
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
"marceeeell...." teriak Mabel dengan kuat,tapi marcel tidak perduli.
Marcel membawa tubuh Mabel ke kamar nya,dia mencampakkan tubuh Mabel ke atas tempat tidur dan dengan segera dia naik juga menindih tubuh Mabel membuat Mabel terkejut dan memberontak
"diam....kau ingin aku benar-benar memperkosa mu hah?jika kau tidak diam aku akan melakukannya " ucap marcel dengan tatapan tajam nya membuat Mabel terdiam
"malam ini tidur dengan ku,maka aku akan melepaskan mu jika kau menolaknya maka aku akan memperkosa mu sekarang juga " jelas marcel masih dengan tatapan tajam nya,Mabel hanya menganggukan kepala nya saja.
Marcel merebahkan tubuh nya disamping Mabel yang jantung nya berdebar tak karuan,tubuhnya masih gemetaran karena takut jika Marcel melakukan lebih dari tidur.
"ngak usah takut,aku hanya ingin tidur dengan mu. Perjanjian kita sudah berakhir hari itu,aku ngak akan ingkar janji. Aku akan membayar karena kau sudah menemani ku tidur,minta lah apa pun juga" jelas marcel yang kini memeluk tubuh Mabel dengan lembut
Mabel hanya diam saja,dia masih merasa takut hingga dia merasakan hembusan nafas yang teratur dari marcel. Dia menatap wajah marcel yang sudah berada di dada nya,pria itu sudah tidur dengan pulas nya didalam pelukannya.
Mabel ingin bergerak meninggalkan pria ini,tapi kemudian dia mengingat ucapan marcel yang akan memperkosa nya jika dia pulang malam ini. Dengan berat hati,akhirnya Mabel pun ikut tidur dipelukan marcel.
Dikamar pengantin,kelly dan Dylan masih berusaha mencapai pelepasan yang terasa nikmat. Mereka saling memberikan gerakan yang eksotis agar bisa mencapai puncak nya,untuk merasakan kenikmatan itu hingga tak butuh waktu lama akhirnya mereka mendapatkan pelepasan nya secara nikmat .
Kedua nya terkapar diatas tempat tidur dengan saling berpelukan,peluh dan keringat membasahi tubuh kedua nya. Permainan panas yang selama ini diharapkan oleh Dylan,dia selalu membayangkan dirinya seperti ini.
Wanita yang bisa membuat nya terkulai lemas,selama ini hanya dia yang bisa menaklukan wanita tapi tak ada yang bisa membuat nya terbuai dan lemas seperti ini. Kelly dapat mengimbangi permainan percintaan panas nya, membuat nya semakin mengharapkan bis menjerat kelly dengan cara nya.
"ah....kau sangat kuat sayang,aku menikmati nya " bisik Dylan di telinga kelly tapi kelly tidak lagi dapat mendengar nya karena dia sudah tertidur setelah mengalami pelepasan.
__ADS_1
Setelah mengatakan hal itu ,Dylan ikut tidur sambil memeluk tubuh kelly. Dia merasa nyaman dengan kelly dan berjanji akan membuat kelly selalu berada disisi nya,setelah dia bosan baru dia akan mencampakannya.
Pagi ini Kelly bangun lebih dulu,dia membersihkan tubuhnya yang terasa lengket. Kembali dia merutuki kegilaan nya tadi malam,hanya karena sentuhan yang diberikan oleh Dylan membuatnya kembali bergairah. Dia akui kalau Dylan memang benar-benar pemain wanita,dia bisa membuat Kelly merasakan puas hanya dalam sekejap saja.
Setelah membersihkan tubuhnya,dia berjalan keluar dari kamar nya. Berniat untuk membantu didapur,karena biasanya jam segini dia sedang menyiapkan sarapan dan berniat pergi ke sekolah tapi saat ini dia harus mengurus bayi besar nya.
"pagi...."sapa kelly pada wanita paruh baya yang mengenakan pakaian seragam
"pagi nona,ada yang bisa saya bantu?" sapa wanita paruh baya itu
"mau sarapan apa?aku akan bantu " jawab Kelly dengan lembut
"apa anda sudah lapar?tunggu lah sebentar lagi,aku akan buat kan dengan cepat " ucap wanita paruh baya itu
"bik,panggil saja saya bik nona. Nona duduk saja disana ,sebentar lagi sarapan akan siap" ucap wanita paruh baya itu
Kelly merasa bingung,jadi dia memilih duduk disana sambil menunggu wanita paruh baya itu menyelesaikan masakannya.
"ini non,anda bisa minum dan makan ini dulu untuk mengganjal" ucap bibik itu sambil meletakan cemilan dan susu didepan kelly.
"terima kasih bik" jawab Kelly,dia menikmati cemilan dan susu didepannya.
Mata nya menelisik setiap sudut dapur itu,bersih dan terawat. Sebagian barang disana bisa dibilang,harga nya cukup mahal. Kelly merasakan sangat bersyukur bisa menikmati semua nya ini walaupun hanya sementara ,tapi dia tau kalau hidupnya ngak boleh banyak berharap.
"Kau sudah bangun?"
__ADS_1
Terdengar suara lembut dari belakang nya,kelly membalikan wajah nya melihat asal suara tersebut. Ternyata mama mertua nya,dia langsung berdiri disamping meja, dia merasa tidak enak karena tidak mengerjakan apa pun saat ini.
"kenapa cepat sekali bangun nya?apa kalian tidak melakukan malam pertama tadi malam?" tanya mama Dylan dengan frontal membuat wajah kelly memerah.
"hah....bagaimana bisa Dylan tidak menyentuh mu?kau tau,biasanya pria dikeluarga kami memiliki nafsu dan hasrat yang kuat juga stamina yang baik sehingga bisa melakukannya sampai pagi tiba. Apa Dylan tidak melakukan hal itu?" ucap mama Dylan dengan santai nya membuat Kelly malu.
Sebenarnya kelly merasa tubuh nya masih lelah dan seperti mau patah semua,tapi tidak mungkin dia berdiam diri saja didalam kamar nya karena ini pertama kali nya dia menjadi menantu. Walaupun menantu kontrak tapi dia akan menjalani nya dengan baik,dia tidak akan membuat diri nya malu.
"jangan berpikiran yang tidak-tidak,sekarang kau nona dirumah ini jadi lakukan apa pun yang kau ingin kan" jelas mama Dylan dengan santai membuat Kelly menundukan kepala nya
Wanita paruh baya itu menyusun makanan didepan mereka,mama Dylan sudah duduk Di kursi depan kelly sementara kelly masih merasa canggung dan bingung harus bagaimana .
"kamu mau berdiri saja?panggilkan suami mu,kita sarapan bersama " ucap mama Dylan yang tau kalau menantu nya ini masih merasa canggung bersama mereka,karena memang hari ini hari pertama nya.
"ya...." jawab Kelly, setelah menundukan kepala nya dia langsung berjalan menuju kamar nya.
Ada rasa malu dan khawatir didalam pikiran kelly,dia malu mengingat percintaan panas semalam. Dia lebih mendominasi dari pada Dylan,dia khawatir kalau Dylan akan mengejek nya .
Kelly membuka pintu nya dengan pelan,kemudian dia melihat Dylan tidak ada diatas tempat tidur. Kelly mengernyitkan dahi nya saat melihat kursi roda milik Dylan masih di tempat semula,disamping tempat tidur.
Terdengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi,dia yakin jika dylan sedang mani . Hanya saja didalam pikiran dia masih bertanya,bagaimana cara Dylan ke kamar mandi sementara kursi roda nya masih di tempat nya.
Bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ
__ADS_1