Mengejar Cinta Sang Penguasa

Mengejar Cinta Sang Penguasa
episode 21


__ADS_3

🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼


Mabel menarik kepala Marcel ditengah-tengah belahan dada nya,seperti perintah Kelly. Bahkan Kelly ikut mengarahkan wajah Marcel seolah sedang menghisapnya pu ting susu milik Mabel, wajah Mabel sudah memerah.


Kesempatan bagi Marcel,dia mengeluarkan lidah nya dan bermain dengan pu ting susu milik Mabel yang berwarna pink itu membuat Mabel melenguh. Ini pertama kali pu ting susu miliknya di hisap oleh pria,apalagi dimainkan membuat Mabel merasakan tubuh nya tegang.


"Ssshh....hhmmm....Kell,ini kok " ucap Mabel dengan lenguhan di bibir nya ,dia berusaha menahan nya hingga mata nya terpejam.


"Hah....Mungkin Tuan muda Marcel bermimpi sedang bercinta bel,kamu tahan ya. Aku akan ambil foto nya sebentar"jelas Kelly yang sudha bersiap mendekati Mabel.


Mabel menggigit bibir nya,saat sesuatu dibawah sana sudah menekan daerah sensitif nya. Marcel terus bermain dengan lidah nya didada milik Mabel, Mabel semakin menekan kepala Marcel dan menahan suara de sa han nya. Dia semakin terbuai dengan gerakan bibir juga tekanan yang dilakukan oleh Marcel tanpa diketahui oleh Kelly.


"Kelly....Aku Ngak tahan ni,udah....belom sih" ucap Mabel dengan sedikit lenguhan dibibir nya.


Tubuh Mabel seperti terkena serangan listrik,bergetar dan tegang. Apalagi daerah sensitif nya terasa sedikit gatal di lubang nya membuat Mabel semakin menggesekan miliknya pada jari marcel yang masih berada dibawah selimut.


"Selesai....Kau pakai pakaian mu,aku lihat dulu hasil jepretan nya dan video nya. " ucap Kelly yang duduk di tempat Mabel duduk tadi,dia tersenyum puas dengan hasil karya nya. Apalagi dia sempat mengambil video yang dimana Marcel memainkan pu ting susu milik Mabel dan suara de sa han Mabel membuat video itu semakin terasa panas.


Dylan masuk tanpa diminta,dia melihat punggung Mabel yang sedang memakai kemeja nya. Kemudian dia mendekati Kelly, melihat hasil foto juga video milik Kelly.


"Biar aku lihat,aku bisa membuat foto nya kabur bagian wanita nya. Bagaimana ?tapi yang asli tetap ada kok" ucap Dylan, dia ingin mencopy foto juga video itu dan mengirimkannya ke email milik Marcel seperti rencana mereka.


"Hah?benarkah kamu bisa?" tanya Kelly dengan semangat,jadi wajah Mabel tidak terlihat jelas. Dylan menganggukan kepalanya,dia meraih ponsel milik Kelly kemudian duduk disamping Kelly sangat dekat.


"Tapi aku ingin kau menambahkan bayaran nya,semua ngak gratis" bisik Dylan,dia sudah menatap ke arah dua gundukan kenyal milik Kelly dengan tatapan penuh hasrat.

__ADS_1


"Kau ini....Bayaran yang tadi saja belum ,udah nambah bayaran lainnya" bentak Kelly dengan kesal.


"Biar sekalian bayar nya,makanya aku minta lagi. Bagaimana ?aku akan melakukannya jika kau mau membayar ku dengan ini" ucap Dylan sambil meremas salah satu bongkahan kenyal milik Kelly.


Plaaak


Kelly menghempaskan tangan Dylan,dia menepuk nya dengan kuat hingga akhirnya Dylan meringis memegang tangannya yang dipukul oleh Kelly.


Dengan cepat Dylan mencopy semua nya dan mengirimnya ke email milik Marcel, Dylan juga mengambil nomor ponsel nya didalam kontak kelly dan melakukan panggilan ke nomor nya agar nomor kontak kelly tertera diponsel nya.


"Sudah ,coba kau lihat....Apa cocok ?" ucap Dylan dengan pelan di telinga Kelly sambil mengecup daun telinga Kelly dengan cepat.


"Kau!!! Jangan cari kesempatan" bentak Kelly dengan ketus,dia merasa kesal melihat Dylan yang terus menyentuhnya seenak nya.


Dylan hanya tertawa,dia sering melakukan hal itu pada wanita yang ada didekatnya. Tapi mereka semua menikmati nya,bahkan menawarkan diri mereka untuk dia nikmati. Berbeda dengan Kelly yang bersikap galak pada nya,padahal hanya sentuhan ringan saja menurut nya tapi tetap saja membuat Kelly marah.


Greep...


"Jangan pergi" gumam Marcel sambil menarik pinggang Mabel membuat Mabel khawatir.


Mendengar ucapan Marcel,Mabel mengangkat tangannya dan meletakkannya di kening marcel. Mabel berpikir jika Marcel sakit,makanya dia memeriksanya . Tangan Marcel begitu kuat menarik pinggangnya,membuat Mabel susah untuk melepaskannya.


Mabel melirik kearah kelly yang dari tadi masih berdebat dengan Dylan,wajah kelly terlihat kesal dan marah. Mabel bingung harus bagaimana melepaskan tangan marcel,dia masih terus memeluk pinggang Mabel.


"Kelly....ini,Bagaimana ?" Teriak Mabel membuat Kelly berdiri dan mendekati tempat tidur.

__ADS_1


Dengan perlahan kelly menyingkirkan tangan Marcel,dia membantu Mabel untuk berdiri dan menjauh dari tempat tidur. Mabel mengikuti langkah kaki kelly yang sudah sampai di sofa dimana Dylan berada,dia duduk disamping Dylan dengan santai.


"Sekarang kita harus keluar,jangan sampai ada yang tau. Tapi Mabel,harus nya kau masih tidur disana bersama Marcel. Dia harus melihat mu saat bangun nanti,kemudian kau bisa melakukan kerjasama dengan nya. " jelas Kelly dengan menatap ke arah Mabel.


"Kerja sama?" tanya Mabel dan Dylan bersamaan,karena mereka belum mengerti ucapan kelly.


"Tuan muda Marcel tidak pernah terlibat dengan wanita,apalagi meniduri wanita yang masih perawan. Dia lebih memilih bermain dengan wanita ja lang yang dipesan nya,jadi aku rasa jika berita ini tersebar keluar. Maka nama baik tuan muda Marcel akan dipertaruhkan,makanya kau harus bisa memanipulasi semua nya bel. Apa sampai disini kalian mengerti ?" jelas Kelly dnegan senyuman miring nya,dia ingin semua nya berjalan lancar agar Mabel tidak dijodohkan dengan pria duda yang hampir seumuran dengan papa nya itu.


"Tapi Kell..." jawab Mabel dengan khawatir.


Mabel sedikit takut,tadi saja dia tidak bisa menguasai diri nya. Mungkin kalau mereka tidur bersama dengan tidka memakai apa pun,kemungkinan akan terjadi hal yang tidak di ingin kan .


"Kau pasti bisa bel,apalagi dia akan tidur hingga besok pagi. Kau harus memastikan dia tidak bangun lebih dulu dan menyergap mu" ucap Kelly dengan tenang,sementara Mabel sudah ketakutan .


"Baiklah,aku akan melakukan ini pertama dan terakhir kali nya " jawab Mabel dengan helaan nafas nya yang kasar.


"Itu baru anak bagus,kita harus menyelesaikannya dengan cepat agar perusahaan papa mu bisa kembali normal dan kau bisa tinggal bersama kak Mike " jelas Kelly.


Kelly membantu membuka pakaian Mabel seluruh nya,sedangkan Dylan membuka pakaian marcel.


"Aku akan memberikan bonus untukmu brother,tunggu saja" bisik marcel,dia melirik ke arah Mabel dan kelly yang agak sedikit menjauh dari mereka.


"diam lah,kita bisa ketauan da habis lah " jawab Dylan dengan sangat pelan,tapi masih bisa didengar oleh Dylan.


bersambung.

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2