka Mabel mendorong nya .
"kau ingin aku membantu perusahaan papa my kan? maka lakukan saat ini juga dengan ku,jika tidak....maka Aku ngak akan berinvestasi di perusahaan papa mu" jelas Marcel dengan tatapan tajam nya.
"kalau begitu,aku akan mengirimkan foto ini pada media. Mereka pasti akan menyukai nya dan nama anda akan tercemar tuan" ancam Mabel dengan senyuman di bibirnya
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘