
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Perusahaan ini adalah perusahaan milik keluarga bukan miliknya yang seperti ditempat lainnya,karena kedua orang tua nya sudah meninggal dan kakeknya yang mengurus semua nya jadi saat itu marcel hanya mengurusi perusahaan miliknya sendiri. Yang dia bangun dengan usaha nya sendiri,tapi saat ini sang kakek sedang sakit makanya mau tak mau dia harus turun tangan .
"selama disini,jangan macam-macam. Harus jauhi pria,ingat ya....aku akan mengawasi mu dari jauh " ucap marcel saat mereka baru saja mendarat membuat Mabel mengernyitkan dahi nya karena bingung dengan sikap sang penguasa
"tuan muda marcel?apakah anda salah makan obat?aku bukan siapa-siapa anda,jadi terserah aku mau bagaimana " ucap Mabel dengan suara yang cukup keras.
"Baiklah,kalau kau tidak mendengarkan ucapan ku. Maka jangan salah kan aku jika kakak mu tidak lulus dalam ujian nya " ancam marcel dengan tenang
Deg
Jantung Mabel berdetak dengan keras,dia merasa bingung. Bagaimana marcel mengetahui mengenai mike? Tapi lagi-lagi Mabel percaya,karena dia tau siapa marcel sebenarnya. Paman kelly sudah memberitahukan siapa marcel,di dunia nyata juga di dunia gelap.
"Kenapa mengancam ku hah?kita ngak ada hubungan apa pun,jadi jangan mengganggu ku atau kak mike" bentak mabel dengan kesal
"terserah,kau harus ikuti ucapan ku atau kau tau akibat nya. Kakak mu akan mengulang lagi dan ngak akan dapat beasiswa yang dia ingin kan selama ini,aku tau bagaimana kondisi perusahaan kalian." jelas marcel
Marcel berjalan meninggalkan Mabel yang masih termenung,jelas marcel sangat tau mengenai kondisi perusahaan papa nya yang saat ini yang masih mulai kembali stabil karena bantuan dari perusahaan marcel Tapi mereka tidak bekerja sama hanya sekedar bantuan saja.
cup
Marcel mengecup kening Mabel dan mengelus kepala nya dengan sayang,kemudian dia berjalan meninggalkan Mabel dengan seorang pria paruh baya yang akan mengantar nya ke universitas dimana dia mendapatkan beasiswa.
"silahkan nona,saya akan mengantar anda " ucap pak supir itu dengan sopan dan ramah.
"ah ya....terima kasih pak" jawab Mabel yang langsung tersadar,karena dia memang terkejut dengan perlakuan lembut dari marcel.
__ADS_1
Begitu juga dengan supir kakek nya dan manager di perusahaan milik keluarga nya yang datang menjemput nya,mereka mendengar kalau marcel dan Mabel tidak memiliki hubungan tapi mereka yakin kalau tuan muda nya ini sudah ada rasa pada wanita muda yang datang bersama nya.
Marcel pergi ke rumah kakek nya dengan manager perusahaan,sedangkan Mabel diantar oleh supir kakek nya. Mabel mengikuti langkah kaki pak tua itu,dia masuk kedalam mobil yang cukup mewah menurut nya.
"terima kasih pak" ucap Mabel dengan ramah,karena pak tua itu membuka kan pintu untuk nya
"harus nya anda ngak usah melakukan hal itu pak,saya bisa sendiri." ucap Mabel saat masuk kedalam mobil
Pak tua itu hanya tersenyum saja,kemudian menjalankan mobil nya menuju universitas . Dia sudah diberitahu oleh marcel melalui pesan singkat saat mereka baru saja turun dari pesawat,Mabel memperhatikan sekeliling nya. Dia tersenyum melihat jalanan dengan gedung yang cukup tinggi disekitar nya,suasana disana cukup nyaman.
Tak lama mereka sampai didepan universitas,saat ini waktu nya makan siang. Semua mata menatap ke arah Mabel dan pak tua dibelakang nya,supir kakek marcel menemani nya sampai bertemu dengan pemilik universitas karena itu perintah dari marcel.
"pak....saya bisa sendiri kok,anda kembali saja " ucap Mabel yang merasa tidak enak dengan tatapan tajam para mahasiswa disana.
Mabel seperti seorang nona muda yang dikawal,mereka penasaran dengan sosok Mabel Tapi mereka enggan bertanya karena mereka tau kalau Mabel adalah wanita nya marcel. Sang penguasa di negara itu,kabar nya sudah tersebar.
"kenapa semua orang menatap ku?apa ada yang salah dengan penampilan ku ?" tanya Mabel dalam hati karena tatapan mereka ada yang baik dan memuja ,ada juga yang merasa kesal dan iri pada nya.
Mabel tidak ingin menanggapi apa yang mereka pikirkan ,bagi nya mereka hanya seorang mahasiswa yang sama seperti nya. Kemudian dia masuk ke ruangan pemilik yayasan,Mabel membaca pintu depan nya .
"selamat datang nona Mabel,apa perjalanan anda menyenangkan ?" sapa seorang pria paruh baya yang sudah berada didalam ruangan itu saat Mabel masuk.
"ah....terima kasih pak,tapi anda ngak perlu menyambut ku seperti ini"jawab Mabel dengan pelan,dia melihat ada dua orang wanita yang sama seperti nya sedang berdiri didepan pria paruh baya itu.
"tidak apa-apa nona Mabel,silahkan duduk" ucap pria paruh baya itu
Mabel merasa sungkan untuk dyduk,karena kedua wanita yang ada diruangan itu tidak duduk sama sekali. Dia hanya bisa tersenyum sambil melirik ke arah kedua wanita itu ,hingga akhirnya pemilik universitas itu melihat nya .
__ADS_1
"ah....kalian berdua,ambil kursi yang ada disana " ucap pria paruh baya itu sebagai perintah.
"iya pak..." jawab salah satu nya dan mereka mengambil kursi yang tak jauh dari sana.
Tak lama mereka pun duduk di kursi bersebelahan dengan Mabel,mereka juga tau siapa Mabel karena sudah banyak berita yang datang lebih dulu .
"perkenalkan nama saya Faktur ,saya pemilik universitas ini. Kalian bertiga adalah mahasiswa yang mendapatkan beasiswa,jadi selamat datang " ucap pria itu dengan ramah.
"selamat datang di universitas kami,semoga kalian bertiga semakin bisa mengharumkan nama universitas ini " jelas Faktur dengan sopan
"untuk asrama nya,kalian akan di tempat kan dalam satu kamar tapi nona Mabel. Anda sudah disiapkan kamar khusus" jelas Faktur membuat Mabel mengernyitkan dahi nya
"Kenapa saya beda kamar ?" tanya Mabel dengan bingung
"ini perintah dari tuan muda marcel" jelas Faktur
"marcel?Oh ya ampun,dengar ya pak. Saya akan sekamar dengan mereka" jawab Mabel dengan rasa kesal
"Tapi nona ,kami takut nanti tuan muda marcel marah " ucap faktur dengan nada takut.
"sebentar" ucap Mabel, dia mengambil ponsel nya dan mencari daftar panggilan .
Mabel belum menyimpan nomor telpon marcel karena marcel menelpon nya lebih dulu,kemudian dia menghubungi marcel yang saat ini sedang bersama dengan kakek nya .
Bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘
__ADS_1