
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
Mabel memesan taksi online,dia akan pulang bersama dengan kelly. Kelly memilih ikut kerumah Mabel sebelum pulang kerumah nya,dia ingin membuat Kelly melupakan mengenai pembicaraan mereka tadi.
"kelly....kamu ngak apa-apa kan?" tanya Mabel dengan wajah khawatir
"memang nya aku kenapa ?aku ngak hamil kok" jawab Kelly dengan santai
"kelly, iiissshh " bentak Mabel dengan kesal karena kelly mengatakan hal yang ngak masuk akal
Mereka menunggu mobil pesanan nya datang tapi tiba-tiba sebuah mobil berhenti didepan mereka,membuat kedua nya menatap ke arah mobil itu.
Mabel memastikan lagi ke arah ponsel nya,mobil didepannya bukan mobil pesanan mereka. Kelly juga ikut melirik ke arah ponsel Mabel,kemudian melihat jendela mobil itu terbuka.
"kelly,masuk" ucap Dylan yang ternyata pemilik mobil itu
"eh....kami ngak ada urusan sama anda tuan Dylan,sebaiknya anda pergi sekarang" jawab Mabel dengan kesal karena Dylan malah menyuruh kelly untuk masuk
"kelly....masuk,atau aku akan menggendong mu masuk" bentak Dylan dengan keras,dia tidak memperdulikan Mabel yang bicara tadi.
Kelly diam saja,dia menarik tangan Mabel untuk pergi menjauh dari mobilnya Dylan tapi kemudian Dylan keluar dari mobil nya dan mengangkat tubuh kelly membuat Kelly terkejut.
"aaah....apa yang kau lakukan?turun kan aku" teriak kelly sambil memukul punggung Dylan dengan cukup kuat,Dylan mengangkat tubuh nya seperti sebuah karung
Dylan memasukan kedalam mobil miliknya dengan susah payah,semua mata menatap ke arah mereka dengan penasaran karena sebagian siswa masih berada diluar . Apalagi mereka tau kalau Dylan merupakan pacar nya asri,tapi kenapa bisa mengenal kelly.
Tak jauh dari sana,haikal melihat kelly yang digendong oleh Dylan. Dia berlari ingin mendekati mereka,tapi mobil Dylan sudah jalan lebih dulu membuat nya merasa kesal.
"mereka akan kemana bel?" tanya haikal yang sudah berdiri di dekat Mabel,Mabel baru tersadar setelah melihat mobil Dylan membawa kelly pergi.
__ADS_1
"aku juga ngak tau kal,gimana kalau Dylan nyakitin kelly lagi ?" tanya Mabel dengan nada khawatir
"ayo kita ikutin mereka" ucap haikal,dia menarik tangan Mabel dengan cepat menuju motor sport miliknya yang terparkir tak jauh dari sana.
"tapi bagaimana taksi ku?" tanya Mabel dengan polos nya,Mabel memang selalu lelet kalau untuk urusan beginian tapi sangat pintar kalau dalam hal pelajaran
"batalkan saja bel" ucap haikal yang sudah naik ke atas motor nya ,dia menyerahkan helm pada Mabel
"cepat naik bel,nanti kita ketinggalan " bentak haikal dengan ketus
Mabel langsung naik dibelakang haikal,dia memakai helm saat naik diatas nya hingga hampir terjatuh karena Mabel belum pegangan dan haikal menjalankan motor nya dengan cepat.
"oh astaga,pelan-pelan kal. Aku masih mau hidup,aku mau ketemu kakak ku" teriak Mabel dengan tangan yang sudah berada dipinggang haikal,tanpa sadar dia memeluk haikal dengan erat. Dia takut jatuh,apalagi haikal membawa motor nya dengan sangat cepat.
Ciiit.....
Haikal menghentikan motor nya saat lampu merah,sedangkan mobil Dylan sudah melaju dengan cepat nya. Sehingga membuat motor haikal tidak bisa mengejar nya ,membuat haikal kesal.
Mobil Dylan melaju dengan kencang,di dalam mobil Dylan tersenyum dengan senang melihat motor haikal yang berhenti karena lampu merah. Sedangkan kelly masih merasa kesal ,dia terus-terusan merengek minta di turun kan di tepi jalan .
"Dylan....berhenti,aku mau turun" teriak kelly dengan kesal
Dylan tidak memperdulikan ucapan kelly,dia trus menjalankan mobilnya dengan cepat. Membuat kelly semakin kesal,dia mendekati Dylan dan menarik tangan Dylan agar tidak menyentuh setir mobil membuat Dylan terkejut
"kelly.....kau ingin mati ya ?" Bentak Dylan dengan keras
"kamu turunin aku,atau kita mati bersama ?" ucap Kelly ngak kalah keras.
Dylan tidak memperdulikan ucapan kelly hingga akhirnya dia semakin mempercepat mobil nya agar secepatnya sampai didepan apartemen nya,dia ingin membawa kelly ke apartemennya dan memberikan hukuman pada kelly disana.
__ADS_1
Kelly terus menarik lengan Dylan,membuat Dylan menjalankan mobil nya dengan kuat hingga akhirnya mobil Dylan menabrak sebuah pohon besar dipinggir jalan padahal jalanan itu sedikit sepi.
braaak
Dylan memeluk tubuh kelly,dia melindungi kelly agar tidak membentur depan mobilnya. Mobil depannya sudah rusak,kelly tidak sadar kan diri sedangkan Dylan masih setengah sadar tapi dia bisa menelpΓ²n asistennya di club.
"to....tolong aku " ucap Dylan saat asisten nya mengangkat panggilan telpon nya,kemudian Dylan juga ikut pingsan diatas tubuh kelly.
Kelly terkena benturan pada kepala nya, memang tidak begitu parah karena terbentur kava jendela. Sedangkan Dylan juga begitu,kepala dan tubuhnya terbentur ke jendela dan dashbord mobil nya.
Setengah jam berlalu,akhirnya asisten Dylan mendapatkan alamat dimana kecelakaan Dylan. Dia juga memanggil ambulans dan membawa dylan juga kelly kerumah sakit terdekat,dia juga menghubungi kedua orang tua dylan yang berada diluar negeri saat ini.
Sedangkan haikal dan Mabel ketinggalan mobil dylan,mereka hanya keliling-keliling gak jelas. Membuat mabel merasa pusing,dia menatap beberapa mobil yang sudah berhenti juga di lampu merah yang sudah tiga kali mereka lewati.
Sepasang mata menatap dengan tajam pada Mabel yang memeluk tubuh haikal karena takut jatuh,tapi dipandangan pria itu kalau Mabel memeluk nya dengan erat sehingga terlihat romantis.
"bisa-bisa nya dia melakukan hal itu didepan umum" gumam pria itu dengan ketus tapi masih didengar oleh supir dan asistennya didepan. Mereka menatap ke arah bos nya yang duduk dibelakang,kemudian melihat arah pandang bos nya .
Kedua nya terkejut saat melihat Mabel bersama pria lain dengan naik motor dengan mesra nya,kedua nya kembali melihat ke arah bos nya yang ternyata sudah kesal dengan mata yang mengkilat.
"randy,lakukan sesuatu agar Mabel mencari ku untuk meminta bantuan. Aku akan membalas semua yang dia lakukan pada ku" ucap bos randy yang ternyata marcel,randy merasa bingung mendengar perintah bos nya. Memangnya Mabel melakukan apa pada nya,kenapa marcel malah ingin membalas nya
"randy...kau dengar ucapan ku?" tanya Marcel dengan kesal sambil menatap tajam pada randy
"ah iya tuan,saya akan mencari cara nya " jawab randy dengan cepat,dia tidak ingin membuat Marcel semakin marah.
Lampu pun kembali hijau,haikal menjalankan mobil nya menuju rumah Mabel karena ngak mungkin juga dia mengejar mobil Dylan yang entah berbelok kemana .
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ya ππππππ