
💙💙💙💙💙💙💙💙💙
Melihat pernikahan mike dan tati ,membuat Mabel senang. Dia juga ingin menikah dengan marcel ,urusan kuliah nya semakin lama semakin membosankan dia rasa.
Apalagi Mabel sudah mendengar dari papa dan nenek nya, kalau marcel sudah melamar nya pada mereka. Bulan depan mereka akan menikah,papa dan nenek nya yang menanyakan nya pada Mabel apakah Mabel bersedia menikah bulan depan ?
Mabel tersenyum senang mendengar lamaran marcel pada papa nya,dia bahkan menjawab nya dengan cepat dan segera ingin menikah dengan marcel. Dia juga ingin hamil bersama dengan tati,agar bisa merasakan belakang keperluan anak-anak mereka bersama-sama.
Ratu memperhatikan wajah Mabel yang terus tersenyum,dia yakin jika Mabel senang membayangkan sesuatu. Ratu sudah memesan obat perangsang pada salah satu kenalan nya yang merupakan teman nya dulu,obat itu tidak bisa di jual beli kan secara bebas.
Ratu bahkan berbohong ,mengatakan kalau sahabat nya yang baru menikah ingin segera memiliki anak hanya saja dia bingung harus bagaimana dan meminta tolong dibelikan obat perangsang agar suami nya bisa langsung melakukannya tanpa malu.
Dokter yang merupakan kenalan ratu itu pun setuju,saat ini ratu hanya perlu menunggu waktu yang tepat untuk melaksanakan rencana nya. Dia harus melakukannya lebih cepat agar bisa mendapatkan marcel segera,apalagi dia sudah mendengar dari Mabel kalau mereka akan menikah bulan depan.
Mabel sengaja mengatakan hal itu,agar ratu tidak terlalu berharap pada pria yang bukan milik nya. Dia ingin membuat ratu sadar,tapi dari tanggapan ratu. Mabel yakin kalau ratu akan mencari cara memindahkannya,Mabel juga yakin kalau memang dia berjodoh dengan marcel maka apa pun yang akan dilakukan oleh ratu. Semua nya ngak akan berhasil, dia sangat yakin akan hal itu.
Seminggu berlalu,Mabel memiliki janji dengan keluarga nya. Mereka akan makan malam bersama ,sebelum papa dan nenek nya kembali ke negara mereka. Mabel merasa senang karena kali ini dia tidak mengatakan pada marcel,dia ingin bebas sehari saja.
Beberapa hari ini ,setelah pesta pernikahan mike dan tati. Marcel terus menempel seperti perangko pada nya,membuat dirinya merasa tidak nyaman. Apalagi mereka belum menikah,jika mereka menikah maka lain cerita nya.
"Sayang....hari ini kau kemana ?" tanya Marcel
Saat ini Mabel sedang berada di kampus nya,sedangkan marcel di perusahaan. Marcel akan menjemputnya di kampus setiap pulang dari kantor nya,tapi hari ini marcel memiliki temu penting dengan rekan bisnis nya yang berasal dari luar negeri sehingga dia tidak bisa mengikuti pertemuan keluarga dengan Mabel.
"masih di kampus,kenapa hhmm?" tanya Mabel lagi,dia masih ingat ucapan marcel yang mengatakan tidak bisa ikut di acara makan keluarga nya.
__ADS_1
"sampai kan salam ku pada papa dan nenek mu,aku harap mereka tidak merubah keputusan nya menikahkan kita bulan depan " jawab marcel
"ya....nanti Aku sampai kan,sekarang aku mau siap-siap dulu . Selamat bekerja sayang ku" ucap Mabel dengan lembut.
Bukan Mabel tidak ingin terus bersama dengan marcel,tapi setiap kali bertemu. Marcel selalu mencari kesempatan untuk bercinta, bukan hanya sekali tapi berkali kali. Dia takut nanti nya jika mereka terus melakukannya maka dia bisa kelepasan dan hamil,dia ingin hamil disaat mereka sudah menikah.
Marcel memang hanya memberikan sentuhan kecil pada nya,tapi hal itu yang membuat Mabel menjadi bergairah dan ingin lebih. Karena itu lah marcel sering mendapatkan jackpot jika bersama dengan Mabel,alasan nya karena mereka melakukannya bersama.
Setelah mengakhiri panggilan telpon nya,marcel dan mabel pun kembali beraktifitas sepertu biasanya. Mereka akan menghadiri acara masing-masing,hati Mabel merasa senang.
Malam pun tiba,marcel masih menjalankan rapat dengan para anggota mafia nya karena ada penyusup yang sudah berada di dalam markas mereka. Saat ini dia ingin mencari tau akan hal itu,setelah itu marcel akan pergi ke asrama Mabel dan tidur bersama dengan nya karena Mabel mengatakan akan kembali ke asrama .
Sementara itu,Mabel masih bersenda gurau dengan keluarga nya terutama tati. Mereka saling sharing mengenai kehidupan sehari-hari saat ini,karena tati sudah hamil walaupun belum diperiksa tapi sudah positif hamil.
"hhmm....ok,aku akan datang besok pagi kesini " jawab Mabel,dia juga ingin tau bagaimana proses pemeriksaan kehamilan.
"kau tidur disini saja bel,jadi besok bisa langsung pulang setelah dari rumah sakit" ucap sang nenek membuat Mabel merasa bingung karena dia sudah berjanji akan menunggu marcel di asrama nya .
"iya bel,jadi kamu ngak perlu repot bolak balik lagi" ucap tati juga
"hhmm...baiklah"jawab Mabel
Mabel mengirimkan pesan pada marcel,bahwa dia akan menginap di rumah mike. Tapi pesan nya tidak terkirim karena memang ponsel marcel mati,tapi Mabel tidak perduli.
"mungkin dia masih rapat" gumam Mabel dengan tenang,karena dia yakin marcel akan mengaktifkan ponsel nya lagi saat selesai rapat . Begitu lah yang dipikirkan oleh Mabel,dia kembali bersenda gurau dengan keluarga nya.
__ADS_1
Ratu baru saja akan tidur,tapi suara bel pintu berbunyi. Dengan perasaan kesal,ratu berjalan membuka pintu itu. Tatapannya tak lepas dari pria tampan didepannya,pria yang sudah dia jadikan target menjadi suami nya.
"hhmm....kenapa password nya diganti ?" tanya Marcel yang langsung berjalan masuk ke dalam asrama.
"Hhmm....sengaja,nanti Aku ganti lagi " jawab ratu dengan tenang,hati nya merasa senang karena marcel datang ke asrama mereka tanpa ada siapa pun disana.
"ini kesempatan ku,harus aku manfaat kan" batin ratu
"dimana mabel?kok ngak ada?" tanya Marcel yang langsung masuk ke kamar nya .
"memang nya Mabel bilang mau pulang ?" tanya ratu,
Mabel sudah mengatakan kalau dia ngak akan pulang malam ini,dia akan pergi dengan tati untuk memeriksakan kehamilan nya besok. Makanya ratu menganti password asrama nya karena biasanya dimas sering datang mendadak dan langsung masuk begitu saja,Mabel memberitahukan password nya pada dimas.
"hhmm....dia bilang dia akan pulang" jawab marcel
Ponsel marcel memang habis baterai,tapi dia sudah kembali mengisi nya hanya saja belum sempat dia aktifkan kembali karena memikirkan akan tidur dan pasti nya bercinta dengan Mabel.
"minum dulu tuan,mungkin sebentar lagi Mabel sampai" ucap ratu ,dia sudah memasukan obat perangsang di salah satu gelas.
Ratu sengaja membuat dua agar marcel tidak curiga pada nya,dia memberikan gelas berisi obat didepan marcel dan miliknya di dekat nya kemudian dia berjalan ke belakang untuk mengambil cemilan .
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘
__ADS_1