Mengejar Cinta Sang Penguasa

Mengejar Cinta Sang Penguasa
episode 78


__ADS_3

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Mike menemui papa dan nenek nya yang duduk diruang keluarga,disana juga sudah ada mabel dan marcel. Mike menatap ke arah marcel dengan tajam,dia masih tidak suka mendengar ucapan marcel yang mengatakan akan menikahi Mabel


"kak...kau baru bangun ?" tanya Mabel dengan lembut,dia berlari kecil menuju kakak nya. Dia memeluk kakak nya dengan erat ,membuat marcel semakin kesal.


"sudah lama datang nya ?" tanya mike dengan lembut,dia membalas pelukan adik nya .


"lumayan,apa benar kakak akan menikah minggu depan?dengan siapa?" tanya Mabel dengan semangat.


Mabel merasa penasaran dengan siapa kakak nya itu akan menikah,karena dia tidak pernah tau kakak nya itu berhubungan dengan wanita mana pun . Bahkan dengan tati baru sebentar,jadi ngak mungkin sang kakak menikah dengan tati.


"ya....jadi kalian tidak akan bisa menikah,kakak yang harus lebih dulu menikah" jawab mike dengan nada angkuh nya,dia menatap tajam pada marcel lagi


"kalau bukan karena kakak ipar,sudah aku musnah kan kau " batin marcel dengan kesal nya,tatapan nya juga ngak kalah tajam.


"hhmm....kakak jangan khawatir ,aku ngak akan menikah minggu depan" jawab Mabel,dia tau apa yang dimaksud oleh mike.


Sebelum kerumah mike,Mabel bangun dan mencari keberadaan marcel. Dia berjalan menuju pintu dan mendengar suara marcel yang keras,dia mulai mengernyitkan dahi nya dan menatap ke arah marcel yang menatap ke ponsel nya dengan kesal


"ada apa?" tanya Mabel dengan nada bingung


"tadi kakak mu telpon,dia akan menikah minggu depan " jawab marcel dengan kesal


Mabel yang mendengar nya langsung merasa senang,dia menatap ke arah marcel dengan semangat. Berbeda dengan raut wajah marcel., membuat Mabel bingung.

__ADS_1


"dengan siapa kakak menikah?trus kenapa dengan wajah mu itu tuan marcel?" tanya Mabel dengan tatapan datar nya.


"Aku ngak setuju dia menikah minggu depan,aku dan kamu yang akan menikah minggu depan. Bukan mereka " jawab marcel dengan nada ketus nya, membuat Mabel terkejut.


Mabel berjalan mendekati marcel,dia menepuk kening marcel dengan cukup keras. Dia yakin jika marcel sudah mengatakan hal yang aneh-aneh pada sang kakak,dia tidak ingin diinterogasi oleh kakak nya nanti.


plaaak


"auuu....apa yang kau lakukan hah?" bentak marcel dengan nada keras nya,mata nya menatap tajam pada Mabel.


Baru kali ini kening nya ditepuk oleh seseorang,dia menatap tajam pada Mabel tapi Mabel tidak perduli. Dia masih memikirkan apa yang akan dikatakan sang kakak jika bertemu nanti,dia ngak mau bermasalah dengan mike.


"apa?kau mau marah ?harus nya aku yang marah,kenapa mengangkat ponsel ku?apa yang kau katakan pada kakak ku hah?" tanya Mabel dengan ketus,wajah nya sudah merah.


Marcel kembali sadar,dia menatap wanita didepan nya ini. Dia bingung harus berkata apa lagi,tapi dirinya memang sudah jatuh sejatuh jatuh nya pada Mabel. Jadi dia hanya bisa menghela nafas nya dengan kasar,jika orang lain. Maka tangan mereka tidak akan ada lagi dibuat nya,Tapi kali ini Mabel yang melakukannya


"oh ya ampun,aku harap kakak melupakan apa yang kau katakan .Aku ngak mau mendapatkan masalah " ucap Mabel dan berjalan menuju kamar marcel


Marcel merasa kesal mendengar ucapan Mabel,dia mengikuti Mabel dan menarik tangannya saat mereka sudah berada didalam kamar nya.


"Sayang....kenapa kau berkata begitu,apa kau ngak mau menikah dengan ku hah?" tanya Marcel,kali ini dia menatap mata Mabel


"kau tidak mencintai ku hah?" tanya Marcel lagi saat mata Mabel melotot ke arah nya


"bukan begitu,aku mencintai mu....sangat, tapi kak mike ngak pernah seserius ini dengan wanita. Bahkan dia ingin menikahi nya minggu depan,ini suatu keajaiban sayang" jelas Mabel tangan nya sudah menangkup wajah marcel dan mencium nya

__ADS_1


"Aku tau kau juga mencintai ku,jadi aku minta kau mau menunggu ku....Aku ingin menikah dengan mu,Aku ingin hanya kau saja suami ku. Pria yang pernah menyentuh ku,hanya diri mu saja . Apa kau mau menunggu ku sayang ?" ucap Mabel dengan lembut,dia merayu Marcel dan mengecup kening ,ujung hidung nya dan berakhir di bibir nya marcel.


Marcel mengangguk dan tersenyum, kemudian mellumat bibir Mabel dengan lembut. Dia tidak bisa mengatakan tidak pada Mabel,Mabel merupakan kelemahan nya .


Kembali ke rumah mike,mike duduk berdampingan dengan sang papa. Dia menatap tajam pada marcel,begitu juga dengan marcel. Tatapan mereka bersatu,membuat aliran listrik diantara kedua nya


"siapa wanita itu kak?apa aku mengenal nya ?" tanya Mabel dengan nada penasaran,dia juga berusaha mengalihkan tatapan sang kakak pada calon suami nya .


"dia dikamar,kau pasti mengenal nya. Kesana lah,dia pasti merasa gugup dan khawatir saat ini" jelas mike dengan tegas,dia mengalihkan tatapan nya pada adik kecil nya itu.


"hah?dia dikamar?" tanya Mabel dengan semangat,melihat kakak nya mengangguk. Mabel langsung berlari kecil menuju kamar kakak nya,dia mengedipkan sebelah mata nya pada marcel sebelum pergi.


Mabel ingin marcel mengambil hati keluarga nya ,termasuk sang kakak. Dia tidak ingin calon suami nya bermusuhan dengan sang kakak,itu akan membuat nya merasa tidak enak hati.


Mabel membuka pintu kamar milik kakak nya sedikit,dia mengintip dengan memasukan kepala nya di pintu. Kamar terlihat sepi,tapi dia mendengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi. Dia yakin kalau calon kakak ipar nya berada didalam kamar mandi,dia sungguh sangat penasaran hingga akhirnya dia memilih masuk.


Disaat bersamaan mabel masuk,tati juga keluar dari dalam kamar mandi dengan menggunakan jubah mandi milik mike. Kedua nya terkejut,mereka saling pandang dan kemudian mereka tersenyum.


Tati tersenyum dengan rasa takut,sedangkan Mabel tersenyum karena senang. Dia mendekati tempat tidur dan duduk dipinggiran nya,dia menatap ke arah tati yang masih berdiri menunduk.


"tati?jadi kamu calon kakak ipar ku?" tanya Mabel dengan semangat .


"hhmm....ya,apa kamu setuju kami menikah? jika kau tidak setuju,maka aku akan mundur " jawab tati dengan suara pelan


"pakailah pakaian mu dulu,kita bicara santai saja seperti biasa nya. Aku penasaran kapan kalian jadian? apa kakak ku yang nembak duluan atau gimana ?" ucap Mabel dengan nada penasaran,dia ingin mengetahui apa yang sebenar nya terjadi karena dia yakin kalau kakak nya yang duluan mengatakan cinta pada tati. Tapi dia tidak yakin juga,karena setau Mabel. Mike tidak pernah tertarik dengan wanita mana pun,siapa pun itu .

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2