
πΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎ
Pagi nya.....
Semua terbangun dengan wajah senang,begitu juga dengan mike. Dia bangun lebih dulu,mengambil ponsel nya dan menelpon Mabel yang masih tertidur.
kriiing
"ya...." jawab marcel membuat mike terkejut
Mabel sudah menjelaskan mengenai hubungan nya dengan marcel,dia tidak menutupi apa pun pada mike kecuali masalah dia yang menjebak marcel dengan tubuh nya padahal dirinya yang terjebak.
"hhmm....mike,aku marcel. Calon suami Mabel " ucap marcel lagi,dia bangkit dari tempat tidur dan berjalan keluar dari kamar nya karena dia tidak ingin Mabel mendengar pembicaraan mereka.
"calon suami?Mabel hanya mengatakan kalau kau hanya kekasih nya saja " jelas mike dengan ketus.
"Aku mencintai nya dan akan menikahi nya minggu depan " ucap marcel membuat mike terkejut
"kau tidak boleh menikahi nya minggu depan,karena aku yang akan menikah minggu depan " bentak mike dengan kesal
"kau bicara apa hah?" tanya Marcel yang ngak kalah ketus nya,dia membentak mike dengan keras.
"kalian datang lah ke rumah ku,papa dan nenek kami ada disini. Aku akan menjelaskan nya disini nanti" ucap mike dan menutup panggilan telpon nya dengan cepat tanpa menunggu marcel menjawab nya.
Marcel merasa kesal,dia menatap ponsel milik Mabel. Ingin selai dia melempar ponsel itu ke lantai tapi dia takut jika Mabel marah,baru ini dia takut akan sesuatu. Kemarahan Mabel juga kehilangan Mabel dalam hidup nya,Mabel sudah seperti kelemahan nya. Dia tidak akan membiarkan orang lain tau kelemahannya ini,dia akan menjaga Mabel dengan nyawanya .
Tati terbangun ,dia merasa terganggu dengan suara mike yang berbicara dengan seseorang di telponnya. Tati juga melihat wajah kesal pada wajah mike,dia jadi berpikiran yang tidak-tidak.
__ADS_1
"kenapa?apa kakak menelpon Mabel ?" tanya tati,dia yakin jika ucapan seseorang di telpon itu membuat mike merasa kesal.
"ya...." jawab mike dengan nada ketus
"hhmm.....mabel tidak setuju dengan pernikahan kita kan?lebih baik ngak usah menikah ,anggap saja kita tidak pernah melakukannya. Aku akan meminum obat anti hamil,aku tidak akan mengganggu kakak lagi " jelas tati dengan wajah nya yang sedih.
Dari dulu tati memang memikirkan hal ini,apa ada yang akan menerima nya dengan baik? Apa jika pria itu mencintai nya,maka keluarga nya juga akan menerima nya ? Bagi nya ,mungkin lebih baik dia tidak menikah seumur hidup nya.
Semua pikiran buruk sudah berada dikepala nya,jalan terbaik memang mundur. Dia tidak ingin merusak hubungan mike dengan keluarga nya,lagi pula dia belum begitu mencintai pria itu.
Melihat wajah tati yang sedih,mike menyadari kalau dia berkata salah. Dia naik ke atas tempat tidur,kemudian membawa tubuh tati dalam pelukannya.
"kau berpikir apa?Mabel pasti menerima mu,tadi yang menjawab ponsel nya si marcel . Dia mengatakan kalau dia akan menikahi Mabel minggu depan,hal itu yang membuat ku kesal " jelas mike yang masih memeluk tubuh tati
Tati mendongakan tubuh nya, dia melihat wajah mike dengan tatapan penuh arti. Dia harus meyakini kalau semua ucapan mike benar ada nya,karena memang dia sangat takut saat ini.
"Aku tidak bohong,aku rasa mereka juga melakukan hal yang sama seperti yang kita lakukan tadi malam " ucap mike dengan tegas,dia tau kalau tati tidak bisa dibohongi.
Ceklek
Tati menatap ke arah pintu,dia mendengar suara pintu dibuka. Mike sudah membuka pintu nya lebih dulu sebelum ikut tidur lagi ,dia merapatkan nya saja hingga jika ada orang yang membuka pintu dari depan maka bisa langsung masuk.
"sudah pagi,kalian belum bangun juga?"
Terdengar suara wanita tua dari pintu,mike menatap ke arah pintu dan tersenyum. Dia melihat wajah tati yang bingung,dia masih didalam pelukan mike tapi kemudian dia mendorong tubuh mike dengan pelan.
"nenek sudah bangun?" tanya mike yang menatap ke arah nenek nya
__ADS_1
Mendengar kata nenek,tati langsung mendorong tubuh mike dengan keras hingga mike terjatuh dari tempat tidur.
braaak
"aawww....sakit" teriak mike sambil memegang Pantat nya.
"eh....maaf " ucap Tati yang sudah ikut turun ke lantai,dia membantu mike untuk duduk di atas tempat tidur .
Nenek mike juga terkejut,tapi kemudian dia tersenyum tipis. Dia tau kalau wanita itu merasa malu ketahuan berada di dalam kamar pria,makanya dia mendorong mike dengan cukup keras.
"kalian berdua,bangun lah. Sebentar lagi Mabel juga akan datang ,tadi dia menelpon papa mu " jelas nenek mike sambil berjalan keluar kamar
Wajah tati memerah,dia merasa sangat malu. Dia menatap ke arah mike dengan tajam,dia kesal karena mike tidak memberitahukan hal ini pada nya. Dia yakin jika keluarga mike menganggap nya wanita murahan yang mau tidur dengan pria yang baru dikenal nya,seketika tati menghela nafas nya saat mike mencium nya.
cup
"mereka datang tadi malam,aku juga ngak tau. Tiba-tiba mereka sudah disini, aku masih menggendong mu dan membawa mu ke kamar. Aku sudah menjelaskan pada mereka ,kalau aku akan menikahi mu minggu depan " jelas mike dengan nada lembut,mata tati membulat sempurna.
Tati tidak percaya mendengar penjelasan mike,bagaimana bisa mike langsung mengatakan hal itu. Apalagi dia yang tidak sadar dengan apa yang terjadi,bisa-bisa nya mike tidak membangunkannya. Dia merasa semakin malu,bagaimana jika Mabel tau akan hal ini.
"jangan berpikiran yang tidak-tidak, sekarang mandi. Kita akan menemui nenek, papa dan mabel " ucap mike dengan lembut
Tati berjalan menuju kamar mandi,dia masuk dan langsung membersihkan tubuhnya. Mike sudah bangun lebih dulu tadi,dia bahkan sudah membersihkan tubuh nya .
Mike berjalan keluar tanpa menunggu tati selesai mandi,dia meletakan pakaian bersih yang sudah dia siapkan untuk tati sebelum nya .Mike memang sudah menyiapkan segala keperluan tati saat pertama kali tati datang kesana bersama Mabel,dia yakin kalau tati akan menjadi istri nya .
Mike menemui papa dan nenek nya yang duduk diruang keluarga,disana juga sudah ada mabel dan marcel. Mike menatap ke arah marcel dengan tajam,dia masih tidak suka mendengar ucapan marcel yang mengatakan akan menikahi Mabel
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππ